Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Tradisi Iqra’ : Urgensi Pembelajaran Dan Pengetahuan

RedaksiKS by RedaksiKS
Juni 26, 2024
in Esai
0
Tradisi Iqra’ : Urgensi Pembelajaran Dan Pengetahuan
30
SHARES
176
VIEWS

Islam sebagai agama yang mengedepankan ilmu pengetahuan dan pembelajaran, telah mendorong umatnya untuk mengembangkan intelektualitas melalui berbagai cara. Salah satu tradisi yang sangat tinggi derajatnya dalam Islam adalah tradisi Iqra’, yang bermakna “bacalah” atau “membaca“. Tradisi Iqra’ tidak hanya mencakup literalitas membaca.

Tetapi juga merangkul makna yang lebih luas tentang pentingnya pengetahuan, pemahaman, dan penyebaran ilmu di dalam masyarakat Muslim. Dalam tulisan ini kita akan menjelajahi asal usul dan nilai dari tradisi Iqra’ dalam Islam, relevansinya dalam konteks zaman modern, serta bagaimana tradisi ini terus memberi kontribusi positif bagi umat Islam dan masyarakat global.

TulisanTerkait

Refleksi Tahanan Politik Aksi 2025: Menulis untuk Rekan Juang yang Terpenjara

Ketika Prestasi Menjadi Ukuran: Membangun Organisasi Berbasis Meritokrasi

Wacana Digitalisasi Ikatan: Mengapa Satu Data IMM penting?

Asal Usul dan Makna Tradisi Iqra’

Awal mula Tradisi Iqra’ dalam Islam adalah peristiwa wahyu pertama yang Nabi Muhammad SAW terima di Gua Hira, di mana malaikat Jibril menyerukan kepada-Nya untuk membaca:

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.” ( QS. Al-Alaq: Ayat 1)

Perintah ini menegaskan pentingnya pengetahuan dan ilmu pengetahuan sebagai landasan ajaran Islam. Bacalah tidak hanya berarti membaca teks suci Al-Qur’an, tetapi juga meluas kepada membaca dan memperoleh pengetahuan yang bermanfaat bagi individu dan masyarakat.

Pendidikan dan Pengetahuan dalam Islam

Pendidikan dan pengetahuan memiliki kedudukan yang sangat penting dalam ajaran Islam. Al-Qur’an sendiri menekankan pentingnya ilmu pengetahuan dan penelitian dalam banyak ayatnya. Salah satu contoh yang terkenal adalah ayat pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW, yang menegaskan perintah untuk membaca sebagai langkah awal untuk memperoleh pengetahuan.

Selain itu, hadist Nabi Muhammad SAW juga menggarisbawahi pentingnya belajar dan mendalami ilmu pengetahuan. Belaiau bersabda:
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

Artinya: “Dari Anas bin Malik ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, Mencari ilmu wajib bagi setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah).

Pernyataan ini menunjukkan bahwa belajar dan meningkatkan pengetahuan adalah tanggung jawab moral bagi setiap individu Muslim.

Peran Tradisi Iqra’ dalam Sejarah Pendidikan Islam

Tradisi Iqra’ telah memainkan peran yang sangat penting dalam sejarah perkembangan pendidikan di dunia Islam. Sejak awal, kaum Muslim telah membangun lembaga-lembaga pendidikan seperti Madrasah dan Universitas, yang tidak hanya mengajarkan Ilmu Agama, tetapi juga ilmu pengetahuan umum seperti matematika, astronomi, kedokteran, dan filosofi. Perkembangan ilmu pengetahuan ini di dunia Muslim pada masa lampau memiliki dampak yang signifikan bagi kemajuan ilmu pengetahuan global.

Universitas Islam seperti Universitas Al-Qarawiyyin di Fes, Maroko, yang telah berdiri pada abad ke-9 Masehi, adalah salah satu contoh institusi pendidikan tertua di dunia yang masih beroperasi hingga saat ini. Universitas ini menyediakan pendidikan dalam berbagai disiplin ilmu dan menjadi pusat penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan yang penting pada zamannya.

Relevansi Tradisi Iqra’ di Zaman Modern

Dalam era modern saat ini, tradisi Iqra’ tetap relevan dan relevansi ini semakin kuat oleh kemajuan teknologi dan informasi. Meskipun teknologi telah memberikan akses yang lebih mudah ke informasi.

Nilai-nilai yang mendasari tradisi Iqra’ tetap berperan penting dalam membentuk karakter, moralitas, dan intelektualitas individu Muslim.

  1. Pembelajaran Berkelanjutan: Tradisi Iqra’ mengajarkan pentingnya pembelajaran sepanjang hayat. Dalam konteks modern, ini mendorong umat Islam untuk terus meningkatkan pengetahuan mereka melalui studi formal dan informal, kursus online, atau literatur ilmiah.
  2. Pendidikan Karakter: Iqra’ tidak hanya tentang akuisisi pengetahuan, tetapi juga tentang membentuk karakter. Pendidikan Islam menekankan nilai-nilai seperti kesabaran, ketekunan, keadilan, dan toleransi, yang semuanya membentuk individu yang berakhlak baik dan kontributif bagi masyarakat.
  3. Menyebarkan Ilmu: Dalam semangat tradisi Iqra’, umat Islam didorong untuk tidak hanya mengambil manfaat dari pengetahuan, tetapi juga untuk menyebarkannya. Ini dapat dilakukan melalui pengajaran, penelitian, dan penulisan yang mempromosikan pemikiran kritis dan kontribusi konstruktif bagi Masyarakat dan bangsa.

Bagaimana Mengatasi Tantangan dalam Mempertahankan Tradisi Iqra’?

Meskipun pentingnya tradisi Iqra’ dalam Islam terakui secara luas, ada beberapa tantangan yang perlu penanganan untuk mempertahankan dan mengembangkan nilai-nilai ini di masa depan.

  1. Teknologi dan Informasi: Meskipun teknologi mempermudah akses ke informasi, ia juga membawa tantangan seperti informasi yang tidak valid atau berbahaya. Umat Islam perlu diberdayakan untuk mengembangkan kemampuan kritis dalam menilai dan menggunakan informasi yang mereka terima.
  2. Pendidikan Formal dan Informal: Pentingnya memperkuat sistem pendidikan formal dan memberdayakan lembaga-lembaga pendidikan Islam untuk menjaga kualitas dan relevansi kurikulum dengan tuntutan zaman, salah satunya yakni Kurikulum Merdeka dan lainnya.
  3. Tantangan Global: Dalam konteks globalisasi, umat Islam diharapkan untuk berinteraksi dengan masyarakat dunia yang semakin beragam. Tradisi Iqra’ dapat membantu mempersiapkan umat Islam untuk menjadi warga dunia yang bertanggung jawab dan berkontribusi positif.

Di akhir tulisan ini penulis ingin menegaskan bahwa tradisi Iqra’ dalam Islam bukan hanya sekadar perintah untuk membaca atau belajar.

Tetapi juga sebuah panggilan untuk mencari ilmu, memperkaya pengetahuan, dan mempromosikan nilai-nilai kebaikan. Iqra’ mencakup pengembangan intelektual, spiritual, dan moralitas yang membentuk individu Muslim yang seimbang dan berakhlak mulia.

Di tengah tantangan dan perubahan zaman, tradisi ini tetap menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat Muslim yang progresif dan berkontribusi bagi peradaban dunia secara umum. Semoga umat Islam terus menghargai dan menerapkan nilai-nilai dari tradisi Iqra’ ini dalam kehidupan sehari-hari mereka, untuk kebaikan dan kesejahteraan bersama.

Muhammad Rahim (Pengasuh Pondok Putera Muhammadiyah Martapura)

Terkait

Tags: cendekiawan muslimIntelektual MuslimIslampendidikan
Previous Post

Idul Adha: Makna Spiritual, Sosial, dan Universal

Next Post

Tidak Efektifnya Sistem Zonasi dalam Proses PPDB

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Tidak Efektifnya Sistem Zonasi dalam Proses PPDB

Tidak Efektifnya Sistem Zonasi dalam Proses PPDB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.