Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Kemajuan Andalusia dengan Spirit Fastabiqul Khoirot

Nadhif Rais by Nadhif Rais
Juli 26, 2023
in Sejarah
0
Menyoal Istilah Ekstrem Kanan-Kiri dalam Agama
35
SHARES
204
VIEWS

Disore hari yang indah kemarin penulis niatkan untuk melakukan ritual kebiasaan melihat fenomena tenggelamnya matahari yang menakjubkan diwaduk cengklik. Disela-sela melihat tergelincirnya matahari penulis tidak sengaja melihat poster diskusi dan situasinya didalam status sosial media yang kebetulan waktu dan tempatnya sama dengan keberadaan penulis. Didalam lubuk hati yang paling dalam sangatlah bersyukur masih ada orang yang bersemangat dan getol dalam menuntut ilmu, jadi teringat akan kisah andalusia dan kegemilangan akan ilmu pengetahuan ketika itu.

Demografi Wilayah Andalusia

Kerajaan Andalusia yang secara demografis adalah semenanjung iberia yang sekarang 93% menjadi wilayah Spanyol dan sisanya wilayah portugal. Sebelum Islam menaklukan iberia, Spanyol dikuasai bangsa Gothic yang berasal dari Negeri Jermania. Mayoritas penduduknya hidup dalam kondisi terbelakang, anarkisme bermunculan dimana-mana, ketimpangan sosial begitu nyata.

TulisanTerkait

Tuhan Yang Satu, Nama Yang Berbeda: Melintas Batas Teologi Kristen dan Islam

Nabi Muhammad SAW: Seorang Introvert?

Ibn Khaldun: Si Jenius Muslim Interdisipliner yang Berjasa bagi Dunia

Selama bertahun-tahun, mereka mengalami banyak krisis sosial dan politik, serta kemunduran ekonomi. Elite politiknya pun saling berebut kekuasaan. Waktu itu, Roderick naik takhta setelah berhasil merebut kepemimpinan sebelum nantinya dikalahkan oleh panglima gagah dari Bani Umayyah Thariq bin Ziyad.

Dengan sikap kasih sayang yang dilakukan tentara muslim ketika menginjakkan kaki di tanah Andalusia. Negeri yang gersang itu berubah menjadi negeri yang subur dengan sentuhan halus umat Islam. Sejak pertama kali kehadirannya, umat Islam tidak memperlakukan masyarakat taklukannya itu dengan kekerasan.

Strategi yang dilakukan oleh umat muslim ini sangat jitu, terbukti dengan berduyun-duyunnya masyarakat Andalusia yang memeluk Islam tanpa adanya unsur paksaan sedikitpun. Mereka diberi kebebasan memeluk agama dan kepercayaan yang dianutnya. Hal ini, berbanding terbalik ketika tentara Gothic yang membabi-buta dengan kekejamannya.

Aspek Kesuksesan Dinasti Umayyah di Andalusia

Pada masa pemerintahan Daulah Umayyah di Andalusia, selain dalam segi perekonomian Cordoba yang maju dengan adanya sistem irigasi yang baru ditemukan di zaman itu yang memudahkan para petani untuk berkebun. Cordoba tidak saja berfungsi sebagai ibukota dan pusat pemerintah, namun juga menjadi pusat perkembangannya ilmu pengetahuan.

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan terutama terjadi pada masa pemerintahan amir kedelapan dan kesembilan Abdurrahman an-Nasir dan Hakam Al-Muntasir. Tidak mengherankan apabila reputasi Andalusia menyaingi kemegahan dan kemasyhuran dinasti Abbasiyah di Baghdad.

Bukan hanya secara eksistensi kemajuan Andalusia dilihat dari bangunan yang megah, lampu-lampu menyala terang sepanjang jalan, dan kawasan yang sudah diaspal. Tapi secara esensi pun kemajuan intelektual andalusia terlihat dengan banyaknya sekolah-sekolah, universitas didirikan untuk menyaingi kekhalifahan lain dan para ilmuwan yang banyak dilahirkan.

Perkembangan keilmuwan yang berpusat di Condoba, Sevilla dan di Granada dengan melahirkan berbagai kreasi dan inovasi peradaban dalam memajukan kehidupan demi mewujudkan negeri yang sejahtera dan nyaman. Didirikannya masjid-masjid yang megah dan indah menunjukkan bahwa pada saat itu kesadaran untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan juga sangat tinggi.

Faktor Kemajuan Andalusia

Faktor yang melatarbelakangi Andalusia semangat dan all-out dalam aspek pendidikan untuk menjadikan pusat intelektual. Karena Amir Bani Umayyah di Andalusia yang sangat cinta akan ilmu pengetahuan. Effort-nya sampai membuat kebijakan semua murid dan guru yang sedang menuntut ilmu dibebaskan dari tanggungan hidupnya, biaya sekolah gratis tidak dipungut biaya sepeserpun, gaji guru diberikan sesuai beban yang sepadan.

Para ilmuwan difasilitasi dan ditanggung biaya eksperimennya oleh negara dan para cendikiawan diberi bonus yang sangat menggiurkan ketika berhasil membuat karya. Siapa yang tidak tertarik akan kebijakan yang dibuat oleh amir untuk memajukan peradaban. Pastilah semua masyarakat tertarik dan berbondong-bondong untuk menuntut ilmu dan menciptakan karya.

Fenomena dialektika intelektual atau bentrokan akademik yang sangat sengit antara Baghdad dari timur dan Andalusia dari barat. Antara Bani Abbasyiyah dan Bani Umayyah  dalam memproduksi ilmu pengetahuan paling mutakhir. Kompetisi akademik ini menggerakkan para ilmuan Andalusia mengerahkan seluruh usaha dan tenaga untuk menghasilkan karya-karya yang monumental.

Persaingan antara Bani Abbasiyah dengan Bani Umayyah terjadi sangat kompetitif. Persaingan ini tidak dilakukan dengan jalan peperangan, tetapi dilakukan dengan cara kerja sama dan saling berlomba-lomba dalam kebaikan. Terutama dari segi pendidikan dalam bentuk pengembangan perpustakaan.

Fastabiqul Khoirot secara Intelektual

Berdirinya Universitas Cordova ini merupakan bentuk tandingan untuk Universitas Nizamiyah dan Al-Azhar di timur. Di lembaga ini terdapat perpustakaan yang memiliki koleksi ratusan ribu buku. Di lembaga ini diajarkan berbagai disiplin ilmu seperti kedokteran, filsafat, astronomi, ilmu sains dan lainya.

Dari universitas ini kemudian lahir para ilmuan muslim seperti Ibnu Bajjah, Ibnu Rusyd dan lain sebagainya. Dengan demikian, persaingan yang terjadi antara Islam-Barat Andalusia dan Islam-Timur Baghdad merupakan persaingan yang sehat, tidak ada peperangan dan tidak ada permusuhan, tetapi berupa transformasi ilmu pengetahuan.

Walaupun Islam di Andalusia secara keilmuan berhutang ke timur. Tetapi pada kenyataanya mereka mampu menandingi kemajuan ilmu pengetahuan dengan tersedianya lembaga pendidikan dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Dan banyaknya perpustakaan yang tersebar di setiap kota di Andalusia. Serta lahirnya para ilmuan muslim yang diakui oleh dunia Islam maupun dunia barat eropa.

Editor : Izzul Khaq

Terkait

Previous Post

Tips dan Trik Seni Mengikhlaskan Cinta

Next Post

Partisipasi Laki-Laki dan Perempuan dalam Konservasi Lingkungan

Nadhif Rais

Nadhif Rais

Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah UMS dan Mahasantri Pondok Muhammadiyah Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Next Post
lingkungan

Partisipasi Laki-Laki dan Perempuan dalam Konservasi Lingkungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.