KALIMAHSAWA.ID — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Namlah UMS menyelenggarakan kegiatan Madrasah Tadrībil Munāẓoroh (MATAM) sebagai pelatihan debat internal bagi seluruh anggotanya. Kegiatan ini berlangsung pada Ahad, 15 Februari 2025, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB di Ruang Seminar 1 Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI UMS).
Kegiatan MATAM diikuti oleh seluruh anggota UKM Namlah sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas internal organisasi.
Pelatihan ini menghadirkan Luth Hafizh Bahtiar sebagai pemateri yang menyampaikan materi seputar teknik dasar debat, alur argumentasi, serta strategi penyampaian gagasan dalam debat bahasa Arab.
Dalam materinya, Luth menyampaikan empat hal penting untuk penyusunan argumen dalam berdebat.
“Empat hal yang wajib diperhatikan saat menyusun argumen. Yaitu Asersi, Reason, Evidence, dan Link Back.” Ucapnya.

Suasana kegiatan berlangsung dinamis dan interaktif. Peserta tampak terlibat aktif selama sesi pemaparan materi melalui diskusi dua arah dan latihan singkat.
Antusiasme semakin terlihat pada sesi lanjutan berupa praktik simulasi debat yang diikuti seluruh peserta, di mana mereka langsung mengaplikasikan materi yang telah disampaikan sebelumnya.
“MATAM diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk merevitalisasi peran UKM Namlah sebagai wadah pelatihan debat bahasa Arab di kalangan mahasiswa UMS. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut dari program pendidikan dan pelatihan (Diklat) UKM Namlah yang telah dilaksanakan dalam rangkaian open recruitment anggota baru pada September 2025 lalu.” Ucap Fitria Latifah, selaku ketua panitia MATAM kali ini.
“MATAM tahun ini sangat berkesan, seluruh peserta benar benar antusias dalam mengikuti pelatihan, khususnya pada sesi praktik. Kehadiran pemateri dari awal hingga akhir acara sebagai evaluator setiap sesi debat pada praktek juga menambah kualitas acara MATAM pada tahun ini.” Ucap Jihan dan Nuril sebagai peserta MATAM dalam wawancara yang kami lakukan di tengah sesi istirahat.
Ketua Umum UKM Namlah, Muhammad Hidayat Yunus berharap dengan adanya MATAM tahun ini, anggota Namlah memperdalam pengetahuan tentang debat, serta mampu menyampaikan argumen pendapat yang dimiliki dengan baik.
Kontributor: Astyra Gita Kinanti