KALIMAHSWA.ID, SIAK – Kampung Tualang Timur dikenal sebagai salah satu desa yang memiliki potensi besar di bidang kerajinan tangan. Salah satu wujud nyata dari potensi tersebut adalah keberadaan UMKM Seroja Indah, yang berfokus pada pengolahan lidi daun sawit menjadi produk-produk bernilai tinggi.
Bahan sederhana berupa lidi sawit yang biasanya terbuang, di tangan para pengrajin disulap menjadi karya bernilai seni, mulai dari piring anyaman, berbagai aksesori rumah tangga, hingga tas cantik dengan desain khas. Produk-produk ini tidak hanya fungsional, tetapi juga ramah lingkungan karena mampu menggantikan penggunaan plastik dan styrofoam sekali pakai. Dengan demikian, keberadaan UMKM ini tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung gerakan pelestarian alam.
Peran Mahasiswa KKN MAs UMRI
Mahasiswa KKN MAs (Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah) Universitas Muhammadiyah Riau kelompok 90 hadir sebagai mitra penggerak kebangkitan UMKM ini. Melalui pendampingan, mahasiswa merancang strategi pemasaran, membangun branding, serta memperluas jaringan promosi, agar UMKM Seroja Indah dapat berkembang lebih berkelanjutan.
Tidak hanya sebatas memproduksi piring anyaman, mahasiswa juga membantu mengembangkan produk turunan seperti tas dan aksesori yang kini menjadi ikon utama dari kerajinan khas Tualang Timur. Kehadiran mereka memberi energi baru bagi masyarakat setempat, terutama karena sebelumnya UMKM ini sempat vakum akibat keterbatasan tenaga kerja.
Menjawab Tantangan dengan Semangat Gotong Royong
“Awalnya kami sempat ragu untuk membangun kembali UMKM ini karena keterbatasan tenaga kerja dan dukungan yang masih minim. Namun berkat dorongan serta bantuan dari Mahasiswa KKN MAs, semangat itu kembali tumbuh, dan akhirnya UMKM Seroja Indah bisa aktif lagi,” ujar Ibu Maryati, salah satu pengelola UMKM, Senin (11/8).
Kisah kebangkitan UMKM ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong antara masyarakat dan mahasiswa dapat melahirkan perubahan nyata. Dengan tekad, keterampilan, dan dukungan yang tepat, produk lokal mampu bersaing dan memberi manfaat luas.
Potensi Ekonomi dan Estetika
Produk piring lidi sawit memiliki daya tarik tersendiri. Selain kegunaannya sebagai wadah makanan ramah lingkungan, motif anyaman yang unik membuat setiap produk memiliki nilai estetika yang tinggi. Pola rajutan yang khas mencerminkan identitas budaya lokal, menjadikannya bukan hanya sekadar benda fungsional, melainkan juga karya seni yang layak diperkenalkan ke pasar nasional hingga global.
Apabila dikembangkan secara konsisten, UMKM Seroja Indah berpotensi menjadi salah satu ikon ekonomi kreatif di Kabupaten Siak, sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.
Harapan ke Depan
Melalui program KKN ini, kehadiran UMKM Seroja Indah diharapkan mampu:
Meningkatkan perekonomian masyarakat melalui penciptaan produk bernilai tambah.
Menciptakan peluang kerja baru bagi warga desa, khususnya perempuan yang memiliki keterampilan menganyam.
Melestarikan kearifan lokal, sehingga identitas budaya Kampung Tualang Timur dapat terus dikenal luas.
Mendukung kelestarian lingkungan dengan menghadirkan produk ramah lingkungan pengganti plastik sekali pakai.
Kontributor: Lailatun Nadira