Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis AI bagi Guru SD Muhammadiyah Tegalgede

RedaksiKS by RedaksiKS
Desember 29, 2025
in Report
0
Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis AI bagi Guru SD Muhammadiyah Tegalgede
20
SHARES
115
VIEWS

KALIMAHSAWA.ID, Karanganyar – Dalam upaya memperkuat pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di era digital, SD Muhammadiyah Tegalgede Karanganyar menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk Penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, pada Rabu–Kamis, 10–11 Desember 2025, dan dilanjutkan Senin–Selasa, 22–23 Desember 2025.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tegalgede Kabupaten Karanganyar dan SD Muhammadiyah Tegalgede Karanganyar, bekerja sama dengan Tim Pengabdian PKM P2AD Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

Acara pembukaan dihadiri oleh Wakil Ketua PCM Tegalgede, Pengawas Sekolah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar, Ketua Yayasan SD Muhammadiyah Tegalgede, Ketua Tim PKM P2AD UMS Dr. Istanto, S.Pd.I., M.Pd., serta Kepala SD Muhammadiyah Tegalgede Suwandi, S.Pd.I., M.Pd., yang turut memberikan sambutan dan membuka kegiatan secara resmi.

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh guru SD Muhammadiyah Tegalgede, dengan fokus pada pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi kecerdasan buatan. Para peserta dilatih untuk memanfaatkan aplikasi seperti ChatGPT, Gemini, dan berbagai platform gamifikasi pembelajaran guna menciptakan media ajar yang lebih kreatif, interaktif, serta relevan dengan karakter siswa sekolah dasar.

Kepala SD Muhammadiyah Tegalgede, Suwandi, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa teknologi AI harus dimaknai sebagai peluang untuk memperkaya proses pendidikan, bukan menggantikan peran guru.

“Kecerdasan buatan bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi sarana dakwah dan inovasi agar proses belajar lebih efektif dan bermakna,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim PKM P2AD UMS, Dr. Istanto, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen UMS dalam mendukung peningkatan kapasitas guru Muhammadiyah di era transformasi digital. “Kami ingin memastikan guru memiliki keterampilan digital yang selaras dengan nilai-nilai Islam, sehingga teknologi menjadi penguat, bukan pengalih dari esensi pendidikan Islami,” terangnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi Muhammadiyah dan amal usaha pendidikan di tingkat dasar. Melalui integrasi teknologi dan spiritualitas, guru-guru SD Muhammadiyah Tegalgede diharapkan mampu menjadi pelopor pembelajaran Islami berkemajuan yang sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka. (Fadhilla)

Terkait

Tags: IslamMuhammadiyahpancasilaPeradaban
Previous Post

Simfoni Rintik di Tanah Mataram: Sebuah Manifesto Rindu

Next Post

Turāṯh dan Kekuasaan Pengetahuan: Analisis Kritik Hasan Hanafi atas Tradisi, Otoritas, dan Hegemoni Ilmu

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Turāṯh dan Kekuasaan Pengetahuan: Analisis Kritik Hasan Hanafi atas Tradisi, Otoritas, dan Hegemoni Ilmu

Turāṯh dan Kekuasaan Pengetahuan: Analisis Kritik Hasan Hanafi atas Tradisi, Otoritas, dan Hegemoni Ilmu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.