Jika kamu penggemar sejati sepak bola, kamu mungkin tidak akan asing lagi dengan istilah VAR. Ya, VAR atau (Video Assistant Referee) beberapa bulan menjadi warna tersendiri dalam jagad dunia sepak bola.
Kehadirannya di Piala Dunia 2018 memberikan sebuah sentuhan teknologi yang sangat berguna untuk mengetahui benar atau salah sebuah pelanggaran. Kendati terkadang penggunaannya harus menghentikan pertandingan, namun berkatnya banyak keputusan yang tidak salah dibuat oleh wasit.
Sebagai sebuah teknologi, VAR bisa dikatakan menawarkan banyak sekali kelebihan untuk sepak bola. Tapi seperti buatan manusia lainnya, ia juga tetap memiliki sebuah sisi negatif. Video Assistant Referee dinilai banyak kalangan telah mengubah cita rasa sepak bola yang acap kali dibumbui sebuah kontroversi dan drama.
Dalam proses kerjanya, VAR tidaklah bisa sendirian ia bekerja dengan 13 anggota wasit. Di mana terdapat empat orang di setiap pertandingan yang akan menjadi operator alat tersebut. Bukan hanya itu, demi hasil yang optimal VAR juga dilengkapi 33 kamera dan 12 yang berkemampuan super dan mempuni yang bisa menangkap semua kejadian di atas lapangan.
Mulai dari kamera yang memiliki kecepatan normal sampai yang mampu melihat sebuah potensi terjadinya off side dan berbagai kejadian lainnya ketika pertandingan berlangsung. Berkat hal ini pemain yang melakukan hal tak terpuji di pertandingan akan mudah diketahui dan sangat jelas terekam oleh teknologi ini.
***
Baiklah, kita kembali ke pembahasan. saya yakin, pembaca pasti bingung akan judul yang saya tulis. Muncul di benak pikiran, apa hubungan VAR dengan Tuhan? Sebelum menulis tulisan ini, saya yakin banyak yang tidak setuju dengan penggunaan kata pada judul tersebut, dikarenakan analogi yang kurang tepat. Nah, di sini saya akan menjelaskan maksud dari tulisan tersebut.
Ada yang perlu kita garisbawahi di sini, yakni saya bukan berarti menyamakan secara mutlak antara Tuhan dan VAR. Maksud dari tulisan ini adalah bahwa fungsi atau tugas VAR sama dengan sedikit dari banyaknya tugas Tuhan sebagai Pencipta di muka bumi ini.
Apa alasan saya dapat menyamakannya? Di bawah ini saya akan menjelaskan secara singkat analogi yang saya maksud di atas.
Sejak adanya VAR di dunia sepkbola modern, permainan bola akan semakin terkondisikan. Semua keputusan sudah ada di tangan VAR. Wasit tidak akan membuat keputusan sesuka hatinya dan para pemain juga tidak akan bisa menyembunyikan semua kesalahan mereka ketika pertandingan berlangsung. Mengapa bisa demikian? Itu karena semua gerak-gerik pemain terekam dengan sangat jelas oleh teknologi yang bernama VAR tersebut.
Contoh sedikit dari penggunaan VAR dalam pertandingan sepakbola adalah ketika ada hands ball (bola menyentuh tangan oleh salah satu pemain selain penjaga gawang) yang mana pada saat itu wasit tidak sempat melihat kejadian tersebut.
Akan tetapi pemain lawan memprotesnya karena mereka melihatnya. Di sinilah VAR mulai bekerja. Teknologi tersebut akan melihat kembali rekaman sebelumnya dengan sangat teliti dan sudah pastinya tidak akan bisa dibohongi lagi ketika VAR sudah bekerja.
Semua akan terungkap dalam rekaman. Jika VAR sudah menentukan sebuah kejadian di lapangan, maka akan secara otomatis akan ditampilkan di layar lebar yang sudah disediakan oleh Stadion yang mana semua penonton dapat melihatnya dengan sangat jelas.
Dan dengan demikian, VAR akan meminimalisir kontroversi dalam dunia sepakbola di era modern sekarang. Dan masih banyak lagi fungsi VAR lainnya yang sangat membantu keberlangsunan pertandingan sepakbola. Lantas apa hubunganya dengan Tuhan?
***
Saya sama sekali tidak merendahkan Tuhan sebagai pencipta Alam Semesta ini, hanya saja saya ingin sedikit menginterpretasi sedikit hubungan Tuhan dan VAR. Baiklah, mari kita perhatikan sifat-sifat Tuhan, yakni Maha Melihat, Maha Tahu, bahkan Maha Segala-galanya. Tidak ada sesuatupun yang tidak bisa dilakukan-Nya. Mustahil Ia tidak bisa melakukan sesuatu yang Ia kehendaki. Terutama keterlibatan-Nya dengan apa yang Ia ciptakan.
Ibarat VAR yang sangat teliti dengan gerak gerik para pemain dan mempermudah keputusan yang diambil wasit, Tuhan pun demikian, bahkan Tuhan lebih teliti dari VAR itu sendiri. Tuhan tak pernah lengah manjaga hambanya kapanpun dan di manapun hambanya berada.
Kita sebagai hamba-Nya tidak akan bisa berbohong kepada diri kita sendiri ketika kita melakukan sesuatu di muka Bumi ini, apakah itu perbuatan baik maupun yang buruk sekalipun. Semua terekam dalam memori-Nya (kekuatan-Nya).
Banyak yang mengatakan bahwa VAR sangat membantu dikarenakan banyaknya kelebihan yang dimilikinya, Kendati demikian, kita tidak diperbolehkan menuhankan teknologi seperti halnya Tuhan itu sendiri, karena ia merupakan ciptaan manusia yang sudah pasti memiliki kelebihan bahkan kekurangan.
VAR mrnjadi teknologi alternatif bagi dunia sepakbola, karena dengannyalah pertandingan tidak akan ada unsur kekotoran, kecurangan, dan kekurangan lainnya. Begitupun bahkanterlebih Tuhan, ia sangat berarti dalam kehidupan kita di dunia.
Tanpa kehadiran-Nya, manusia hanyalah debu yang tertiup angin tanpa arah tujuan. Dengan kehadiran-Nyalah (segala peraturan)manusia dapat hidup dengan teratur, aman dan tidak akan seperti debu,
Pada intinya VAR memanglah memiliki kesamaan akan sifat Tuhan, yang mana berfungsi sebagai pengatur jalannya pertandingan sepakbola. Begitu juga dengan Tuhan yang mengatur kehidupan manusia. Tergantung bagaimana perspektif setiap orang dalam menilainya.
Jangan sampai kita menyamakan secara mutlak kalau VAR sama dengan Tuhan itu sendiri. Ada banyak hal positif yang dapat kita ambil hikmahnya dalam teknologi VAR ini, yang dapat kita implimentasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Sumber Ilustrasi: Indosport.com