Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Bangun Ruang Publik Inklusif, Mahasiswa Ilkom UMS Gaungkan Kampanye “Kawan Netra”

RedaksiKS by RedaksiKS
Desember 16, 2025
in Report
0
Bangun Ruang Publik Inklusif, Mahasiswa Ilkom UMS Gaungkan Kampanye “Kawan Netra”
12
SHARES
71
VIEWS

KALIMAHSWA.ID, SURAKARTA – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menumbuhkan empati, pemahaman serta kesetaraan bagi penyandang disabilitas Tunanetra. Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kampanye sosial bertajuk “Kawan Netra” yang berlangsung di Car Free Day (CFD) Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Ketua Tim, Fita Azzahra Ulya mengungkapkan bahwa kegiatan kampanye Kawan Netra ini hadir untuk mengedukasi masyarakat sekaligus mematahkan stigma negatif yang masih melekat  terhadap penyandang disabilitas, khususnya Tunanetra. 

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

“Melalui kampanye ini, kami ingin menggeser dan mengubah persepsi masyarakat dari rasa kasihan menjadi sikap menghargai terhadap kemandirian, produktivitas, serta kemampuan yang dimiliki oleh penyandang disabilitas Tunanetra,” ujarnya Selasa, (16/12)

Kampanye Kawan Netra mengusung tagline “Dengarkan, Rasakan, Setara” yang memberikan makna bahwa setiap manusia memiliki kedudukan yang setara tanpa memandang keterbatasan satu sama lain.

Dalam pelaksanaan kampanye ini, Kawan Netra bekerja sama dengan komunitas Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Sukoharjo. Keterlibatan ini dinilai penting karena memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat, mulai dari cara berinteraksi, berkomunikasi hingga memberikan bantuan di ruang publik. 

Kampanye ini dikemas menjadi dua sesi menarik. Sesi pertama berupa kegiatan sharing mengenai disabilitas Tunanetra, mulai dari jenis-jenis tunanetra hingga cara berkomunikasi dengan penyandang disabilitas Tunanetra.

Sesi sharing ini disampaikan oleh Eko Heru Prihatin, anggota komunitas ITMI sekaligus penyandang disabilitas Tunanetra. Ia menyampaikan apresiasinya atas kampanye ini karena memberikan ruang pemahaman baru bagi masyarakat.

“Terimakasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah menyelenggarakan kampanye ini. Melalui kampanye ini, masyarakat jadi lebih tau dan paham bagaimana kondisi penyandang disabilitas Tunanetra, sehingga dapat menumbuhkan empati dan memberikan bantuan dengan cara yang tepat ketika bertemu kami di ruang publik,” ungkapnya. 

Dalam sesi sharing tersebut, Eko menjelaskan bahwa kondisi Tunanetra terbagi menjadi dua jenis yaitu Tunanetra Total dan Tunanetra Tidak Total atau Low Vision. Penyebab kondisi Tunanetra tidak hanya dialami sejak lahir saja, tetapi juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti penyakit, kecelakaan, penggunaan narkoba dan lainnya. 

“Kalo saya pribadi, saya mengalami gangguan Tunanetra ini akibat faktor kesehatan. Pada masa kecil saya pernah mengalami sakit demam tinggi yang berdampak pada penglihatan saya,” tambahnya.

Kemudian pada sesi kedua diisi dengan kegiatan praktik mengaji Al-Quran menggunakan Al-Quran Braille. Pengunjung CFD Kartasura diajak langsung untuk ikut mempraktikkan cara mengaji Al-Quran. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Eko Heru Prihatin yang dimulai dari perkenalan huruf arab pada Braille dan juga cara membacanya dengan menggunakan indra peraba.

“Senang bisa ikut kegiatan kampanye ini, jujur ini pertama kali nya saya tau dan belajar cara mengaji Al-Quran dengan menggunakan Al-Quran Braille, ternyata cukup susah untuk mempelajarinya karena ia memiliki pola tersendiri, tapi ini membuat saya ingin mempelajarinya lebih dalam lagi,” ungkap Noval salah satu pengunjung CFD Kartasura.

Melalui kampanye yang digelar pada Minggu, (14/12) itu mahasiswa Ilkom UMS berharap masyarakat semakin memahami kondisi penyandang disabilitas tunanetra dan mampu menciptakan ruang publik yang lebih inklusif.  

Kontributor: Besti Reina Az-Zahra

Terkait

Tags: Aksi MahasiswaIslamMuhammadiyahTunanetra
Previous Post

Darurat di Dunia Perkuliahan

Next Post

Upaya Mengenal IMM Secara Holistik dan Komprehensif Melalui Tafsiran Mars IMM

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Upaya Mengenal IMM Secara Holistik dan Komprehensif Melalui Tafsiran Mars IMM

Upaya Mengenal IMM Secara Holistik dan Komprehensif Melalui Tafsiran Mars IMM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.