Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Pameran Karya Mahasiswa dan Launching Buku Ajar Pancasila: Langkah Tegas Mewujudkan Pancasila sebagai Laku

RedaksiKS by RedaksiKS
Maret 16, 2023
in Report
0
Pembukaan acara pameran

kalimahsawa.id

32
SHARES
189
VIEWS

Pengarusutamaan nilai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia menjadi landasan yang sangat penting dalam membentuk karakter bangsa. Namun, dalam kurun dua dekade terakhir nilai-nilai Pancasila yang seharusnya menjadi way of life tersebut telah mengalami banyak kemunduran dilihat dari berbagai fenomena perubahan nilai-nilai kehidupan dan konflik sosial yang muncul di kalangan masyarakat. Salah satu faktor penyebab memudarnya nilai-nilai Pancasila adalah berkembangnya budaya individualisme di tengah masyarakat.

Saat ini semakin banyak orang yang hanya memikirkan kepentingan diri sendiri, tanpa memikirkan kepentingan bersama. Hal ini menyebabkan tindakan egois dan merusak tatanan sosial yang ada. Selain itu, kecenderungan untuk mengutamakan kekayaan dan materialisme juga turut mempengaruhi memudarnya nilai-nilai Pancasila. Masyarakat cenderung lebih mengutamakan kepentingan ekonomi daripada moralitas persauadaraan kemanusiaan yang dapat dilihat dari semakin banyaknya kasus korupsi di Indonesia.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

Bertolak dari permasalahan tersebut. Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial (PSB-PS) menggandeng Lembaga Bahasa dan Ilmu Pengetahuan Umum (LBIPU) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar pameran hasil karya mahasiswa dan launching buku ajar Pancasila. Kegiatan ini juga atas dukungan dari Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pameran tersebut dilaksanakan pada 16 Maret 2023 di Edutorium UMS, Surakarta. Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian program Revitalisasi, Institusionalisasi dan Standardisasi Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi di Indonesia.

Pameran kali ini melibatkan lebih dari 100 karya mahasiswa tingkat awal yang berupa poster, foto, tulisan dan video. Hasil karya yang dipamerkan tersebut merupakan hasil penugasan pada pembelajaran Pancasila yang lebih mengedepankan project based-learning. Pameran ini juga merupakan upaya untuk turut mengapresias dan mempromosikan hasil kerja mahasiswa kepada masyarakat.

Kegiatan pameran tersebut dilengkapi dengan berbagai acara pendukung berupa Eco-Art Class yang akan diikuti oleh anak berkebutuhan khusus (ABK) siswa-siswi sekolah inklusi Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Program Khusus Kartasura. Peserta akan diajak untuk memanfaatkan barang bekas di sekitar mereka menjadi lukisan atau berbagai bentuk kreasi handicraft.

Terdapat juga tampilan perkusi dari Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Kota Surakarta. Serta pameran produk UMKM hasil karya wanita korban kekerasan dalam rumah tangga di Kota Surakarta. Penampilan perkusi ini merupakan gambaran bahwa penyandang disabilitas atau orang berkebutuhan khusus juga memiliki potensi positif dan harus diperlakukan secara setara; tidak diskriminatif.

Yanuar Ikhtiarso, S.S., M.I.Kom selaku Program Manager menjelaskan bahwa berbagai kegiatan pendukung tersebut merupakan implementasi terkait tema yang diusung oleh panitia yakni revitaslisasi, inklusifitas dan kesetaraan gender. Harapannya pameran hasil karya dan launching buku ajar Pancasila dapat menjadi stimulus bagi civitas akademika serta masyarakat tentang pentingnya pemahaman dan penghayatan Pancasila dalam kehidupan.

Senada dengan hal tersebut. Direktur Eksekutif PSBPS UMS, Yayah Khisbiyah menyatakan bahwa pemahaman dan penghayatan Pancasila secara utuh menjadi poin yang penting yang ingin disampaikan pada pameran. Karena kita ketahui bersama akibat dari memudarnya nilai-nilai Pancasila telah menyebabkan hilangnya rasa persatuan dan kesatuan dalam masyarakat.

“Kita dapat melihat betapa mudahnya terjadi konflik horizontal dan perpecahan di antara sesama warga negara. Padahal, nilai-nilai Pancasila seharusnya mampu menjadi perekat yang kuat untuk menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia”.

Editor : Izzul Khaq

Terkait

Previous Post

Pesan Imajiner Buya Hamka

Next Post

Tentang Gender Aparheid

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
pixabay

Tentang Gender Aparheid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.