Minggu, November 1, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

PK IMM At-Tazkiyah Gelar Musykom, Tetapkan Nur Fadza sebagai Nahkoda Utama

RedaksiKS by RedaksiKS
Oktober 29, 2026
in Report
0
PK IMM At-Tazkiyah Gelar Musykom, Tetapkan Nur Fadza sebagai Nahkoda Utama
8
SHARES
45
VIEWS

KALIMAHSAWA.ID, KEDIRI — Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) At-Tazkiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri sukses menyelenggarakan Musyawarah Komisariat (Musykom) Ke-IX pada Ahad, (25/10/2026). Bertempat di SD Muhammadiyah Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Mengusung tema “Masifisasi Gerakan Intelektual dan Kepemimpinan Inklusif Menuju IMM At-Tazkiyah yang Progresif”, forum ini menjadi momentum strategis evaluasi organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan untuk periode 2026/2027.

Tema Musykom Ke-IX PK IMM At-Tazkiyah menempatkan gerakan intelektual yang diwujudkan melalui budaya membaca, diskusi, penelitian, penulisan, serta respons kritis terhadap persoalan sosial serta kepemimpinan inklusif yang menuntut keterbukaan ruang partisipasi dan penghargaan terhadap perbedaan pendapat sebagai dua aspek penting yang berjalan beriringan.

TulisanTerkait

BEM PTMAI Zona IV Siap Gembirakan Silatnas dan Kongres Nasional, 1.000 Peserta dari 165 Kampus Bakal Hadir

Wujudkan Kader Profetik yang Kritis dan Humanis, IMM Muhammad Abduh FAI UMS Gelar DAD

Lazismu Kabupaten Kediri Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Strategi Digital Marketing Berbasis AI

Pelaksanaan Musykom Ke-IX PK IMM At-Tazkiyah ini berlangsung khidmat dan hangat dengan dihadiri oleh jajaran tamu undangan terhormat, meliputi perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngadiluwih, Pimpinan Cabang (PC) IMM Kediri Raya, Forum Keluarga Alumni (Fokal) IMM At-Tazkiyah, jajaran pimpinan komisariat, demisioner, serta sebanyak 26 kader militan PK IMM At-Tazkiyah yang turut aktif mengawal seluruh rangkaian persidangan.

Ketua Umum PK IMM At-Tazkiyah periode 2025/2026, Immawan Usamah Shafy Al Haidar, menekankan pentingnya Musykom sebagai ruang dialektika dan regenerasi kepemimpinan, yang mencerminkan harapan agar pergantian kepemimpinan tidak berhenti pada perubahan struktural, tetapi juga menjadi momentum pembaruan gagasan dan penguatan gerakan organisasi.

“Ini adalah bentuk iktikad mewarat ikatan, dengan memberikan gagasan baru guna memperkuat arah gerak IMM, ” jelasnya.

Dalam rangkaian persidangan tersebut, terdapat tujuh calon formatur yang mengikuti proses regenerasi, yaitu Nur Fadza Wangba Ramadhana, Qarina, Nurul Syifa Adilla, Azaliyyah Kamal, Maulidia Laluna A, Moh Izza Romadlon, dan Zakariya Abdillah. Berdasarkan hasil musyawarah dan mekanisme persidangan yang berlaku, Immawati Nur Fadza Wangba Ramadhana ditetapkan sebagai Ketua Umum PK IMM At-Tazkiyah UIN Syekh Wasil Kediri periode 2026/2027.

Proses regenerasi tersebut selaras dengan prinsip musyawarah yang diajarkan dalam Islam sebagaimana firman Allah Swt. dalam Surah Ali ‘Imran ayat 159, yaitu “Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu,” yang relevan untuk mendorong keterlibatan kader, menghargai perbedaan pandangan, serta membangun keputusan organisasi yang bertanggung jawab.

Terpilihnya ketua umum baru juga membawa tanggung jawab besar untuk mengelola organisasi secara amanah, sebagaimana penegasan Allah Swt. dalam Surah An-Nisa ayat 58, “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya,” serta sabda Rasulullah saw. yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar bahwa “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya” (HR. al-Bukhari, no. 7138; Muslim, no. 1829). Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kepemimpinan harus dijalankan dengan integritas, keteladanan, kolaborasi, dan keberpihakan penuh pada pengembangan kader.

Dengan berakhirnya Musykom Ke-IX dan ditetapkannya Nur Fadza Wangba Ramadhana, PK IMM At-Tazkiyah UIN Syekh Wasil Kediri siap memasuki babak kepemimpinan baru untuk menerjemahkan hasil permusyawaratan ke dalam program kerja terarah, memperkuat kualitas kaderisasi, dan menghadirkan IMM sebagai ruang pembelajaran, perjuangan, serta pengabdian yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan semangat kemajuan.

Kontributor: Medkom IMM At-Tazkiyah

Terkait

Previous Post

Mencari Hal yang Benar-Benar Berharga di Tengah Kesibukan Tanpa Arah

Next Post

Bencana Ekologis Karhutla di Kalimantan dan Tumpulnya Instrumen Penegakan Hukum Lingkungan

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Bencana Ekologis Karhutla di Kalimantan dan Tumpulnya Instrumen Penegakan Hukum Lingkungan

Bencana Ekologis Karhutla di Kalimantan dan Tumpulnya Instrumen Penegakan Hukum Lingkungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.