Tentang Kami

kalimahsawa.idMedia Islam yang menjadi ruang titik temu keragaman pemikiran, pandangan tentang wacana keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan. 

Mengapa kalimahsawa.id hadir?

Keragaman merupakan kenyataan yang tak dapat ditolak. Hakikat keragaman sebagai pluralitas adalah potensi yang dapat menjadi rahmat, tetapi dapat menjadi laknat bagi alam semesta, ketika kita salah mengelolanya. Artinya pluralitas yang dikelola dengan baik dapat menjadi rahmat karena dapat menumbuhkan koeksistensi dan kolaborasi.

Pluralitas mendorong manusia untuk mengetahui lingkungannya bahkan yang lebih luas, sehingga manusia bergerak dari suatu tempat ke tempat lain. Dengan demikian, manusia dapat menemukan persamaan dan perbedaan identitas –baik antarindividu, antarkelompok masyarakat, antaretnik, antaragama maupun antarbangsa dan antarnegara.

Dengan mengenali persamaan dan perbedaan dapat menumbuhkan apresiasi dan saling pengertian serta menumbuhkan kesadaran “titik temu” untuk melakukan tolong-menolong dan bekerja sama.

Keadaan sebaliknya, jika pluralitas yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi laknat. Karena pluralitas dapat memunculkan berbagai prasangka, kecurigaan, iri hati dan kecemburuan yang dapat menimbulkan permusuhan dan menghasilkan konflik, perpecahan dan kerusakan.

Untuk dapat mengelola pluralitas, seorang individu harus mampu mentransendensikan dirinya  melampaui batas-batas golongan, etnik, agama, bangsa atau negara. Baik menjadi warga negara maupun warga dunia yang baik.

Apa itu kalimahsawa.id ?

Keyakinan inilah yang mendorong kalimahsawa.id untuk memberikan kontribusi dalam bentuk wacana, yang memungkinkan bertemunya berbagai pandangan, pemikiran dan aspirasi yang berbeda.

Website kalimahsawa.id adalah transformasi dari Buletin Kalimatun Sawayang diterbitkan oleh Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial Universitas Muhammadiyah Surakarta (PSBPS-UMS) pada 2003, yang pada 2019 hadir kembali sebagai media dengan corak multiplatform.

Istilah “kalimah sawa’” diambil dari bahasa Arab. Secara harfiah, “kalimah sawa’” berarti “kata yang sama”, atau “kata sepakat”, atau “titik temu”. Pemilihan nama Kalimah Sawa’ didasarkan atas harapan bahwa media ini dapat menjadi forum komunikasi dan pertemuan pandangan serta gagasan bagi berbagai anggota masyarakat dengan latar belakang yang beragam tanpa kooptasi yang satu atas yang lain.

Makna kehadiran kalimahsawa.id

Website kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Dengan bahasa lain sebagai Darul Ahdi (Negara Kesepakatan) dan Darus Syahadah (Negara Pembuktian) dengan mengisi Indonesia melalui prestasi untuk memajukan Indonesia.

Kami menyakini bahwa pluralitas dapat dikelola dengan bijak, bahkan tanggung jawab setiap individu.  Setiap individu berkewajiban melakukan berbagai upaya dan memberikan kontribusi, betapa pun kecilnya. Entah pada perubahan individu, lingkungan, sosial agar menjadi lebih baik, sehingga lebih livable dan comfortable, sehingga ada hubungan harmonis antara Tuhan, Alam, dan manusia.

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist