Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Ketika Vaksin Punya Ideologi

Nurbani Yusuf by Nurbani Yusuf
Januari 13, 2021
in Esai
0
Nurbani Yusuf
50
SHARES
296
VIEWS

Ancen mbelgedhes! Susungguhnya ada sebagian yang sedang memperturutkan hawa nafsu. Meski PKI kalau cocok ya didukung. Meski ulama kalau tidak cocok dengan pendapatnya ya dilawan. Tiba-tiba Ribka Ciptaning yang dulu pernah dibully karena disebut-sebut PKI dijadikan referensi melawan vaksin. Jadi ini bukan soal Bodrex, Baygon, atau vaksin bikinan China, tapi lebih pada soal nafsu yang dijadikan Tuhan palsu. Ini namanya mbel-gedhesssss.

Apa salah vaksin sinovacs sehingga dilawan? Apa karena bikinan China atau menunggu vaksin merah putih bikinan anak negeri yang tak pernah selesai tapi terus diperdebatkan? Atau vaksin berkalung syahadat? Atau nunggu bikinan Timur Tengah atau negeri lainnya yang sesuai keinginan? Lantas bagaimana dengan bikinan China yang lain? Gadgetmu bahkan sendal dan sepatumu? Atau ini hanya semacam politik dagang dan perang antar firma?

TulisanTerkait

Refleksi Tahanan Politik Aksi 2025: Menulis untuk Rekan Juang yang Terpenjara

Ketika Prestasi Menjadi Ukuran: Membangun Organisasi Berbasis Meritokrasi

Wacana Digitalisasi Ikatan: Mengapa Satu Data IMM penting?

Tapi saya peduli apa? Apa dipikir obat pening kepala semisal Bodrex, Panadhol, Oskadhon, atau Puyer Bintang Tujuh yang telah dipakai puluhan tahun itu bukan bikinan China? Hampir semua perangkat laptop bikinan China, bahkan semua jenis pakaian.

Bagi yang memperturutkan hawa nafsu, apapun akan diberi label dan cap agama. Bahkan lebih menyusut menjadi ideologi. Masih ingat dengan baju kotak-kotak. Apa salah warna kotak-kotak sehingga siapapun yang pakai dianggap pendukung Ahok?

Jadi jelas ini bukan soal iman atau agama yang dianuti, tapi soal nafsu yang kelewat batas dan amarah yang tidak terkendali. Lantas agama dijadikan tunggangan untuk membenarkan.

Buya Yunahar Ilyas, Ketua Majelis Tarjih PP Muhammadiyah merasakan betul perilaku buruk sebagian orang yang memperturutkan hawa nafsu, orang-orang yang hanya mengagumi pendapatnya sendiri, dan menafikkan pendapat siapapun yang berbeda, bahkan tidak segan berkata kafir, sesat atau yang semisal.

Beliau bertutur tegas: “Kebanyakan mengikuti ulamanya jika sesuai dengan keinginannya kemudian meninggalkan bahkan menghujat ulama yang kebetulan tidak sesuai dengan pikirannya. Mereka tidak menghormati ulama tapi memperalat ulama.”

Agama hanya dijadikan alat untuk membenarkan hawa nafsunya. Yang cocok dipakai yang tak cocok dibuang. Mereka inilah yang menzalimi agama dengan sebenar-benar zalim. Sesungguhnya sedang tidak memperjuangkan agama tapi menjadikan agama sebagai alat perjuangan. Agama hanya menjadi alat. Kelompok ini insya Allah yakin pasti kalah dan morat-marit. Sebab Tuhan tidak diam ketika agamanya dizalimi.

Firman Allah tabaraka wataala di bawah sudah mencukupi: “Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhan? dan Allah membiarkannya sesat dengan sepengetahuan-Nya, dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutup atas penglihatannya? Maka siapa yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkannya sesat?) Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?”. (QS. Al Jatsiyah: 23). Wallahu taala a’lam.

Editor: Yusuf

Terkait

Tags: ideologinurbani yusufVaksin
Previous Post

Aku dan Refleksi Keislamanku (Bagian II)

Next Post

Melawan Vaksin: Politik Kekuasaan dan Uang

Nurbani Yusuf

Nurbani Yusuf

Komunitas Padhang Makhsyar

Next Post
Nurbani Yusuf sunni syiah

Melawan Vaksin: Politik Kekuasaan dan Uang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.