Selasa, Oktober 6, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Rajut Silaturahmi: PK IMM FAI UMY Selenggarakan Syawalan Sebagai Upaya Menjemput Kemuliaan

AdminKS by AdminKS
April 10, 2026
in IMM, Report
0
Rajut Silaturahmi: PK IMM FAI UMY Selenggarakan Syawalan Sebagai Upaya Menjemput Kemuliaan
11
SHARES
67
VIEWS

KALIMAHSAWA.ID, YOGYAKARTA – IMM FAI UMY melaksanakan syawalan pada Ahad, 5 April 2026. Acara ini menjadi momen untuk saling bertemu kembali setelah bulan Ramadhan, sekaligus mempererat hubungan antaranggota yang selama ini mungkin jarang berjumpa karena kesibukan masing-masing.

Kegiatan ini diisi dengan penyampaian materi oleh Immawan Denys yang memberikan banyak pengingat tentang pentingnya menjaga keseimbangan hidup, terutama di era digital saat ini. 

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

Wacana Digitalisasi Ikatan: Mengapa Satu Data IMM penting?

Dalam penyampaiannya, beliau menyoroti bagaimana media sosial telah menjadi bagian dari keseharian mahasiswa. 

“Media sosial dapat menjadi sarana berbagi kebaikan dan informasi yang bermanfaat, namun jika tidak digunakan dengan bijak, juga dapat membawa dampak negatif seperti menurunnya semangat belajar, berkurangnya kepedulian sosial, hingga renggangnya hubungan dengan lingkungan sekitar,” ujarnya,

Melalui penyampaian yang santai dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, peserta diajak untuk lebih sadar dalam memanfaatkan teknologi. Setiap hal yang dilakukan, termasuk dalam membuat atau membagikan konten, diharapkan memiliki nilai manfaat. Hal kecil sekalipun bisa menjadi berarti ketika dilakukan dengan niat yang baik dan memberi dampak positif bagi orang lain.

Selain membahas tentang media sosial, Immawan Denys juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi, terutama bagi mahasiswa yang sedang merantau. 

“Dalam perjalanan hidup, sering kali seseorang menjadi sibuk dengan lingkungan baru hingga tanpa sadar mulai menjauh dari teman-teman lama maupun lingkungan asalnya. Padahal, menjaga hubungan tersebut merupakan bagian penting dari kehidupan sosial,” ungkapnya.

Melalui momen Syawalan ini, peserta diingatkan untuk tetap menjaga komunikasi dengan teman lama, menyempatkan diri untuk bertemu ketika pulang ke kampung halaman, serta tidak melupakan orang-orang yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidup. Silaturahmi tidak harus selalu dilakukan secara langsung, tetapi juga bisa melalui hal-hal sederhana seperti saling menyapa, menanyakan kabar, atau memberikan bantuan ketika diperlukan.

Dalam suasana yang santai, beliau juga menyampaikan bahwa silaturahmi sebaiknya dilandasi dengan niat yang tulus. 

“Hubungan yang dibangun karena Allah akan tetap terjaga dalam berbagai kondisi, baik saat seseorang berada dalam keadaan senang maupun sulit. Persahabatan yang seperti ini tidak bergantung pada harta, jabatan, ataupun kepentingan tertentu, sehingga lebih kuat dan bertahan lama,” katanya.

Pada intinya, Syawalan identik dengan 3 makna, Irtifa’an atau peningkatan, Ibtidaul Khair atau memulai perbuatan baik, dan Istimrar atau keberlanjutan. Tiga definisi ini harus diimplementasikan sebagai tolak ukur keberhasilan syawalan kaum Muslimin. Kegiatan Syawalan ini juga menjadi ruang untuk saling memaafkan. Momen setelah Idul Fitri dimanfaatkan untuk membersihkan hati dari kesalahpahaman, rasa tidak enak, maupun hal-hal kecil yang mungkin selama ini tersimpan. Dengan saling memaafkan, hubungan yang sebelumnya terasa jauh atau canggung dapat kembali hangat.

Di akhir kegiatan, peserta juga diingatkan bahwa dalam menjalani kehidupan, setiap individu tetap memiliki tanggung jawab atas dirinya sendiri. 

“Walaupun memiliki banyak teman dan dukungan dari lingkungan sekitar, pada akhirnya setiap orang tetap harus berusaha dan memperjuangkan hidupnya masing-masing. Dukungan dari orang lain memang penting, tetapi tidak bisa menggantikan usaha diri sendiri,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta tidak hanya merasakan kebersamaan, tetapi juga membawa pulang nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Baik dalam menjaga hubungan, menggunakan media sosial secara bijak, maupun dalam memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.

Dengan terselenggaranya kegiatan Syawalan ini, semoga kebersamaan yang telah terjalin dapat terus terjaga, tidak hanya dalam lingkup organisasi, tetapi juga dalam kehidupan di luar kampus.

Kontributor: Agung Rezki

Terkait

Tags: Ikatan Mahasiswa MuhammadiyahMuhammadiyahpendidikanPeradaban
Previous Post

Mengupas Bahasa Langit Secara Membumi

Next Post

Ketika Anak Membangkang, Siapa Sebenarnya yang Harus Disalahkan?

AdminKS

AdminKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Ketika Anak Membangkang, Siapa Sebenarnya yang Harus Disalahkan?

Ketika Anak Membangkang, Siapa Sebenarnya yang Harus Disalahkan?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.