Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Eco-Pesantren: Coretan Indah Totebag Bekas, Jejak Cinta Santri untuk Lingkungan

RedaksiKS by RedaksiKS
September 25, 2025
in Report
0
Eco-Pesantren: Coretan Indah Totebag Bekas, Jejak Cinta Santri untuk Lingkungan
16
SHARES
92
VIEWS

KALIMAHSAWA.ID, Polokarto – Refreshing setelah Para Santri SMP Shirathun Najah Miri melakukan Ujian Tengah Semester, Para Asatidzah SMP Shirathun Najah Miri membuat Gebrakan untuk membuat kegiatan Eco-Pesantren dengan memanfaatkan totebag bekas yang kemudian diberi hiasan, agar memiliki nilai estetika dan bisa mengurangi sampah totebag.

Dipagi yang cerah, penuh semangat dan kreativitas mewarnai halaman SMP Shirathun Najah Miri pada kegiatan bertajuk “Eco-Pesantren: Coretan Indah Totebag Bekas”. Acara yang digelar pada hari Selasa, 23 September 2025 ini melibatkan seluruh santri SMP dalam kegiatan menghias totebag bekas menjadi karya seni yang unik dan bermanfaat.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan peduli lingkungan di pesantren PPTQ Shirathun Najah, yang bertujuan menumbuhkan kesadaran santri tentang pentingnya menjaga bumi dengan langkah kecil namun bermakna. Melalui totebag bekas, para santri diajak untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mengubah barang sederhana menjadi karya indah penuh pesan positif.

Dengan kuas dan cat warna-warni, para santri mengekspresikan ide mereka pada permukaan totebag. Ada yang menggambar pemandangan alam, hewan, hingga gambaran inspiratif tentang menjaga lingkungan. Senyum bangga tampak menghiasi wajah mereka saat hasil karya ditunjukkan kepada teman-teman.

Kepala Sekolah SMP Shirathun Najah Miri, memiliki harapan besar dengan kegiatan ini agar kegiatan Eco-Pesantren tidak sekedar kegiatan semata tetapi bisa menjadi aktifitas dan pengalaman dalam perlindungan lingkungan. “Menanamkan rasa cinta lingkungan pada santri melalui recycle totebag bekas menjadi totebag cantik, Melatih kolaborasi antar santri dengan project kreasi berkelompok sehingga terlatih untuk saling kerjasama dan menahan ego masing-masing.” Ujar Tegas Kepala Sekolah SMP Shirathun Najah Ranting Miri.

“Melihat kegiatan ini, Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan melukis ini. Dengan penuh semangat mereka menuangkan ide kreatif ke dalam totebag masing-masing. Suasana belajar terasa lebih santai namun tetap produktif, karena selain melatih keterampilan seni, kegiatan ini juga memberi ruang bagi mereka untuk berekspresi dan mengembalikan semangat setelah melewati ujian. Kebersamaan dan keceriaan tampak jelas dalam proses melukis ini.” ujar Ustadzah Irma Maulida, selaku Pengajar SMP Shirathun Najah Ranting Miri.

Selain melatih keterampilan seni, kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan antar santri. Mereka saling membantu, memberi ide, dan berkolaborasi dalam menciptakan totebag yang menarik.

Banyak tanggapan positif dari Santri SMP Shirathun Najah, “Seru banget! Setelah UTS bisa melukis di totebag, jadi nggak tegang lagi.” Ujar Aurora Dwi Cantika (Santriwati kelas 9), sedangkan Santrian Kelas 7 menanggapi “Melukis bareng teman-teman bikin tambah semangat, nggak terasa capek.” Ujar M. Aslam Al-Fatih.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan santri SMP Shirathun Najah Miri tidak hanya semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan, tetapi juga mampu menjadi generasi yang kreatif, mandiri, dan berjiwa sosial. Kreativitas santri selalu mengalir!

Cek galeri lengkap kegiatan mereka di Instagram @Shirathunnajah, jangan sampai terlewat.

Kontributor: Fayiz Yan Avicena

Terkait

Tags: IslamPeradaban
Previous Post

Dari Kitab ke Layar, Belajar Tafsir dengan Cara Baru

Next Post

Pentingkah Self-Love bagi Remaja?

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Pentingkah Self-Love bagi Remaja?

Pentingkah Self-Love bagi Remaja?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.