Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Baret Merah PC IMM Sukoharjo Angkat Tema “Postnarasi 5.0” Di Tengah Gugusan Ide Dan Masifikasi Informasi

RedaksiKS by RedaksiKS
Juli 16, 2025
in Filsafat, Report
0
Baret Merah PC IMM Sukoharjo Angkat Tema “Postnarasi 5.0” Di Tengah Gugusan Ide Dan Masifikasi Informasi
24
SHARES
141
VIEWS

KALIMAHSAWA.ID, Sukoharjo – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukoharjo menggelar kegiatan rutin tahun pengasahan intelektual mahasiswa yaitu Baret Merah. Baret Merah tahun 2025 digelar pada tanggal 15 Juli hingga 30 Juli 2025 yang bertempat PCM Sawit. Tema Baret Merah kali ini mengangkat tema “Postnarasi 5.0”

Pantia Baret Merah, Aufa Ubadah Noeman memaparkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 33 peserta dari berbagai daerah yaitu, PC IMM Malang Raya, PC IMM AR. Fachruddin Kota Yogyakarta, PC IMM AK Anshori Purwokerto, PC IMM Kota Surakarta, PC IMM Palangkaraya dan tuan rumah PC IMM Sukoharjo. “maksimalkan proses teman-teman dalam belajar di perkaderan ini, sekaligus ia menyelipkan pesan untuk menjaga setiap fasilitas yang ada secara bertanggung jawab dalam 15 hari kedepan,” tegasnya.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

Tema “Postnarasi 5.0” diangkat sebagai langkah untuk membangkitkan daya kritis mahasiswa di era distrupsi informasi. Noeman menambahkan, “Kita sebagai pemuda zaman tidak dengan mudah mentah menerima dan terbawa suatu narasi. Pada efeknya, menjadi pemuda yang tidak mudah tenggelam oleh arus narasi zaman.”

Ketua Umum PC IMM Sukoharjo, Anas Asyari Nashuha, turut menyampaikan sambutannya kepada para peserta. Ia menyampaikan bahwa tema ini diusung sebagai wadah kader IMM Nasional dalam upaya merajut gugusan ide yang bertebaran ditengah distraksi media sosial. “Tentu ikhtiar uzlah kader IMM membentuk proses kaderisasi yang bijak, sehingga berdampak bagi tumbuh kembanganya perdebatan pada media sosial yang akhir-akhir ini sangat mengkhawatirkan,” tegas Anas.

Perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sawit, Bapak Suwarno, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para peserta yang mengikuti kegiatan Baret Merah. Menurutnya kegiatan ini sebagai upaya untuk mengasah daya kritis mahasiswa di era sekarang. “Kegiatan ini sebagai persiapan teman-teman untuk menghadapi dunia yang serba cepat,” tutur Suwarno

Melalui Baret Merah, IMM Sukoharjo telah menunjukkan responsifitasnya terhadap masalah yang sering terjadi di era digital sekarang. Ruang diskusi Baret Merah kali ini bukan sekedar untuk dipahami oleh para peserta yang mengikuti Baret Merah, melainkan semua hasil pembelajaran dari kegiatan Baret Merah dengan tema “Postnarasi 5.0” dapat disebar-luaskan sebegai bentuk pencerdasan kepada masyarakat di luar sana.

Terkait

Tags: Baret MerahIMM di Masa DepanMuhammadiyahPeradaban
Previous Post

Jadilah Pelajar Bermindset Tumbuh

Next Post

Fenomena Noraksisasi Pencak Silat yang Primitif dan Merugikan Masyarakat

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Fenomena Noraksisasi Pencak Silat yang Primitif dan Merugikan Masyarakat

Fenomena Noraksisasi Pencak Silat yang Primitif dan Merugikan Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.