Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Pernah Ditusuk hingga Positif Covid, Begini Fakta Tentang Syekh Ali Jaber sebelum Wafat

Anisa Kurniarahman by Anisa Kurniarahman
Januari 14, 2021
in Sosok
0
Syeikh Ali Jaber Wafat
75
SHARES
444
VIEWS

Kabar duka kembali terdengar dari ibu kota. Pasalnya, da’i kenamaan Indonesia, Syekh Ali Jaber pada Kamis 14/01/2020 telah meninggal dunia. Hal ini sekaligus dikonfimasi oleh sahabat beliau, Ustadz Yusuf Mansur dalam akun resmi Instagramnya @yusufmansurnew, “Innalilaahi Wa Innaa Ilaihi Raaji’uun. Syekh Ali Jaber wafat di RS Yarsi, jam 8.30. Mohon doanya…”

Kepergian Syekh Ali Jaber tentu menjadi duka terdalam dan rasa kehilangan bagi siapa saja yang mengenalnya. Untuk mengenang beliau, berikut penulis sampaikan fakta tentang Syekh Ali Jaber sebelum wafat.

TulisanTerkait

Cahaya dari Pesisir: Menelusuri Jejak Intelektual Ahmad Dahlan dan Kartini dalam Arus Pembaruan Bangsa

Kursi Roda, Saksi Bisu Perjuangan Ahmad Yasin Melawan Kedzaliman Israel

Buya Hamka: Pena, Iman, dan Perjuangan Seorang Ulama

Hafal Qur’an di Usia 10 Tahun

Ali Saleh Muhammad Ali Jaber merupakan sulung dari 12 bersaudara yang lahir di Madinah, Arab Saudi. Ayahnya adalah seorang penceramah agama yang mengharapkan Ali Jaber sebagai anak pertama, bisa menjadi seperti dirinya. Untuk itu, sejak kecil Ali Jaber telah belajar Alquran dan merasa punya tanggung jawab atas cita-cita ayahnya. Hal ini yang sekaligus menjadikan Ali Jaber sebagai Hafiz pada usia 10 tahun.

Menikah dengan Orang Lombok dan Menjadi Warga Indonesia

Pada tahun 2008, Syekh Ali Jaber terbang ke Indonesia menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Di tahun yang sama ia menikahi Umi Nadia, tercatat hingga tahun 2020 keduanya telah dikaruniai seorang anak yang diberi nama Hasan. Selama di Lombok, ia menjadi guru hafalan Alquran, imam salat, dan khatib di Masjid Agung Al-Muttaqin Cakranegara, Lombok.

Kariernya berlanjut saat ia diminta menjadi imam salat tarawih di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta. Sejak saat itu, ia mulai sering dipanggil keliling Indonesia untuk syiar Islam. Pada tahun 2012, ketulusannya dalam berdakwah, membuatnya dianugerahi kewarganegaraan Indonesia oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Tribunews.com).

Menjadi Juri Program TV Hafiz Qur’an Indonesia

Nama Syekh Ali Jaber semakin dikenal masyarakat Indonesia sejak ia menjadi salah satu juri pada program televisi Hafiz Qur’an Indonesia. Pernah ada satu momen di program tersebut yang cukup menyedot perhatian publik. Pasalnya ia mencium tangan dan kaki Naja, seorang hafiz qur’an usia 9 tahun yang mengalami lumpuh otak. Hal ini sekaligus menjadi bukti betapa rendah hatinya da’i satu ini.

Maka tak heran jika semasa hidupnya beliau telah menjelma jadi idola para orang tua, remaja, bahkan anak-anak. Selain menjadi juri di program tersebut, da’i asal Madinah ini juga sempat menjadi aktor film Surga Menanti pada tahun 2016.

Ditusuk Saat Sedang Ceramah

Kabar yang cukup membuat ramai khalayak tentang Syekh Ali Jaber adalah peristiwa penusukan yang dialami olehnya pada September 2020 di Masjid Fallahudin, Kota Bandar Lampung. Pada saat itu ia baru melakukan ceramah selama 15 menit, dan tiba-tiba ada seorang pemuda yang maju dan memberikan tusukan pada lengan kanannya. Meskipun ada banyak pihak yang mengutuk keras insiden itu, namun dari Syekh Ali Jaber sendiri memilih untuk menunjukkan kemurahannya. Dengan senyum ikhlas ia memaafkan penusuk yang telah memberikan luka tikam sedalam 4 centimeter di lengannya.

Dinyatakan Positif Covid-19

Pada 29 Desember 2020, Syekh Ali Jaber mengumumkan dirinya positif terpapar Covid-19. Hal itu ia sampaikan melalui video yang kemudian diunggah oleh akun yayasannya, @yayasan.syekhalijaber. Dalam video tersebut, Syekh Ali Jaber tampak memakai alat bantu oksigen. Ia mengaku tak menyangka bisa positif Covid-19 (Kompas.com).

Karena disertai dengan dengan gangguan fisik dan penyakit bawaan, maka Syekh Ali Jaber dilarikan ke rumah sakit dan memasuki ruang ICU. Setalah mendapat perawatan, akun Instagram @yayasan.syekhalijaber merilis pernyataan resmi bahwa kondisi da’i ini semakin membaik meskipun masih dirawat intensif.

Meninggal Dunia dengan Negatif Covid-19

Manusia berencana, Allah lah yang berkuasa. Pada akhirnya setelah berjuang dengan kondisinya, Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada hari ini. Menurut akun resmi Instagram @yayasan.syekhalijaber, ia meninggal dalam kondisi sudah negatif covid-19. Namun demikian, kematian adalah murni kuasa Allah yang tidak bisa diintervensi oleh kita hambanya. Kini salah satu da’i terbaik Indonesia telah kembali pada tempat yang terbaik.

Selamat jalan da’i Indonesia yang menyejukkan. Mungkin ragamu tak dapat lagi ditemukan di dunia, namun ilmu dan perangaimu akan senantiasa terpatri dan menginspirasi kami semua.

Terkait

Tags: da'isyeikh ali jaberWafat
Previous Post

Nurbani Yusuf: Kekuasaan yang Menolong

Next Post

Paham Aswaja: Mengakhiri Intoleran hingga ke Akarnya

Anisa Kurniarahman

Anisa Kurniarahman

Ketua Korps IMMawati SKH 2020

Next Post
toleransi aswaja

Paham Aswaja: Mengakhiri Intoleran hingga ke Akarnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.