Oleh: Mohamad Dai[1]
Kita sebagai seorang manusia muslim perlu tahu kata kunci sukses di dalam hidup bermasyarakat dan beragama yang berorientasi kehidupan dunia dan akhirat. Saya teringat saat apa yang disampaikan oleh Imam besar salah satu masjid di Amerika asal Indonesia, yakni Imam Shamsi Ali. Menurut Imam Shamsi Ali, untuk sukses dalam hidup di dunia dan memiliki dampak baik ke akhirat memiliki beberapa kata kunci. Imam Shamsi Ali mengatakan bahwa kata kunci sukses ada beberapa kata kunci.
Kata kunci pertama adalah Iman. Kenapa Iman? Iman itu adalah Tauhid. Karena ternyata dari iman ini akan memunculkan karakter posistif individu maupun sosial yang akan menjadi indikator-indikator baik dalam sebuah kemajuan. Iman tidak cukup dideklarasikan, tapi juga harus diteladankan. Yang kurang dari kita adalah teladan karakter. Kita banyak bicara berbuat baik tapi menjadi teladan kebaikan kadang masih sedikit. Karakter itu bahasa ilmiah dari akhlak.
Contoh saja jujur. Jujur itu mudah diucapkan tetapi sulit diterapkan. Yang lain adalah perduli kepada yang lain dan disiplin. Banyak kita lihat di ruang publik dan masyarakat lebih mengutamakan ego pribadi, hingga merugikan orang lain. Parkir sembarangan, tidak perduli kepada orang yang di bawah, buang sampah sembarangan, hingga ucapan saja tidak disiplin. Maka iman ini sangat penting bagi pondasi karakter yang baik.
Kata kunci suskses yang kedua adalah Ilmu. Ilmu harus dipegang dan dikembangkan seluas-luasnya. Belajar ilmu dengan baik, maka akan berdampak pada perasaan menjalani hidup menjadi nikmat. Ilmu itu mengarahkan pada substansi terhadap pengenalan terhadap sesuatu menjadi lebih hebat. Sederhana secara tampilan tetapi memiliki substansi keilmuan secara mendalam. Keilmuan akan membentuk karakter kritis dan hidup yang penuh masalah selalu menemukan solusi yang tepat berdasarkan konsep keilmuan. Kokoh dalam pendirian ditopang selain oleh iman juga ditopang oleh ilmu yang luas.
Yang ketiga adalah “perhatian kepada waktu”. Ketika seseorang memiliki tiga komponen lengkap yakni perpaduan antara iman, ilmu dan komitmen waktu, maka akan memunculkan kerja-kerja yang inovatif. Maka dapat diindikasikan jika ada kerja-kerja yang kurang maksimal, maka dapat dipastikan karena ada yang salah dalam ketiga komponen di atas. Entah karena iman yang lemah, ilmu yang kurang atau tidak adanya perhatian terhadap komitmen waktu.
Kata kunci sukses yang keempat adalah “memiliki visi jangka panjang”. Sebagai seorang muslim harus memiliki jangkauan visi yang sangat jauh. Jangkauannya jangan hanya di dunia saja, tapi harus mampu sampai pada jangkauan akhirat. Jangan hanya satu dua tahun saja, tetapi setidaknya dua puluh atau empat puluh tahun ke depan. Visi yang jauh dalam kehidupan akan berdampak pada kinerja yang sungguh-sungguh dan komitmen kerjasama yang sebaik-baiknya.
karena visi yang jauh membutuhkan kesinambungan yang membutuhkan banyak orang. Kerja sama yang dilakukan dalam rangka mendukung kebaikan bersama dan saling menghormati untuk hal-hal yang berbeda. Sehingga tidak ada perbuatan pengrusakan dan kekerasan yang berpotensi merusak visi yang ada.
Demikian beberapa kata kunci yang pernah Saya dengar saat mendengar ceramah dari Imam Shamsi Ali. Mudah-mudahan bermanfaat. Bahwa ada beberapa komitmen yang harus dipegang sebagai seorang manusia muslim untuk bisa sukses dunia dan akhirat. Kata kunci itu adalah iman, ilmu, komitmen terhadap waktu dan memiliki visi jangka panjang.
(Disampaikan saat Kuliah Umum Studi Islam Baitul Arqam di Pondok Hajjah Nuriyah Shabran)
[1]Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Surakarta