Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Sukses Jadi Media Islam, IBTimes Perluas Wacana Menjadi Media Umum

RedaksiKS by RedaksiKS
November 2, 2025
in Report
0
Sukses Jadi Media Islam, IBTimes Perluas Wacana Menjadi Media Umum
12
SHARES
72
VIEWS

KALIMASAWA.ID, Yogyakarta – Media keislaman IBTimes melakukan transformasi dari media keislaman menjadi media umum. Perubahan ini diresmikan pada Sabtu (1/11/2025) di Soewaramoe Cafe SM Tower, Yogyakarta.

Azaki Khoirudin, founder IBTimes, menyebut bahwa web ini bermula dari nama islamberkemajuan.id. Beberapa waktu kemudian, namanya berubah menjadi IBTimes dengan tagline “Kanal Moderasi Islam”.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

Di tahun kedua, tagline IBTimes berubah menjadi “cerdas berislam”, karena makna moderat mengalami pergeseran makna.

“Moderat saat itu diidentikkan dengan proyek pemerintah. Jadi kita ganti tagline,” ujarnya.

Di tahun ketiga, tagline kembali berubah menjadi “The Voice of Islam with Progress”, lalu berubah lagi menjadi “Rujukan Muslim Modern” dan “Merayakan Moderasi Beragama”.

Azaki menyebut, kini IBTimes perlu melakukan transformasi dari media Islam ke media umum.

“Dulu kita sibuk bicara liberal dan konservatif, angkat isu-isu agama, sekarang topik apapun bisa kita angkat dengan perspektif kebijakan publik,” imbuhnya.

Menurutnya, sekarang tantangan masyarakat bukan keberagamaan yang konservatif. Tantangan sekarang adalah masyarakat mudah tergiring oleh narasi tertentu. Sehingga IBTimes perlu menjadi media yang mencerahkan dengan gagasan yang beragam perspektif.

IBTimes kini menggunakan tagline baru, yaitu “Bikin Cerdas dan Bijak”. Azaki berharap dengan tagline itu, pembaca bisa semakin bijak, tidak mudah tergiring, dan tidak mudah tersinggung.

Kontributor: Yusuf Yanuri, Soleh

Terkait

Previous Post

Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah Khutbah Jum’at di Asia University, Bakar Semangat Mahasiswa Diaspora

Next Post

Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghoib di LKSA Panti Asuhan Yatim Putri ‘Aisyiyah Grogol Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghoib di LKSA Panti Asuhan Yatim Putri ‘Aisyiyah Grogol Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghoib di LKSA Panti Asuhan Yatim Putri ‘Aisyiyah Grogol Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.