Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

UMKM Seroja Indah: Mengangkat Kearifan Lokal Melalui Kerajinan Lidi Daun Sawit Khas Tualang Timur

RedaksiKS by RedaksiKS
September 6, 2025
in Report
0
UMKM Seroja Indah: Mengangkat Kearifan Lokal Melalui Kerajinan Lidi Daun Sawit Khas Tualang Timur
17
SHARES
100
VIEWS


KALIMAHSWA.ID, SIAK – Kampung Tualang Timur dikenal sebagai salah satu desa yang memiliki potensi besar di bidang kerajinan tangan. Salah satu wujud nyata dari potensi tersebut adalah keberadaan UMKM Seroja Indah, yang berfokus pada pengolahan lidi daun sawit menjadi produk-produk bernilai tinggi.

Bahan sederhana berupa lidi sawit yang biasanya terbuang, di tangan para pengrajin disulap menjadi karya bernilai seni, mulai dari piring anyaman, berbagai aksesori rumah tangga, hingga tas cantik dengan desain khas. Produk-produk ini tidak hanya fungsional, tetapi juga ramah lingkungan karena mampu menggantikan penggunaan plastik dan styrofoam sekali pakai. Dengan demikian, keberadaan UMKM ini tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung gerakan pelestarian alam.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

Peran Mahasiswa KKN MAs UMRI
Mahasiswa KKN MAs (Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah) Universitas Muhammadiyah Riau kelompok 90 hadir sebagai mitra penggerak kebangkitan UMKM ini. Melalui pendampingan, mahasiswa merancang strategi pemasaran, membangun branding, serta memperluas jaringan promosi, agar UMKM Seroja Indah dapat berkembang lebih berkelanjutan.

Tidak hanya sebatas memproduksi piring anyaman, mahasiswa juga membantu mengembangkan produk turunan seperti tas dan aksesori yang kini menjadi ikon utama dari kerajinan khas Tualang Timur. Kehadiran mereka memberi energi baru bagi masyarakat setempat, terutama karena sebelumnya UMKM ini sempat vakum akibat keterbatasan tenaga kerja.

Menjawab Tantangan dengan Semangat Gotong Royong
“Awalnya kami sempat ragu untuk membangun kembali UMKM ini karena keterbatasan tenaga kerja dan dukungan yang masih minim. Namun berkat dorongan serta bantuan dari Mahasiswa KKN MAs, semangat itu kembali tumbuh, dan akhirnya UMKM Seroja Indah bisa aktif lagi,” ujar Ibu Maryati, salah satu pengelola UMKM, Senin (11/8).

Kisah kebangkitan UMKM ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong antara masyarakat dan mahasiswa dapat melahirkan perubahan nyata. Dengan tekad, keterampilan, dan dukungan yang tepat, produk lokal mampu bersaing dan memberi manfaat luas.

Potensi Ekonomi dan Estetika
Produk piring lidi sawit memiliki daya tarik tersendiri. Selain kegunaannya sebagai wadah makanan ramah lingkungan, motif anyaman yang unik membuat setiap produk memiliki nilai estetika yang tinggi. Pola rajutan yang khas mencerminkan identitas budaya lokal, menjadikannya bukan hanya sekadar benda fungsional, melainkan juga karya seni yang layak diperkenalkan ke pasar nasional hingga global.

Apabila dikembangkan secara konsisten, UMKM Seroja Indah berpotensi menjadi salah satu ikon ekonomi kreatif di Kabupaten Siak, sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.

Harapan ke Depan
Melalui program KKN ini, kehadiran UMKM Seroja Indah diharapkan mampu:

Meningkatkan perekonomian masyarakat melalui penciptaan produk bernilai tambah.

Menciptakan peluang kerja baru bagi warga desa, khususnya perempuan yang memiliki keterampilan menganyam.

Melestarikan kearifan lokal, sehingga identitas budaya Kampung Tualang Timur dapat terus dikenal luas.

Mendukung kelestarian lingkungan dengan menghadirkan produk ramah lingkungan pengganti plastik sekali pakai.


Kontributor: Lailatun Nadira

Terkait

Tags: IslamKKN-MASMuhammadiyahpendidikanPeradaban
Previous Post

Suara Muda untuk Pendidikan: Urgensi Tes Kemampuan Akademik

Next Post

Pertama Kali, Stadium General Pondok Shabran Buka Pintu Untuk Masyrakat Sekitar

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Pertama Kali, Stadium General Pondok Shabran Buka Pintu Untuk Masyrakat Sekitar

Pertama Kali, Stadium General Pondok Shabran Buka Pintu Untuk Masyrakat Sekitar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.