Selasa, Oktober 6, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Titik Temu Islam & Budha

AdminKS by AdminKS
Juni 28, 2020
in Video
0
44
SHARES
257
VIEWS

Bagi umat Islam, salah satu sumber kekacauan adalah ketidakkenalan. Maka, agar tidak terjadi konflik dengan agama lain, agama lain itu harus dikenali. Apa saja ajaran-ajaran agama Budha? Dan adakah titik temu Budha dengan Islam?

Kita sering memperbincangkan perbedaan, sentimentasi dan egoisme. terutama yang terkait dengan paham, agama maupun ideologi yang bersifat privat. Soal-soal semacam inilah yang sangat berpengaruh terhadap dinamika sosial dan politik sebuah ruang di masyarakat. Akhirnya berpengaruh juga dalam soal pendidikan, dan hubungan antar sesama manusia.

TulisanTerkait

Ketika Non Muslim Tadarrus Alquran

Tadarus: Banyak Baca atau Sedikit Baca tapi Paham?

Islam Merangkul Perbedaan

Tentu saja tidak masalah kita fanatik dengan perbedaan yang bersifat priivat. Tapi kita juga harus arif dan sangat bijaksana dalam masalah yang bersifat sentimentasi apalagi sampai berpotensi konflik hingga samapai pada perilaku kekerasan dan hilangnya nyawa manusia. Lalu bagaimana sikap harmoni yang tepat dimunculkan dalam menyikapi perbedaan-perbedaan itu dalam mencapai titik temu? Simak video lengkapnya disini:

Terkait

Tags: BudhaIslamTitik Temu
Previous Post

Tafsir Surat Al-Furqan: Ciri-ciri Generasi ‘Ibadur Rahman

Next Post

Amien Rais: Islam Harus Menang di Dunia & Akhirat

AdminKS

AdminKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Amien mengutip pidato Bung Karno yang berbunyi: “tetapi dasarnya, isinya Indonesia yang kekal abadi, haruslah pancasila”. Di pidato yang sama Bung Karno

Amien Rais: Islam Harus Menang di Dunia & Akhirat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.