Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Profil Fajar Riza Ul Haq, Alumni IMM Sukoharjo yang Turut Dipanggil Prabowo

RedaksiKS by RedaksiKS
Oktober 15, 2024
in Report
0
Profil Fajar Riza Ul Haq, Alumni IMM Sukoharjo yang Turut Dipanggil Prabowo
79
SHARES
465
VIEWS

Menjelang pelantikannya pada 20 Oktober 2024, Presiden Terpilih Prabowo Subianto memanggil calon menteri, wakil menteri dan kepala badan yang akan bergabung dalam kabinetnya.

Pemanggilan tersebut dilakukan di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta, pada hari Senin-Selasa (14-15/10/2024). Para tokoh yang dipanggil ini diperkirakan kuat akan berperan dalam pemerintahan baru.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

Salah satu yang dipanggil ke kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Kertanegara adalah Fajar Riza Ul Haq, yang merupakan Alumni IMM Sukoharjo.

Fajar Riza Ul Haq merupakan penulis buku dan intelektual Indonesia yang pernah menjadi Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiwa Muhammadiyah Sukoharjo periode 2000 – 2001 dan sekarang Ketua LKKS PP Muhammadiyah 2022-2027.

Berikut profil lengkapnya.

Profil Fajar Riza Ul Haq

Ia dikenal sebagai Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Muhadjir Effendy. Dan Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara era Pratikno.

Fajar lahir di Sukabumi pada 1 Februari 1979. Ia mengenyam pendidikan tinggi di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Pada saat yang sama, ia juga menjadi santri di Pondok Muhammadiyah Hajjah Nuriyah Shabran.

Ia meraih gelar sarjana dari UMS pada tahun 2002. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Center for Religious and Cross Cultural Studies, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Di kampus tersebut, ia lulus pada tahun 2006. Dan selanjutnya melanjutkan pendidikan Doktoral di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta juga yang lulus di tahun ini (2024).

Ia kemudian mengikuti Chevening Fellowship di Universitas Birmingham, UK (2009).

Ia juga berkesempatan untuk mengikuti The 17 New Generation Seminar, the East West Centre, Hawai (2007), Facilitation of Dialogue Process and Mediation Efforts, Folke Bernadotte Academy, swedia (2007), dan Program Australia-Indonesia Young Muslim Leaders Exchange (2005).

Ketika kuliah di UMS, Fajar aktif di Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial (PSBPS) UMS. Di lembaga tersebut, ia dipercaya sebagai Liaison Program Officer. Saat itu, ia juga aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Ia sempat menjadi Ketua PC IMM Sukoharjo, DPD IMM Jawa Tengah, dan Dewan Pimpinan Pusat IMM, dan sekretaris bidang Hikmah PP Pemuda Muhammadiyah. Ia kemudian dipercaya sebagai Direktur Eksekutif Maarif Institute di Jakarta.

Editor: Izzul Khaq

Terkait

Previous Post

Zikir sebagai obat ketenangan Jiwa: Refleksi Q.S Ar- Ra’d ayat 28

Next Post

Dr. KH. Sholahuddin Fathurrohman: “Tanpa Santri, Indonesia Tak Akan Pernah Ada”

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Dr. KH. Sholahuddin Fathurrohman: “Tanpa Santri, Indonesia Tak Akan Pernah Ada”

Dr. KH. Sholahuddin Fathurrohman: "Tanpa Santri, Indonesia Tak Akan Pernah Ada"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.