Rusaknya Alam dan Bencana Ekologi

Sering sekali kita mendengar isu internasional yang menjadi salah satu topik pembicaraan utama dalam sidang PBB, isu itu adalah tentang global warming. Atau dalam bahasa indonesianya sering kita sebut dengan istilah pemanasan global.

Pemanasan global adalah naiknya suhu permukaan bumi disebabkan karena peningkatan aktivitas manusia yang menyebabkan naiknya suhu lingkungan.

Peningkatan aktivitas manusia itu terutama aktivitas yang menggunakan alat-alat yang menghasilkan bahan-bahan yang dapat menyebabkan efek rumah kaca. Bahan-bahan inilah yang menyebebkan terjadinya kerusakan di atmosfer.

Proses efek rumah kaca ini yang dapat mengurung panas dari matahari di permukaan bumi, sehingga menyebabkan suhu permukaan bumi menjadi semakin panas.

Sudah terjadi seperti itu, di lain sisi pohon-pohon yang mampu sebagai pendingin udara lingkungan keberadaannya semakin menipis. Keberadaannya sudah semakin berkurang. Hutan banyak yang gundul. Hutan sudah banyak yang beralih fungsi menjadi pertokoan, perumahan, perindustrian dan pabrik-pabrik.

Lahan-lahan kosong tidak ada yang berlantaikan tanah, namun sudah menjadi lantai beton dan kramik. Yang menyebabkan penyerapan panas ke permukaan bumi menjadi berkurang. Namun jika terjadi hujan, air tidak mampu meresap ke tanah, sehingga dapat dipastikan akan terjadi banjir terutama di daerah perkotaan.

Inilah yang menyebabkan keteraturan proses alamiah lingkungan menjadi tidak seimbang. Suhu bumi benar-benar sudah menjadi semakin panas.

***

Isu global warming sekarang bukan hanya sekedar isu, namun sudah menjadi kenyataan yang memiliki dampak nyata dalam kondisi lingkungan kita hari ini. Di mana-mana polusi. Polusi udara, polusi air, dan polusi tanah sudah kita temukan di mana-mana. Hujan tidak kunjung turun, musim tidak dapat ditebak, cuaca menjadi tidak dapat ditebak, badai di mana-mana.

Panas bumi meningkat, suhu es mencair dan kerusakan lingkungan terjadi dengan begitu signifikan. Sumbangan terbesar yang menyebabkan berbagai polusi itu terjadi adalah asap kendaraan, limbah pabrik dan industri, sampah penduduk, penggundulan hutan, kebakaran hutan, dan penggunaan alat yang menggunakan materi perangkap panas begitu banyak ditemukan seperti (CFC dan Karbondioksida).

 Ditambah lagi dengan perumahan yang semakin menjamur. Hal ini muncul karena setiap manusia memiliki pandangan hidup yang sudah terlalu mementingkan masalah ekonomi dan industrialisasi.

Masalah lingkungan adalah masalah serius. Karena lingkungan adalah objek paling dekat dengan manusia. Sehingga jika lingkungan rusak maka yang terkena dampak paling nyata dan langsung adalah manusia itu sendiri. Hal inipun rasanya sudah terjadi hari ini.

Oleh karena itu, perlu ada sebuah upaya penyadaran dari setiap diri manusia untuk lebih sadar terhadap lingkungan, untuk lebih perduli kepada lingkungan. Artinya untuk lebih sadar akan peran pentingnya lingkungan dan pentingnya aksi nyata yang dapat menanggulangi kerusakan itu terjadi.

Meskipun diawali dari hal-hal yang kecil. Mulai dari buang sampah pada tempatnya, menggalakan menanam pohon, tidak rakus dengan kebutuhan dan memakai bahan-bahan yang ramah lingkungan dalam aktivitasnya dan bentuk aktivitas lain sebagainya.

***

Jadi solusi utama dan pertama yang harus dilakukan adalah perilaku manusia. Perilaku manusia untuk tidak rakus dan sadar akan kelestarian alam semesta terutama dunia ini dan yang paling dekat adalah lingkungan sekitar kita. Memang tidak mudah, namun jika hal ini terus terjadi maka mau tidak mau, dunia akan semakin rusak dan berdampak pada kehidupan manusia itu sendiri.

Sebagai contoh nyata dampak itu adalah seperti yang sekarang terjadi, kekeringan panjang, kelangkaan air, polusi udara, banjir jika terjadi hujan dan polusi tanah yang menjadikan semakin tandus dan sulit untuk ditanami.

Dan yang paling penting adalah bicara lingkungan hidup jangan sampai dimasuki dengan kepentingan-kepentingan politik dan kepentingan-kepentingan ekonomi. Karena, sebenarnya yang menjadikan lingkungan rusak adalah apabila masalah lingkungan hidup dibenturkan oleh kepentingan politik dan kepentingan ekonomi yang tidak wajar.

Ekonomi politik yang hanya sekedar ingin mementingkan dan menguntungkan segolongan manusia namun berdampak pada kerugian yang lebih besar bagi seluruh manusia. Terutama jika lingkungan rusak, karena lingkungan inilah bagian yang paling dekat, dan bagian paling berpengaruh bagi manusia. Maka, jagalah alam lingkungan dengan sebaik-baiknya.

Apalagi ditambah lagi dengan praktik-praktik perilaku manusia yang tidak mengindahkan tata nilai dan moral, semakin menambah parah kerusakan yang terjadi. Semakin rusak alam, semakin rusak pula manusia. Semakin panas suhu dunia semakin panas juga ketegangan antar manusia. Itulah yang terjadi.

Jadi jalan yang terbaik adalah kembalilah sadar akan jati diri sebagai manusia yang saling membutuhkan antara lingkungan alam dan lingkungan antara manusia yang lain, sehingga kita dapat menjaga harmonisasi di antara keduanya. Sadarlah dan selamatkanlah lingkungan.

Sumber Ilustrasi: @zeniuseducation

What's your reaction?
1So Happy0Happy
Show CommentsClose Comments

Leave a comment