Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Muhammadiyah: Natal, Momen untuk Mengikat Kembali Benang Kebangsaan yang Kusut

RedaksiKS by RedaksiKS
Desember 25, 2019
in Report
0
Muhammadiyah Natal Momen Ikat Lagi Benang Kebangsaan yang Kusut

Muhammadiyah Natal Momen Ikat Lagi Benang Kebangsaan yang Kusut

30
SHARES
177
VIEWS

Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berharap momentum Natal dan Tahun Baru dapat dijadikan sebagai upaya mengikat kembali persatuan dan kesatuan bangsa.

“Saya berharap benang kebangsaan kita bisa diikat kembali melalui momentum Natal dan Tahun Baru ini,” ujar Haedar di Yogyakarta Sabtu 21 Desember 2019.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

Haedar mengatakan benang kebangsaan dalam bentuk persatuan dan kesatuan itu perlu diikat erat kembali karena mungkin sempat kusut saat bangsa ini melaksanakan pemilihan umum presiden dan legislatif tahun ini.

Persatuan dan kesatuan bangsa itu, ujar Haedar, mungkin juga sempat retak ketika terjadi berbagai peristiwa sosial yang memancing gesekan di masyarakat sepanjang tahun ini.

Baca Juga: Ibnu Miskawaih & Konsep Etika

“Nah, di momen Natal ini saatnya ini bisa menjadi wahana kerohanian kita dalam hidup berbangsa,” ujarnya.

Haedar pun menuturkan dari momen Natal ini bisa menjadi momentum menguatkan semangat toleransi antara umat, kepercayaan serta agama yang ada. Agar tercipta semangat kerukunan.

Haedar pun berharap, menyongsong pergantian tahun ini, ia berharap bangsa ini bisa semakin dewasa menyelesaikan setiap masalahnya.

“Jadikan nilai nilai agama, dari agama apa pun menjadi sumber integrasi sosial dan nasional,” ujar Haedar. Menurut Haedar kehidupan bangsa Indonesia sebagai masyarakat majemuk terutama ketika ada persoalan social rentan yang memicunya, seperti rumput kering yang mudah terbakar api.

“Padahal titik bakarnya kecil, tapi seringkali bisa meluas,” ujarnya.

Oleh sebab itu, di momen Natal dan Tahun baru itu, Haedar memintanya menjadi ikhtiar untuk membangun soliditas kolektiv yang positif sebagi sesama anak bangsa.

“Kita harus perluas area komunikasi, silaturahmi dan menjalankan ajaran agama masing masing dengan baik dan saya yakin pendekatan elit kepada masyarakat di setiap daerah menjadi contoh,” ujarnya.

sumber: https://nasional.tempo.co/read/1286411/muhammadiyah-natal-momen-ikat-lagi-benang-kebangsaan-yang-kusut/full&view=ok

Terkait

Tags: Muhammadiyah Natal Momen Ikat Lagi Benang Kebangsaan yang Kusut
Previous Post

Tanggapan Buya Syafii tentang Larangan Ucapan Natal: Pandangan Sempit

Next Post

Meluruskan Sejarah Ucapan Buya Hamka tentang Haramnya Mengucapkan Selamat Natal

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Meluruskan Sejarah Ucapan Buya Hamka tentang Haramnya Mengucapkan Selamat Natal

Meluruskan Sejarah Ucapan Buya Hamka tentang Haramnya Mengucapkan Selamat Natal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.