Selasa, Oktober 6, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Hanum Rais Tekankan Transformasi dari Generasi Strawberry ke Coconut di Hadapan Kader IMM pada Milad IMM ke-62

RedaksiKS by RedaksiKS
April 13, 2026
in IMM, Report
0
Seminar IMM FIK UMS: Kupas Strategi Pemberdayaan Perempuan di Era Globalisasi
10
SHARES
57
VIEWS

KALIMAHSAW.ID, SURAKARTA – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ( IMM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta ( UMS) menyelenggarakan  Seminar Inspirasi dalam rangka milad IMM ke-62, pada Minggu (12/4) bertempat di Auditorium Djazman kampus 1 UMS. 

Mengusung tema “Healing the Nation: Perempuan, Empati dan Transformasi Peradaban di Tengah Arus Globalisasi”, seminar ini menghadirkan Drg. Hanum Salsabiela Rais, M.B.A., sebagai narasumber.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

Wacana Digitalisasi Ikatan: Mengapa Satu Data IMM penting?

Dalam penyampaiannya, Hanum menekankan pentingnya seorang mahasiswa, selaku Agent of Change untuk   memiliki identitas, karakter, dan ideologi yang kuat di era disrupsi saat ini, tidak hanya sekedar mengikuti tuntutan orang lain atau mengikuti trend media sosial.

“Bagaimana kita menjadi seorang agent of change di tengah globalisasi seperti ini, tapi kita tetap memiliki identitas, karakter, dan ideologi yang tetap bergabung,” ujarnya.

Di samping itu, ia menyebutkan bahwa pendidikan tidak selalu menentukan jalur karir secara mutlak, namun tetap penting untuk kita mengetahui passion dan kemampuan diri masing-masing.

“Passion itu apa yang kamu bisa, apa yang kamu suka, dan terdapat nilai penghargaan di dalamnya atau biasa disebut rewarding,” jelasnya.

Hanum juga menekankan pentingnya pemikiran kritis yang dimulai dari pendidikan, dimana pendidikan akan membangun struktur pemikiran dalam otak yang sistematis, sehingga dari cara berpikir yang sistematis tersebut akan tumbuh pemikiran yang kritis.

“Anak muda itu perlu menghabiskan rasa sakitnya di masa muda, ia harus berjibaku dengan segala tantangan, namun sekeras apapun usahanya, tidak ada gunanya jika ia tak memiliki pemikiran yang kritis,” ungkapnya.  

Ia juga mendorong para perempuan untuk berani bermimpi dan menentukan pilihan hidup, termasuk pendidikan dan karier, tanpa tertekan oleh stigma di masyarakat seperti menikah muda.

“Jadi perempuan itu sekolah dulu yang tinggi, jangan nikah muda biar banyak anak banyak rezeki, rezeki itu sudah ada yang mengatur,” ucapnya.

Di akhir penyampaiannya, ia berpesan untuk menjadi generasi coconut yang mampu menghadapi tantangan dan bangkit dari kegagalan, bukan menjadi generasi strawberry yang dilihat cantik dari luar namun memiliki rasa yang masam dan rapuh saat jatuh.

“Strawberry itu cantik kan dilihatnya, tapi saat jatuh langsung lembek berbeda dengan coconut yang dilihat itu jelek ya, warnanya coklat bentuknya besar, namun saat jatuh tidak lembek, saat dibuka pun airnya menyegarkan,” pungkasnya.

Kontributor: Choril Amirah Farida

Terkait

Tags: IMM
Previous Post

Filosofi Teras: Seni Mengendalikan Diri dan Menemukan Ketenangan di Tengah Ketidakpastian Zaman

Next Post

Hakikat Penciptaan Manusia dalam Perspektif Islam

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Hakikat Penciptaan Manusia dalam Perspektif Islam

Hakikat Penciptaan Manusia dalam Perspektif Islam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.