Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Bagaimana AI Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital

RedaksiKS by RedaksiKS
Januari 11, 2024
in Esai
0
Menyelami Dimensi Keagamaan di Era Digital
74
SHARES
435
VIEWS

Perkembangan zaman modern dalam dunia digital era 5.0 telah merambah dan mempengaruhi seluruh sendi kehidupan. Sudah tak terelakkan kecanggihan teknologi menjadi tulang punggung peradaban manusia yang membawa pergeseran besar mengenai tata cara hidup dan berinteraksi.

Salah satu komponen penting dari perubahan ini adalah kecerdasan buatan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Artificial Intelligence (AI). AI sendiri merupakan salah satu bukti dari kemajuan teknologi yang mampu melakukan simulasi pada proses kecerdasan dan pemikiran manusia melalui mesin canggih yang terhubung dengan lautan data dan informasi.

TulisanTerkait

Refleksi Tahanan Politik Aksi 2025: Menulis untuk Rekan Juang yang Terpenjara

Ketika Prestasi Menjadi Ukuran: Membangun Organisasi Berbasis Meritokrasi

Wacana Digitalisasi Ikatan: Mengapa Satu Data IMM penting?

Dunia AI mengambil banyak peran dalam berbagai aspek, terutama dalam hal pendidikan di ruang lingkup perguruan tinggi. Saat ini, hampir seluruh lembaga instansi perguruan tinggi di dunia menggunakan AI sebagai penunjang proses pembelajaran mahasiswa. Bagi mahasiswa, peran AI digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam metode pembelajaran akademik.

AI mampu menyajikan materi pembelajaran yang paling efektif melalui literasi digital. Dunia akademik di perguruan tinggi tak lagi terbatas pada kelas dan buku teks. Teknologi AI telah membawa transformasi fundamental pada proses pembelajaran dan pengajaran bagi mahasiswa.

Setiap mahasiswa memiliki tantangan dan proses pembelajaran yang unik. Misal ketika dalam satu kelas ada beberapa mahasiswa yang menyukai mata kuliah yang berkaitan dengan angka, namun ada beberapa lainnya yang menyukai bahasa. AI dapat mengidentifikasi area yang mana mahasiswa membutuhkan bantuan tambahan dan memberikan materi yang sesuai.

Apalagi saat ini mahasiswa memiliki akses ke berbagai sumber belajar secara online yang mengalami peningkatan oleh AI. Sistem pembelajaran cerdas menggunakan AI untuk mempersonalisasi materi pembelajaran, mengidentifikasi kebutuhan belajar individu mahasiswa.

Maka dari itu, mahasiswa perlu mengasah kemampuan literasi digital yang menjadi kunci untuk memahami dan mengoptimalkan manfaat AI dalam proses perkuliahan. Terdapat beberapa aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian mengenai literasi digital.

Mahasiswa mendapat tuntutan memahami perkembangan teknologi baik dari perangkat lunak maupun keras seperti komputer, aplikasi, smart phone, dan sistem operasi. Kemudian, mahasiswa perlu memahami penggunaan platform media digital dengan bijak. Serta menyadari etika dan kebijakan dalam menggunakan teknologi digital, juga memahami resiko yang akan terjadi jika melakukannya dengan kurang bijak.

Berdasarkan hasil penelitian, mahasiswa yang menggunakan AI sebagai penopang akademik mengalami peningkatan signifikan mengenai pola pemikiran kritis dan kreatif 81%. Kemudian, dalam kemampuan literasi digital yang mahasiswa lakukan secara online dan etika yang baik mencapai 70,6%.

Dalam meningkatkan kemampuan literasi digital dengan AI, hal penting yang perlu mahasiswa lakukan secara bersamaan yaitu meningkatkan kesadaran mahasiswa akan betapa pentingnya menguasai keterampilan teknologi abad 21. Serta menargetkan upaya untuk mampu menguasai teknologi AI seiring berkembangnya zaman.

Peran AI dalam meningkatkan kemampuan literasi digital akan membantu mahasiswa menyaring dan mengelola jumlah besar informasi yang tersedia. AI mampu menyediakan dan memberikan pelatihan sesuai dengan tingkat kemampuan dan minat masing-masing mahasiswa agar dapat lebih efektif dan efisien.

Menurut hasil penelitian, sistem AI dapat merekomendasikan materi pembelajaran berdasarkan perilaku dan preferensi belajar masing-masing mahasiswa. Tentunya hal ini akan sangat membantu mahasiswa untuk fokus pada topik pembelajaran yang relevan dan menarik.

Dengan AI, kemampuan literasi digital mahasiswa akan meningkat. Karena memberikan kemudahan menganalisis informasi digital dan keterampilan kritis, serta mengambil keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, AI dapat bekerja sebagai asisten penugasan administratif seperti pengelolaan jadwal, pengawasan penugasan, dan penilaian dengan sangat mudah. Mahasiswa yang berinteraksi dan memahami sistem AI akan dapat memanfaatkan lingkungan akademik yang jauh lebih berkualitas.

Mahasiswa yang terampil menggunakan AI akan lebih siap untuk berkontribusi dalam memajukan masyarakat. Dengan pemahaman literasi digital yang mumpuni, hal ini mampu mengintegrasikan teknologi ke berbagai lingkungan aspek kehidupan sehari-hari di masa depan.

Pendidikan dengan kualitas tinggi, akan membawa mahasiswa menuju kesuksesan. Khsususnya di era 5.0 yang semakin terdigitalisasi, keterampilan dalam menggunakan AI dan literasi digital merupakan aset berharga yang akan membedakan mahasiswa dalam dunia kerja yang penuh kompetitif.

Dari seluruh pemaparan mengenai bagaimana AI mampu meningkatkan kemampuan literasi digital mahasiswa, tentunya segala hal positif mengenai peningkatan kualitas terdapat pula resiko yang perlu adanya pertimbangan mahasiswa jika tidak melakukannya dengan hati-hati.

Berbagai tindak kejahatan di dunia digital dengan menggunakan AI pun banyak terjadi, hal ini yang harus mahasiswa perhatikan ketika berdialektika dengan dunia teknologi AI yang setiap waktunya akan selalu mengalami kemajuan. Mahasiswa juga perlu menjaga dan melindungi data pribadi yang amat berharga untuk menghindari segala bentuk kejahatan yang tak di dunia teknologi.

Terlepas dari itu, segala bentuk kemajuan teknologi yang dapat memanjakan mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan literasi digital, mahasiswa juga perlu kesadaran akan pribadi untuk belajar dan mengupgrade diri lebih baik lagi demi masa depan yang cerah.

Segala bentuk kecanggihan teknologi tentunya tak akan memberikan pengaruh apapun apabila dari mahasiswa itu sendiri tidak memiliki keinginan dan tekad yang kuat untuk berkembang dan menjadikannya jauh lebih baik lagi demi masa depan yang cerah.

Penulis : Siti Atqiya (Mahasiswi Komunikasi & Penyiaran Islam UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto)

Terkait

Tags: AILiterasi Digitalmahasiswa
Previous Post

Menggapai Shiratal Mustaqim

Next Post

Pesan Beragama di Era Teknologi Menurut Sunan Kalijaga

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Pesan Beragama di Era Teknologi Menurut Sunan Kalijaga

Pesan Beragama di Era Teknologi Menurut Sunan Kalijaga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.