Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Kebiasaan Dahsyat Kiai Ahmad Dahlan dan Kiai Hasyim Asy’ari Bagi Generasi Muda

Ihwanun Nafi' by Ihwanun Nafi'
Maret 1, 2022
in Akhlak
0
Kebiasaan Dahsyat Kiai Ahmad Dahlan dan Kiai Hasyim Asy’ari Bagi Generasi Muda

Sumber: pwmu.co

154
SHARES
904
VIEWS

KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy’ari ini adalah seorang tokoh pembaharuan Islam pra-kemerdekaan. Beliau ini adalah seorang tokoh yang sangat berjasa sekali bagi terbentuknya negara Indonesia, hingga sampai sekarang ini.

Beliau KH. Ahmad Dahlan ini adalah pendiri Muhammadiyah, dan KH. Hasyim Asy’ari ini adalah pendiri Nahdlatul Ulama. Yang mana kedua Organisasi ini yang paling besar di Indonesia dengan segala jasanya yang sangat besar bagi negara ini.

TulisanTerkait

Fiqh Al-Rahmah dalam Krisis Empati: Filantropi Islam sebagai Jalan Kepemimpinan Transformatif

Ketika Anak Membangkang, Siapa Sebenarnya yang Harus Disalahkan?

Validasi Manusia vs Ridha Allah: Kita Lagi Mengejar yang Mana?

Di tulisan ini penulis ingin mengulas sedikit kebiasaan-kebiasaan inspiratif beliau yang sangat membuat kita sadar akan perilaku beliau-beliau ini. Di mana bisa menjadikan inspirasi atau pelajaran bagi kita semua.

Sebenarnya dari kebiasaan beliau ini sangat banyak, tetapi penulis hanya menyebutkan sebagian saja, atau salah satu di antara kebiasaan-kebiasaan beliau yang mengandung unsur penyemangat bagi kita di masa sekarang yaitu sebagai  berikut.

Shalat Berjama’ah Sebagai Kesenangan Kiai Ahmad Dahlan

Penulis akan membahas kebiasaan beliau KH. Ahmad Dahlan. Dulu di antaranya yang sangat menginspirasi kita itu adalah kebiasaan beliau tentang senang shalat berjamaah. Shalat berjamaah itu kesukaan atau bahkan kebiasaan dari KH. Ahmad Dahlan.

Kebiasaan tersebut tidak datang dengan begitu saja, tapi ada pemupukan kebiasaan tersebut mulai kecil atau mulai kanak-kanak.

Pada waktu kecil kiai Ahmad Dahlan ini sering diajak ayahnya untuk shalat berjamaah, sehingga beliau tumbuh menjadi seorang tokoh yang berjasa di Negara ini sehingga bisa di jadikan contoh oleh masyarakat pada masa sekarang.

Kesenangan beliau dengan shalat berjama’ah itu sudah mendarah daging. Diibaratkan seperti kesenangan terhadap seorag kepada barang berharganya.

Dari sini kita gambarkan di zaman sekarang, seolah-olah orang di zaman modern ini kayak akan lupa pentingnya shalat berjama’ah, apalagi dengan datangnya virus corona semua kegiatan dibatasi, terutama pada shalat berjama’ah.

Semisal sekarang untuk shalat berjama’ah di Masjid harus 50% dari kuota full yang ada di masjid tersebut. Hal ini mengajarkan kita semua supaya belajar dari terjadinya virus corona. Karena, semua umat Islam seakan-akan merindukan Masjid. Berarti bisa dikatakan bahwa virus ini semacam teguran bagi kita semua.

Hal seperti yang dicontohkan oleh KH. Ahmad Dahlan membuat kita memahami sedikit dari kebiasaan akan kesenangan terhadap shalat berjama’ah, kita bisa sadar diri, bahwa betapa pentingnya shalat berjama’ah itu, setelah semuanya itu terhalang oleh virus corona di kehidupan sekarang.

Beliau, KH. Ahmad Dahlan tidak akan meninggalkan shalat berjama’ah kecuali ada halangan yang sangat mendesak. Penulis pernah baca buku yang menceritakan tentang KH. Ahmad Dahlan.

Beliau waktu menjajakan atau mau berdagang ke berbagai tujuannya di luar kota Yogyakarta, beliau juga tidak pernah meninggalkan shalat berjama’ah.

Jadi, ini lagi-lagi ini adalah sebuah pelajaran bagi kita semua, akan pentingnya shalat berjama’ah. Shalat berjama’ah itu pahalanya lebih besar dari shalat sendirian.

Olehnya, dari ulasan singkat dari salah satu kebiasaan KH. Ahmad Dahlan akan cintanya terhadap shalat berjama’ah, bisa menjadi bahan refleksi buat kita agar bisa mencontoh kebiasaan baik dari tokoh pembaharu terebut.

Kiai Hasyim Asy’ari Memiliki Semangat Ilmu yang Tinggi

Kedua, mengulas salah satu kebiasaan KH. Hasyim Asy’ari dengan kehausan beliau akan ilmu dan aktivitas mengembara dari satu pesantren ke pesantren yang lain. Beliau, KH. Hasyim Asy’ari selalu merasa tidak cukup saat kecil dulu menimba ilmu hanya cukup di ayahnya saja.

Pada waktu itu dengan adanya dorongan suatu keinginan beliau yang sangat besar, dan juga bercita-cita tinggi, beliau waktu itu mengemukakan untuk merantau.

Maksud dari itu, orang tuanya juga memahami akan maksud dari KH. Hasyim Asy’ari sendiri. Yang mana maksudnya adalah ingin menambah ilmu pengetahuan dan juga meluaskan wawasan beliau akan keilmuannya.

Karena keinginannya itu, saat usianya 15 tahun, berkat dorongan doa dari kedua orang tuanya, beliau akhirnya berangkat untuk menimba ilmu pengetahuan dengan lebih mendalam. Mulai di Nusantara sampai ke Makkah.

Singkat cerita beliau dengan mencari ilmu dari pondok satu ke pondok lainnya ini, akhirnya beliau kembali ke kampung halamannya. Pada waktu kembali ke kampung halaman beliau tidak lupa akan kebiasaannya waktu dulu. Yaitu mencari nafkah dengan bertani dan berdagang.

Pada saat ada waktu kosong beliau ini meluangkan waktu untuk bepergian ke pasar dan sawah. Saat itu beliau ingin mengajarkan kepada masyarakat untuk selalu berusaha dan mandiri tanpa bergantung pada orang lain.

Inilah sedikit cerita yang memang tidak lengkap dari beliau KH. Hasyim Asy’ari mengenai waktu beliau saat masih kecil sampai beliau menjadi Kiai yang sangat disegani banyak orang. Sampai saat ini juga nama beliau tidak akan terlupakan dengan jasa-jasa beliau baik pada Masyarakat, Agama, dan juga Negara.

Saat kecil untuk mencari ilmu, mengabdi pada guru, dan juga hingga menjadi pengajar. Ini bisa menjadi pelajaran besar bagi pemuda di masa sekarang. Karena, waktu itu sangatlah berharga guna menunjang keilmuan kita pada saat ini.

Makanya tidak ada waktu yang terbuang mulai dari kecil hingga menjadi Kiai besar, itulah contoh yang berharga dari seorang KH. Hasyim Asy’ari untuk kebaikan kita semua di masa sekarang.

Dari pembahasan saya sedikit ini mengenai akan kebiasaan beliau dua sahabat. yang mana sangatlah menginspirasi bagi kita semua sang pembaca. Yaitu, membicarakan salah satu dari banyaknya kebiasaan beliau yang bisa kita tiru untuk dilaksanakan di kehidupan zaman modern.

Walaupun penulis hanya membahas secara singkat, tetapi penulis berusaha mengambil inti dari salah satu kebiasaan beliau untuk bisa kita renungkan bersama, akan pentingnya shalat berjama’ah dari beliau KH. Ahmad Dahlan. Juga pentingnya mencari ilmu atau nyantri ke pondok pesantren dari beliau KH. Hasyim Asy’ari ini.

Karena, di zaman virus corona yang semakin menjadi-jadi ini kita semakin sadar akan pentingnya dari shalat berjama’ah dan memperkuat silaturahim.

Begitu juga yang dicontohkan oleh KH. Hasyim Asyari, beliau selalu mendorong pemuda zaman sekarang untuk selalu semangat menambah wawasan, ilmu pengetahuan, guna ke depan lebih bisa bersaing dengan orang yang ada di Eropa atau barat sana.

Karena ilmu itu selalu berkembang, makanya kita juga harus selalu terdorong hati untuk selalu belajar dari kisah dua sahabat akrab ini. Yaitu KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy’ari.

Editor: Rahmat

Terkait

Tags: ahmad dahlanGenerasi MudaHasyim Asy'ari
Previous Post

Menghidupkan Nalar Kritik Untuk Membangun Intelektualitas

Next Post

Melalui Diskusi Publik Nasional, PUSKOHIS UIN Raden Mas Said Surakarta Kaji Dan Dukung SE Menteri No. 5 Tahun 2022

Ihwanun Nafi'

Ihwanun Nafi'

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Next Post
Diskusi

Melalui Diskusi Publik Nasional, PUSKOHIS UIN Raden Mas Said Surakarta Kaji Dan Dukung SE Menteri No. 5 Tahun 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.