Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Pandangan Politik Noam Chomsky Mirip Semangat Islam Progresif ?

Fadhil Azhar Permana by Fadhil Azhar Permana
Juli 18, 2020
in Esai
0
Pandangan Politik Noam Chomsky Mirip Semangat Islam Progresif ?
56
SHARES
330
VIEWS

Hakikatnya mengkritik adalah mencintai terhadap apa yang terjadi, entah itu kebijakan makro ataupun mikro. Stigma yang terjadi di masyarakat bahwa tujuan dari mengkritik kebijakan publik adalah untuk membangun solusi. Kritikan timbul karena adanya suatu keresahan dari pihak masyarakat atas munculnya kebijakan yang dibuat publik. Tentunya masyarakat menyampaikan keresahannya lewat sebuah persfektif. hal inilah yang akan dicoba digali oleh Chomsky dan keserasiannya dalam Islam.

Begitupun dengan tokoh filsafat kontemporer dunia yang sangat amat terkenal yakni; Avram Noam Chomsky. Ia dalah seorang Profesor Linguistik dari Massachusetts of Technology atau MIT. Ketekunan dalam memperdalam ilmu linguistic ini mengantarkannya merambat kepada study politik.

TulisanTerkait

Refleksi Tahanan Politik Aksi 2025: Menulis untuk Rekan Juang yang Terpenjara

Ketika Prestasi Menjadi Ukuran: Membangun Organisasi Berbasis Meritokrasi

Wacana Digitalisasi Ikatan: Mengapa Satu Data IMM penting?

Nama beliau dikenal dunia karena sebuah karya yang bertemakan kritik sosial politk, yang ditujukan kepada kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS).

Kendati demikian, tradisi filsafat yang mengaitkan dirinya secara langsung dengan kehidupan politik praktis bukanlah hal yang baru. Didalam sejarah filsafat, kita bisa melihat bagaimana seorang Socrates, Plato, Aristoteles, Montesquieu, Juergen Habermas, Martin Heidegger, Bertrand Russel dan John Dewey secara aktif mengaitkan antara pemikiran filsafat mereka dengan situasi politik yang terjadi. Menurut saya Chomsky dapat disejajarkan dengan nama-nama tersebut.

Chomsky, Seorang Anarkis-Tradisional

Adapun pandangan politik pria kelahiran 7 Desember 1928 ini, mengungkap bahwa Chomsky adalah seorang anarkis-tradisional, yang berasal dari masa pencerahan dan liberalism klasik. Pandangan politik beserta kritiknya dianggap sebagai insiden Politik Amerika Serikat.

Salah satu pandangan Chomsky terhadap politik ada pada buku Media Control: The Spectacular Achievements of Propaganda. Buku ini kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia pada tahun 2006 dengan judul Politik Kuasa Media.

Baca Juga: Hagia Sophia dan Benturan Antar Peradaban

Secara umum buku ini merupakan pandangan kritis terhadap media yang berperan sebagai penyokong kekuasaan. Propaganda yang terjadi dalam media menjadikan bahasan yang paling mencolok, karena media massa berperan penting disana.

Terutama bagaimana media massa mempengaruhi opini publik Amerika dan dunia untuk mendukung setiap kebijakan publik yang ada. Meskipun kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah Amerika tidak menguntungkan bagi rakyat Amerika sendiri.

****

Seperti kebijakan invasi militer, yang membuat seorang ibu kehilangan putra kesayangannya. Atau pemotongan anggaran untuk kepentingan publik juga tak jarang menuai protes. Namun seiring berjalannya waktu perlahan dapat diredam. Tak hanya mampu diredam, malahan publik ikut mendukung kebijakan yang merugikan tersebut.

Apa yang menjadikan kondisi Amerika menjadi terbalik seperti ini? Tentu peristiwa terbalik seperti itu adalah suatu keberhasilan yang spektakuler dari sebuah propaganda. Ada 2 pertanyaan signifikan yang harus diajukan. Pertama siapa yang mensetting atas praktik propaganda tersebut?

Chomsky menyoroti terhadap peran dari industry humas (Public Relation Industry) tentunya menelan biaya yang sangat besar, dan tiada lain yang membiayai pers adalah kaum kapitalis. Kedua apa senjata utama dibalik penggerak propaganda itu? Tentunya peran rekayasa opinilah yang menjadi sentaja media massa.

Perjuangan Politik, Demokrasi Bersama

Maka daripada itu, tujuan utama kritik Chomsky adalah untuk memperjuangkan demokrasi sebagai tempat hidup bersama. Oleh sebab itu Chomsky sangatlah geram dan mengajukan kritikan kepada mereka yang menyamakan antara kapitalisme dengan demokrasi.

Sebab keadaan sekarang yang dikuasai oleh neoliberalisme dan kapitalisme sangat amat mencemari demokrasi. Sebabbagi Chomsky demokrasi yang partisipatoris tidak mungkin bisa menjadi kampiun atas kapitalisme, atau terbagi ke dalam beberapa kasta masyarakat.

Kritik yang dilontarkan Chomsky ini selaras dengan ajaran Islam, sebab Islam yang progresif adalah mereka yang memperjuangkan atas kebebasan sosial politik terhadap rakyat dari jeratan subordinasi kekuatan negera dan pasar. Kedua kekuatan ini mencabut kemerdekaan rakyat baik dari segi sosiologis, psikologis, ekonomi, budayadan agama karena ketidakadilan dalam stuktur sosial yang diciptakan.

****

Realitas yang terjadi di masyarakat masih ditemukannya angka kemiskinan yang tinggi dan bentuk ketidakadilan dalam sebuah hukum yang berlaku. Sebagaimana yang telah Bappenas prediksikan, bahwa angka pengangguran akan bertambah 4,22 juta orang pada 2020. Sementara jumlah penduduk miskin pada akhir tahun 2020 akan bertambah 2 juta orang.

Beberapa kasus lain mengenai hukum yang terkesan tajam kebawah dan tumpul keatas, ialah pada tahun 2014 ketika kasus seorang nenek tua diduga mencuri 7 batang kayu jati berukuran 15 cm, dan mendapat tuntutan 5 tahun penjara.

Pertanyaannya kenapa para pejabat yang korupsi hanya mendapatkan hukuman sementara, lagi-lagi kebijakan Mentri Hukum dan HAM Yasonna Laoly ingin membebaskan 30.000 narapidana. Dimana letak kemanusiaan dan keadilan kalau seorang nenek tua dituntut 5 tahun penjara, paling tidak nenek tua itu dimasukan kepanti jompo.

Gagasan Chomsky Selaras dengan Nilai-Nilai Islam

Mengaca kepada Firman Allah, yang termaktub dalam surat An-Nahl: 90 “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang melakukan perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia member pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran”.

Islam itu agama yang universal termasuk kitab suci Al-Quran. Bahwa seruan menegakan kebenaran dan keadilan berlaku bagi semua manusia, termasuk agama non-Islam, bukan saja oleh hakim, polisi, pengacara, jaksa ataupun pejabat negera. Paling tidak, dengan berbicara benar dan memberitakan suatu perkara yang benar itu termasuk perbuatan adil.

Baca Juga: Kesalahan Logika Senioritas dan Primordialisme Iblis

Dengan berdirinya beberapa organisasi masyarakat di Indonesia seperti; NahdatulUlama, Muhammadiyah dan masih banyaklagi. Sangat membantu untuk bisa menegakan kebenaran, menghapus ketidakadilan dan menghilangkan ketimpangan sosial. Yang mana NU mempunyai lembaga LAZISNU untuk mengatasi masalah kemiskinan.

Sementara Muhammadiyah mempunyai LAZISMU dan bentuk kontribusi nyata dari Muhammadiyah ketika Indonesia terdampak pandemi Covid-19, yaitu membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC). Inilah yang mungkin bernama Kritik Amali.

Ilustrasi: liputan Islam.com

Terkait

Tags: ChomskyIslam ProgresifKritik PositifRevolusi
Previous Post

Dari Masjid Toledo Menuju Katedral Hagia Sophia

Next Post

Mengeja Ayat-Ayat Tentang Hujan

Fadhil Azhar Permana

Fadhil Azhar Permana

Next Post
Mengeja Ayat-Ayat Tentang Hujan

Mengeja Ayat-Ayat Tentang Hujan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.