Di hari yang fitri, cahaya bersinar,
Mari bersihkan hati yang mulai pudar.
Namun negeri ini masih tercemar,
Oleh kezaliman yang terus menyebar.
Idulfitri, hari kemenangan suci,
Tapi rakyat masih menahan nyeri.
Korupsi merajalela tanpa henti,
Keadilan pun makin sulit dicari.
Kapan tirani akan berakhir?
Kapan suara rakyat tak lagi getir?
Apakah lebaran hanya seremonial?
Sementara derita tetap kekal?
Minal aidzin wal faizin kami ucap,
Namun hidup kian mencengkap.
Semoga kemenangan bukan sekadar kata,
Tapi nyata dalam keadilan yang merata.
Hari fitri semoga membawa terang,
Bagi negeri yang kian meradang.
Bukan sekadar janji dan doa,
Tapi perjuangan agar rakyat merdeka.
Penulis: Figur Ahmad Brillian