Selasa, Oktober 6, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Islam Kaffah Bukan Dicapai Tapi Dicari

Nurbani Yusuf by Nurbani Yusuf
Februari 15, 2021
in Esai
0
Nurbani Yusuf
22
SHARES
128
VIEWS

“Aku datang bukan untuk membawa damai melainkan sebilah pedang,” begitulah kata Yesus yang termaktub dalam Matheus (10:34).

“Aku diperintah untuk memerangi manusia hingga mengucapkan Lailaha illa-Allah” Hadist riwayat Tirmidzi.

TulisanTerkait

Refleksi Tahanan Politik Aksi 2025: Menulis untuk Rekan Juang yang Terpenjara

Ketika Prestasi Menjadi Ukuran: Membangun Organisasi Berbasis Meritokrasi

Wacana Digitalisasi Ikatan: Mengapa Satu Data IMM penting?

Siapapun boleh mengambilnya sebagai hujjah dan membenarkan perilaku keras.

Kekerasan Bukan Jalan untuk Mencapai Kesempurnaan Tatanan Moral

Amerika adalah tanah air Kristen sebelum dikuasai ‘Si Lain’, lantas orang mengambil jalan kekerasan untuk menapak jalan Tuhan. Timothy McVeigh mengamuk. 168 orang mati. 500 lainnya luka parah. McVeigh yang tergabung dalam laskar Tuhan itu berpendirian tentang musuh Tuhan yang harus dikalahkan. Banyak orang tak cakap melihat realitas kebenaran lantas memandang yang berbeda sebagai musuh. McVeigh salah satunya dan ribuan lainnya tersebar di berbagai agama dan idelogi.  Demikian Mark Juergensmeyer, guru besar sosiologi dari Universitas California Santa Barbara, dalam sebuah buku yang ditulisnya “Terror in the Mind of God,“

Ada sebagian orang yang menganut pemutlakan nilai, bahwa iman tak bisa disentuh apalagi ditawar. Ia lupa bukan dirinya yang sempurna tapi Islam. Al Quran pasti mutlak benar tapi bukan tafsirmu atasnya. Bukan dirimu yang mulia tapi Muhammad saw. Jadi Islam kaffah bukan dicapai tapi dicari, tidak satupun berhak mengklaim telah mencapai kaffah selain Rasulullah sendiri. 

Perjuangan ini perlu, karena Amerika telah diperintah oleh “sekularisme” yang dibangun oleh komplotan Yahudi dan para intelektual progresif untuk menghabisi kemerdekaan “masyarakat Kristen”. Kata ruhaniwan Pierce yang membenarkan kekerasan untuk mencapai kesempurnaan tatanan moral.

Keadaan jiwa yang terancam memang bahaya. Hal ini dapat menimbulkan sikap nekat menerjang membabi buta. Apalagi dibakar marah karena agama. Menabalkan diri sebagai laskar Tuhan, semacam Paderi berani mati di jalan tuhan, meski sering hanya menjadi martir karena kemarahan sesaat.

Hanya Islam yang Benar dan Kaffah, tapi Bukan Berati Hanya Islam yang Boleh Tinggal

Kristenisasi, Islamisasi pemurtadan kerap mengancam pikiran meski realitasnya tidak sekeruh yang dibayang. Tapi cukup membuat orang berbuat di luar nalar. Gambaran muram tentang Amerika yang dikuasai ‘si lain’ telah melahirkan banyak kelompok kecil tapi beringas seperti Al-Qaeda atau ISIS  di timur tengah, mereka juga membangun kamp militer untuk latihan dan menunggu giliran menjadi manten yang siap meledakkan dirinya.

Syetan diciptakan sebagai musuh tapi bukan untuk dibunuh. Orang Yahudi, Nasrani, Hindhu, Budha, Shinto, Zoroaster dan 4.300 agama lainya bukan untuk saling menerkam atau memangsa satu sama lainnya. Hanya Islam yang benar dan kaffah, tapi bukan berati hanya Islam yang boleh tinggal.

Buku “Terror in the Mind of God”  Menjelaskan bahwa Agama kerap menjadi picu pemutlakan nilai, hanya Islam yang benar yang lain salah dan tak boleh ada. Ironisnya agama juga membenarkan kekerasan atas nama nahy munkar untuk menegakkan tataran moral yang disebut ‘syariat’

Editor : Irawan

Terkait

Tags: bukan dicapaiDamaiislam kaffahkaffahKekerasantapi dicari
Previous Post

Renungan Hukum Bola Liar Isu Radikal

Next Post

Kang Jalal, Mantan Aktivis Muhammadiyah itu Berpulang

Nurbani Yusuf

Nurbani Yusuf

Komunitas Padhang Makhsyar

Next Post
Kang Jalal aktivis muhammadiyah

Kang Jalal, Mantan Aktivis Muhammadiyah itu Berpulang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.