Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Rajut Kekeluargaan, Paguyuban Purna Tugas UMS adakan Silaturahmi Bertajuk Kajian

RedaksiKS by RedaksiKS
September 6, 2025
in Report
0
Rajut Kekeluargaan, Paguyuban Purna Tugas UMS adakan Silaturahmi Bertajuk Kajian
16
SHARES
95
VIEWS

KALIMAHSAWA.ID, Surakarta – Dengan mengusung tema “Membangun Ukhuwah, Menggapai Khusnul Khatimah”, Paguyuban Purna Tugas (P2T) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar agenda silaturahmi sebagai wadah mempererat kekeluargaan, bertempat di Ruang Meeting Alumadi Lt.2 Hotel Riyadi Palace, Sabtu (6/9). Acara ini diawali dengan pembacaan Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 8–20 yang dipimpin oleh Ustadz Muhammad Yahya.

Dalam tausiyah inti, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., Rektor UMS menyampaikan rasa syukur sekaligus penghargaan kepada para pendiri dan pemimpin UMS terdahulu yang telah merawat dan mengembangkan universitas ini dengan penuh keikhlasan. “Kita semua adalah penerus dari perjuangan yang sudah diletakkan pondasinya oleh para sesepuh. Dengan hati yang bersih dan niat yang tulus, UMS bisa berkembang menjadi universitas besar seperti sekarang,” ungkap Rektor dengan penuh haru.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

Beliau menambahkan bahwa fase purna tugas seharusnya dipahami sebagai fase transendensi, yaitu semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil ‘alamin. Seluruh aktivitas kita, baik di kampus maupun setelah purna, haruslah kembali kepada Allah. Itulah hakikat khidmat sejati,” tegasnya.

Harun juga mengingatkan bahwa dalam mengelola lembaga pendidikan, setiap amal harus berangkat dari hati, bukan dari nafsu atau kepentingan duniawi. “Kalau hati yang berbicara, maka lahirlah ketulusan. Tapi kalau nafsu yang memimpin, maka akan muncul kerakusan. Di UMS, kita selalu berusaha bekerja dengan hati,” tuturnya.

Lebih jauh, beliau menekankan prinsip dasar perjuangan UMS yang berpijak pada nilai-nilai jamaah dan ta’awun (kebersamaan dan tolong-menolong). “UMS harus menjadi mercusuar, membebaskan umat dari kebodohan (liberasi), memanusiakan manusia (humanisasi), sekaligus menegakkan nilai-nilai Islam yang mencerahkan, unggul, mendunia, dan berkelanjutan (sustainable),” jelasnya.

Sementara itu, Ketua P2T UMS, Joko Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan yang ketiga kalinya digelar, dan akan menjadi agenda rutin setiap tiga bulan sekali. Ia menekankan bahwa tujuan utama P2T adalah merawat kebersamaan dalam bingkai ukhuwah hingga akhir hayat.

“Tema kita adalah Membangun Ukhuwah, Menggapai Khusnul Khatimah. Kita ingin agar ikatan keluarga besar UMS ini tidak berhenti di ruang kerja saja, tapi terus berlanjut hingga menutup usia. Karena itu, P2T menekankan pentingnya 3S: Syukur, Silaturahmi, dan Sedekah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Joko Santoso juga mengingatkan makna spiritual dari kebersamaan. “Kalau ingin rezeki banyak, berkumpullah dengan orang besar, orang yang hatinya lapang, dan orang yang pikirannya jauh. Itulah ruh dari silaturahmi kita,” tambahnya.

Sambutan juga datang dari Prof. Dr. Sabar Narimo, M.M., M.Pd., mewakili Badan Pengurus Harian (BPH) UMS. Ia menyampaikan apresiasi kepada para sesepuh dan keluarga besar P2T yang telah menghantarkan UMS hingga menjadi universitas yang berpengaruh di tingkat nasional maupun internasional. “Apa yang kita nikmati hari ini adalah buah dari perjuangan bapak-ibu semua. Semoga kebersamaan ini semakin menguatkan langkah kita,” tuturnya.

Acara ditutup dengan sesi foto dan makan siang bersama yang penuh keakraban, menjadi penanda eratnya kekeluargaan yang terus dirajut. P2T UMS diharapkan bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga forum untuk saling menguatkan dalam semangat ukhuwah, sekaligus menapaki jalan menuju khusnul khatimah.

Kontributor: Dwi Kurniadi

Terkait

Tags: MuhammadiyahPeradabanUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Pertama Kali, Stadium General Pondok Shabran Buka Pintu Untuk Masyrakat Sekitar

Next Post

MADUKASI HES UMS: Merajut Harmoni, Menguatkan Edukasi dan Keakraban

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
MADUKASI HES UMS: Merajut Harmoni, Menguatkan Edukasi dan Keakraban

MADUKASI HES UMS: Merajut Harmoni, Menguatkan Edukasi dan Keakraban

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.