Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

UMS Rayakan Hari Jadi ke-76 dengan Pagelaran Wayang Gatotkaca: Refleksi Nilai Keberanian dan Kejujuran

RedaksiKS by RedaksiKS
Oktober 26, 2025
in Report
0
UMS Rayakan Hari Jadi ke-76 dengan Pagelaran Wayang Gatotkaca: Refleksi Nilai Keberanian dan Kejujuran
13
SHARES
74
VIEWS

KALIMAHSAWA.ID, SURAKARTA – Gending-gending Jawa bergema lembut di halaman GOR Kampus 2, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Sabtu malam (25/10). Tepatnya pada acara persembahan pagelaran seni wayang kulit dalam rangka menyambut semarak milad UMS ke-76. Acara ini dihadiri lebih dari 200 pengunjung dari kalangan mahasiswa, tokoh masyarakat sekitar, hingga para penggemar dan penikmat lakon wayang, dengan menghadirkan salah satu dalang kondang lokal-nasional, Adimas Ki Bayu Aji Pamungkas, yang merupakan putra dari dalang kondang Ki Ageng Anom Suroto.

Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, S.E., M.Hum., selaku Rektor UMS, beserta wakil dan jajaran rektorat juga turut hadir dalam acara pagelaran wayang ini, termasuk salah satu tokoh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Drs. H. Marpuji Ali, M.Si., yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMS.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

Dalam sambutannya, Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, S.E., M.Hum., menyampaikan bahwa acara ini merupakan rangkaian kegiatan untuk menyukseskan milad UMS yang ke-76.
“Acara ini terselenggara sebagai rasa syukur dalam mempererat hubungan UMS dengan warga sekitar, khususnya Gonilan, Pabelan, Karangasem, dan seluruh masyarakat yang meminati budaya wayang kulit.”

Pagelaran wayang kulit kali ini mengangkat tema “Gatotkaca Kridho”, dengan lakon Gatotkaca yang sarat makna tentang keberanian, pengabdian, dan pengorbanan. Selain itu, Gatotkaca dikenal sebagai sosok pemberani, kuat, jujur, bijaksana, dan setia budi, yang memiliki julukan “Otot Kawat Tulang Wesi”. Lakon ini dipilih karena menggambarkan nilai-nilai heroik yang sejalan dengan semangat UMS sebagai perguruan tinggi yang unggul dan terus berkembang.

Kridho (atau Kridha) dalam bahasa Jawa berarti gerak, perjuangan, atau aksi kepahlawanan. Jadi, “Gatotkaca Kridho” bisa dimaknai sebagai “Perjuangan atau Aksi Gatotkaca”. Dari tema tersebut, pelajaran yang dapat dipetik dari cerita lakon Gatotkaca ini yaitu: UMS selalu berusaha terbang tinggi, lintas negara, mengangkasa, dan menginspirasi dengan menjadi perguruan tinggi nomor 3 di dunia. Para pimpinan, mahasiswa, dosen, dan karyawan akan tetap memegang teguh nilai-nilai luhur: pemberani, kuat, luhur, setia, dan bijaksana dalam melayani seluruh layanan di UMS.

Sifat Gatotkaca yang gagah berani dan setia rela berkorban menjadi ghirah bagi warga Muhammadiyah, khususnya bagi warga dan mahasiswa UMS yang militan, berotot kawat bertulang besi, dan mampu “terbang” semakin tinggi dengan filosofi wacana keilmuan dan keislaman yang islami, mencerahkan, unggul, mendunia, dan sustainable, di bawah pimpinan Rektor Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, S.E., M.Hum.

Acara yang berlangsung semalam suntuk ini tetap tertib dan kondusif. Para penonton terlihat khidmat menikmati alur cerita Gatotkaca Kridho yang diceritakan oleh dalang Ki Bayu Aji Pamungkas. Harapannya, semoga acara seperti ini dapat menjadi panggung dakwah dan budaya yang bukan hanya bertujuan menyiarkan Islam, tetapi juga menjaga warisan berharga budaya leluhur sekaligus memperkuat hubungan lahir dan batin antara warga UMS dan masyarakat.

Kontributor: Faozan Syifaur Rahman

Terkait

Tags: BerkemajuanbudayaMuhammadiyahums
Previous Post

Etika dalam Bermedia Sosial dalam Perspektif Islam: Menjaga Akhlak di Dunia Digital

Next Post

Pondok Shabran UMS Bangun Etos Belajar dan Spirit Kaderisasi lewat Sarasehan Kader

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Pondok Shabran UMS Bangun Etos Belajar dan Spirit Kaderisasi lewat Sarasehan Kader

Pondok Shabran UMS Bangun Etos Belajar dan Spirit Kaderisasi lewat Sarasehan Kader

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.