Kamis, Oktober 8, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Jalin Silaturahmi: PK IMM Pondok Shabran UMS Pertemukan Dua Generasi

RedaksiKS by RedaksiKS
Agustus 25, 2025
in Report
0
Jalin Silaturahmi: PK IMM Pondok Shabran UMS Pertemukan Dua Generasi
16
SHARES
96
VIEWS

KALIMAHSAWA.ID, Surakarta, Jum’at, 22 agustus 2025 – Usai vakum sekian tahun lamanya, Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS kembali menerima mahasantri putri. Mengingat pentingnya silaturahmi dan untuk menghindari adanya kesenjangan komunikasi antara mahasantri putri baru dan para alumni senior, PK IMM Shabran memfasilitasi pertemuan antara mahasantri semester satu dengan alumni. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dan menciptakan atmosfer yang lebih kekeluargaan. Dalam sambutannya, Immawan Muhammad Fikri Azka, selaku Ketua Umum PK IMM Shabran, menuturkan,

“Pentingnya menyambung silsilah sesama santri Shabran, apalagi setelah divakumkan cukup lama. Ini penting untuk membangun kultur dan semangat kekeluargaan yang telah lama ada.”

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

Tiga tokoh alumni senior yang hadir dalam kesempatan tersebut, yaitu Ibu Siti Rahmawati (alumni 1989), Ibu Siti Solihah (alumni 1988), dan Ibu Riastuti (alumni 1997), memberikan masukan dan nasehat berharga untuk para mahasantri. Ketiganya saling bergantian berbagi pengalaman dan berbicara tentang perjalanan mereka selama di pondok serta kehidupan mereka setelah lulus. Sebagai bagian dari acara ini, seluruh peserta tampak sangat antusias dan aktif bertanya untuk lebih mengenal satu sama lain. Pertanyaan demi pertanyaan muncul, menciptakan suasana yang hangat, penuh keterbukaan, dan kekeluargaan yang sangat terasa di antara mahasantri dan alumni.

Kegiatan yang berlangsung di ruang seminar Pondok Hajjah Nuriyah Shabran ini menjadi momentum penting dalam rangka meningkatkan kualitas dan kepribadian para mahasantri putri. Salah satu nasehat yang sangat berkesan disampaikan oleh Ibu Siti Rahmawati yang menekankan pentingnya berorganisasi selama masa kuliah.

“Harus berorganisasi! Karena kamu akan sulit berkembang kalau tidak berorganisasi. Itu adalah salah satu cara untuk menjadi cerdas dan belajar bertanggung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Siti Solihah juga memberikan saran agar para mahasantri tetap fokus mengembangkan potensi yang ada dalam diri mereka, bukan sibuk memikirkan jodoh. “Jangan cari jodoh dulu, ilmu harus dicari,  jodoh nanti datang sendiri,” tambahnya dengan penuh semangat.

Ibu Riastuti juga menyampaikan pesan penting mengenai pemanfaatan fasilitas yang ada di universitas dan pondok. Menurutnya, sebagai mahasantri putri yang bijak, kita harus pandai memanfaatkan fasilitas yang sudah disediakan.

“Bukan hanya fasilitas gedung, melainkan fasilitas untuk mengembangkan diri seperti pelatihan-pelatihan atau melalui UKM yang sudah disediakan,” jelas Ibu Riastuti. Bahkan, ia menawarkan pelatihan gratis bagi mahasantri yang tertarik belajar ilmu baking dan membuat roti di Shabran Bakery.

Pada sesi akhir, Immawan Pemas, selaku Ketua Bidang Kader PK IMM Shabran, menekankan pentingnya rasa persaudaraan di antara sesama mahasantri. Mengingat bahwa angkatan kali ini adalah angkatan pertama setelah lama vakum, beliau mengingatkan untuk selalu mendukung satu sama lain dalam setiap langkah. Pesan ini juga senada dengan nasehat dari Ibu Siti Solihah,

“Keberhasilan itu bukan milik satu orang saja. Jika satu lulus, dan satu lagi gagal, itu artinya kita belum berhasil. Makanya, dukungan satu sama lain sangat penting, support itu penting” .

Acara ditutup dengan doa bersama, foto bersama, serta menyanyikan lagu mars Shabran yang membangkitkan semangat para mahasantri. Dengan demikian, acara tersebut berhasil mencapai tujuannya dalam membangun ikatan antara mahasantri baru dan alumni serta mempererat persaudaraan di lingkungan Pondok Hajjah Nuriyah Shabran.

Kontributor: Arsy Sekar Kemuning

Terkait

Tags: IMM SHABRANMuhammadiyah
Previous Post

Bumi Adalah Amanah, Kemanusiaan Adalah Panggilan: Spirit Baru Diplomasi Internasional Muhammadiyah

Next Post

Spirit Baru Diplomasi Internasional Muhammadiyah untuk Keadilan Lingkungan Berkelanjutan

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Spirit Baru Diplomasi Internasional Muhammadiyah untuk Keadilan Lingkungan Berkelanjutan

Spirit Baru Diplomasi Internasional Muhammadiyah untuk Keadilan Lingkungan Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.