KALIMAHSAWA.ID, Surakarta – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an & Tafsir (HMP IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan Malam Keakraban (Makrab) di Double Degree UMS, Surakarta. Acara ini diikuti oleh para Mahasiswa Baru prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang mengusung tema “Bersatu Dalam Keberagaman, Bergerak Dalam Kebersamaan”, Yang bertujuan untuk menyatukan kebersamaan Mahasiswa Baru Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diawali dengan sesi perkenalan mahasiswa baru yang dipandu oleh panitia. Dalam forum tersebut, para mahasiswa baru saling berbagi pengalaman, sehingga suasana menjadi lebih cair dan akrab saat mereka mulai mengenal satu sama lain.
Kaprodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Dr. Kharis Nugroho, Lc., M.Ud. Dalam sambutannya berharap mahasiswa bisa menjalankan pesan dari pak Djazman yaitu 3 T, “ Pesan pak djazman 40 tahun yang tapi masih sangat relevan untuk kehidupan mahasiswa sekarang ini ; “ Seluruh kegiatan kampus itu berpusat pada masjid, maka seluruh aktivis mahasiswa itu yang pertama adalah tertib ibadah, karena tertib ibadah adalah prioritas pertama. Dan yang kedua adalah tertib akademik yang artinya mahasiswa harus bersungguh sungguh kuliah, jangan sampai kuliah diabaikan karebna organisasi. Dan yang ketika baru tertib organisasi. Organisasi merupakan tempat belajar dan disisi lainnya juga tempat kita praktek ilmu serta melatih kita agar bisa menjadi pemimpin yang professional.
Di sesi selanjutnya, Mahasiswa Baru diberi bekal oleh Ketua Umum Ketua HMP IQT UMS, Muhammad Arya Kautsar, Mengenai pentingnya mengikuti acara ini, sehingga Mahasiswa Baru bisa ikut andil didalamnya.
“Makrab IQT ini bertujuan untuk mengakrabkan mahasiswa prodi ilmu alquran dan tafsir terutama mahasiswa baru 2025, pada tahun ini kita membawa tema “bersatu dalam keberagaman, bergerak dalam kebersamaan”, kami mengambil tema ini agar prodi iqt semakin bersatu dalam kekompakan demi meningkatkan kesatuan ilmu Al Quran dan tafsir, ujar Ketua Umum itu, Sabtu (6/9).
Sementara itu, Ketua Panitia, Aji Anggara, menjelaskan bahwa kegiatan Malam Keakraban (Makrab)bukan sekadar ajang berkumpul. Ia menegaskan, makrab merupakan bagian dari rencana tindak lanjut (RTL) Fakultaria, yang bertujuan untuk mempererat keakraban antar mahasiswa seangkatan serta menumbuhkan rasa kekeluargaan di dalam angkatan tersebut.
Selain sesi materi dan diskusi, rangkaian kegiatan Malam Keakraban (Makrab) juga diwarnai dengan berbagai agenda kebersamaan yang dirancang untuk mempererat hubungan antar mahasiswa. Panitia menghadirkan beragam permainan interaktif serta sesi refleksi yang mendorong peserta untuk saling memahami dan mendukung satu sama lain.
Tidak hanya itu, suasana semakin semarak dengan adanya pentas seni, di mana mahasiswa baru menampilkan bakat dan kreativitas mereka. Sesi berbagi cerita pun menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membuka pengalaman pribadi sekaligus menumbuhkan empati di antara peserta.
Kegiatan dilanjutkan dengan outbound dan olahraga bersama yang menekankan kerja sama tim serta kekompakan. Di penghujung acara, mahasiswa diajak untuk menikmati suasana santai melalui obrolan ringan yang semakin memperkuat ikatan emosional.
Rangkaian acara tersebut menjadikan makrab bukan hanya sekadar kegiatan formal, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan dan solidaritas di lingkungan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan antar mahasiswa dapat semakin erat dan menjadi modal penting dalam perjalanan akademik mereka ke depan.
Para peserta Makrab tampak antusias dalam mengikuti setiap sesi kegiatan. Semangat kebersamaan dan keinginan untuk memperkuat tali kekeluargaan terlihat jelas sepanjang acara. Makrab ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan harapan terkait kehidupan akademik maupun organisasi di Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, sehingga mereka merasa lebih siap menapaki perjalanan kuliah ke depan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 6–7 September 2025 tersebut mendapat respon positif dari para peserta. Salah satu anggota panitia mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara ini. “Sangat seru dan di luar dugaan. Awalnya saya kira akan sulit berjalan lancar, tapi ternyata acara sukses besar. Alhamdulillah,” tuturnya dengan penuh semangat.
Tidak sedikit peserta yang juga mengaku bahwa makrab menjadi wadah penting bagi mahasiswa baru untuk saling mengenal lebih dekat, meskipun hanya dalam waktu singkat. Mereka merasa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga sekaligus mempererat hubungan emosional di antara sesama angkatan.
Dengan berakhirnya kegiatan Makrab, diharapkan seluruh mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UMS semakin solid, komunikatif, dan mampu menjaga semangat kebersamaan yang telah terbangun. Lebih dari sekadar agenda tahunan, makrab kali ini menjadi momentum penting yang meneguhkan rasa persaudaraan, menumbuhkan semangat kolaborasi, serta memperkuat identitas mahasiswa sebagai satu keluarga besar yang siap tumbuh bersama.
Kontributor: Brama Firman Ghany