Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Pentingnya Toleransi dan Moderasi Beragama di Indonesia

Ihwanun Nafi' by Ihwanun Nafi'
Juli 21, 2021
in Kata Bersama
0
Pentingnya Toleransi dan Moderasi Beragama di Indonesia

Toleransi dan Moderasi Beragama

28
SHARES
166
VIEWS

Indonesia merupakan negara yang kaya akan segalanya. Mulai dari sumber daya alam, budaya, ras, keagamaan dan lain sebagainya. Mengingat perbedaan yang cukup banyak di negara ini, tentu dibutuhkan adanya keadilan dan perhatian yang tidak bias dari pemerintah. Sikap tidak adanya bias ini disebut juga dengan moderasi.  Sebagai negara dengan banyak keyakinan, moderasi beragama dan toleransi adalah hal yang sudah seharusnya dilakukan. Moderasi beragama menjadi konsekuensi sikap yang harus diterapkan mengingat dasar negara Indonesia dalah Pancasila.

Pancasila adalah dasar negara Indonesia, bukan Negara Islam yang sering di besar-besarkan oleh kelompok tertentu untuk menggantinya sebagai dasar Negara Indonesia. Sebagai negara yang multi agama, tentu hal terpenting yang harus diusahakan adalah adanya moderasi agama. Moderasi beragama merupakan unsur yang sangat utama bagi kehidupan Negara Indonesia. Maksud dari unsur utama itu adalah, kita semua sebagai warga Negara Indonesia haruslah mempunyai sikap moderasi atau moderat. Tidak memilih yang kanan maupun yang kiri dalam soal keberagaman yang ada di Negara Indonesia.

TulisanTerkait

Urgensi Identitas Nasional Menjelang Tahun Politik 2024

Pemindahan IKN Indonesia Perspektif Keadilan Sosial

Nilai Gotong Royong dalam Budaya Santri

Perbedaan adalah anugerah dari Allah SWT untuk umat manusia. Dari adanya perbedaan itu, kita semua bisa saling mengenal satu sama lain, dapat saling bertukar pikiran, bahkan bisa hidup rukun berdampingan. Akhir-akhir ini banyak bermunculan mengenai isu Negara Islam yang ingin diterapkan di Indonesia oleh kelompok tertentu. Hal ini, jangan dijadikan sebagai beban bagi kita sebagai warga Negara Indonesia yang berasaskan Pancasila. Karena bisa jadi hal itu merupakan provokasi penumpang gelap dari pihak tertentu sebagai cara mereka untuk menghancurkan Negara Indonesia.

Sebagai negara dengan penduduk yang beragam Indonesia tergolong damai. Negara ini rukun tanpa adanya peperangan, ya walaupun masih ada sedikit ketegangan kecil dari kelompok-kelompok tertentu yang nakal dengan Negara. Hal ini menggambarkan bahwa Negara Indonesia masih memegang erat moderasi beragama, dan hal seperti itu haruslah tetap dipertahankan sampai nanti. Kekuatan moderasi beragama ini menjadikan semuanya tentram tanpa ada perbedaan. Beberapa Agama yang diakui di Indonesia sudah sepantasnya saling merangkul dan menghindari perpecahan.

Dari kekuatan moderasi beragama yang bisa dijalankan dengan baik, rukun dan aman, maka akan menumbuhkan sebuah sikap toleransi dari warga Negara Indonesia. Dari tidak membeda-bedakan tersebut, sikap toleransi akan timbul dengan sendirinya. Selanjutnya, toleransi ini tidak hanya dalam kehidupan antaragama namun juga merambah ke ranah antarbudaya.

Menurut penelitian, toleransi ini adalah sebagai tombak untuk menjalankan apa yang sudah didapatkan dari sikap moderasi. Sikap moderat (tengah-tengah) yaitu sikap yang tidak condong ke pihak satu dengan pihak satunya. Tapi lebih memilih menghargai keduanya. Di ajaran Islam sendiri, mengajarkan sikap toleransi sangatlah penting.

Toleransi dalam Islam mengandung 2 sikap; Tawasuth yaitu mengambil jalan tengah, dan juga sikap Tawazun yaitu seimbang seperti menyeimbangkan dalam semua aspek kehidupan baik itu aspek yang berhubungan dengan dunia, juga tidak lupa yang sangat utama adalah mengenai kehidupan akhirat.

Islam adalah Agama Rahmat dari Allah SWT, agama yang baik, tidak ada unsur paksaan dalam memeluknya. Di lain sisi, memang Islam tidak menganggap semua agama itu sama. Tapi Islam mengajarkan untuk menghargai atau memperlakukan agama lain dengan rasa hormat.

Berangkat dari tema besar mengenai moderasi beragama, maka diharapkan toleransi akan menjadi jati diri bangsa Indonesia. Karena sekali lagi penulis tekankan, perbedaan bukanlah sesuatu yang bisa dijadikan alasan untuk saling menghancurkan. Perbedaan merupakan kesempatan yang diberikan Allah SWT agar manusia dapat saling mengenal dan bergandengan tangan.

Editro: Anisa K.

Terkait

Tags: pancasila
Previous Post

Hoaks Covid-19 dan Kegagalan Pendidikan di Indonesia

Next Post

Pilih Ributin Masjid Ditutup atau Fokus PFH?

Ihwanun Nafi'

Ihwanun Nafi'

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Next Post
Fokus PFH

Pilih Ributin Masjid Ditutup atau Fokus PFH?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.