Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Al-Kindi Sang Promotor Awal Filsafat Islam

Ihwanun Nafi' by Ihwanun Nafi'
Maret 18, 2022
in Esai
0
ibn khaldun

Sumber : kompas.com

34
SHARES
198
VIEWS

Langsung saja kita membahas sedikit kehidupan dari seorang Al-Kindi. Bahwa Al-Kindi ini adalah seorang keturunan bangsawan, yang mana dia termasuk keturunan dari Arab kerajaan Kinda (Yaman).

Biografi Al-Kindi

Al-Kindi ini lahir pada tahun 185 H. Dia ini adalah anak atau putra dari seorang Ishak al-Shabbah. Dan ayahnya adalah seorang gubernur di Kufa (Iraq) pada masa pemerintahan dari Khalifah dari Al-Mahdi, Al-Hadi, dan juga pada masa Harun Al-Rasyid.

TulisanTerkait

Refleksi Tahanan Politik Aksi 2025: Menulis untuk Rekan Juang yang Terpenjara

Ketika Prestasi Menjadi Ukuran: Membangun Organisasi Berbasis Meritokrasi

Wacana Digitalisasi Ikatan: Mengapa Satu Data IMM penting?

Pendidikannya Al-Kindi bermula dari di Basrah dan ia melanjutkan di Baghdad menjadi seorang Ilmuwan. Ia sebagai seorang tabib, seorang ahli bintang, dan juga dia adalah seorang filosof. Al-Kindi ini mendapatkan kedudukan yang penting juga tinggi dari Al-Makmum, Al-Muktakim dan juga dari anaknya, yaitu yang bernama Ahmad, bahkan Al-Kindi ini menjadi seorang gurunya.

Al-Kindi ini terjun atau mempunyai peran di ranah filsafat, makanya dia ini dapat tekanan. Bahkan juga permusuhan dari seorang ahli fikih dan atau seorang ahli hadist, yaitu yang bernama Ja’far bin Muhammad al-Balakhy. Ia-lah yang akan menghalangi Al-Kindi dalam mempromosikan filsafat Islam.

Pada masa itu Al-Kindi mengalami perkembangan yang sangat baik, akan pemikiran dia, baik dalam bidang ilmu keislaman, maupun dalam bidang ilmu yang lain. Terutama juga dia ini sering menerjemahkan bahasa asing ke dalam bahasa Arab. Maka dari itu dia ini berperan sangat penting dalam ranah perkembangan pemikiran Islam. Khususnya dalam mempelopori bidang penerjemahan bahasa-bahasa asing ke bahasa arab.

Maka dari itu banyak ilmu yang dalam kajian Al-Kindi khususnya ilmu filsafat, pada waktu itu banyak masalah yang mengarah pada pertentangan. Dalam lingkungan mahdzab dan juga banyak golongan muktazilah serta ajaran Syi’ah yang membanjiri lingkungan pada masa itu. Selanjutnya Al-Kindi ini ada pandangan mengenai filsafat itu seperti apa, dan berikut akan kita jabarkan masalah pandangan filsafat dari Al-Kindi.

Filsafat Menurut Pandangan Al-Kindi

Sebelum masuk kepenjelasan masalah filsafat menurut pandangan Al-Kindi ini. Kita perlu mengetahui mengenai seorang Al-Kindi ini bukan hanya fokus ke filsafat. Tapi, dia adalah seorang pemikir, yang pemikirannya itu brilian yang menjadi dasar pada berbagai bidang ilmu. Seperti fisika, metafisika, epistemologi, etika, dan juga yang akan saya jabarkan itu pada bidng filsafat.

Al-Kindi ini adalah seorang filusuf Islam yang mana dia sangat menginginkan penggabungkan atau ingin mempertemukan antara Agama dan Filsafat. Al-Kindi ini mempunyai gagasan atau pandangan mengenai filsafat dan juga Agama. Dia memandang filsafat itu adalah sebuah ilmu yang mengandung kebenaran atau bisa bermakna filsafat ini adalah ilmu yang tertinggi martabatnya. Sedangkan ia si Al-Kindi ini adalah juga memandang bahwa Agama itu adalah sebuah ilmu kebenaran.

Al-Kindi ini mengatakan bahwa mengenai kebenaran itu tidak ada yang lebih utama dari pada kebenaran itu sendiri. Kalau ada seseorang yang mengingkari filsafat, maka ia akan berpikir dan berargumentasi yang secara tak langsung ia berfilsafat. Itulah gagasan atau pandangan dari Al-Kindi.

Al-Kindi ini mempunyai gagasan. Bahwa gagasan dia ini ditujukan pada Al-Muktasim mengenai filsafat itu seperti apa. Dan Al-Kindi mengatakan bahwa filsafat itu adalah sebuah ilmu yang menurut dia ini adalah sangat penting, tidak bisa ditinggalkan oleh setiap orang yang berpikir.

Jadi kata-kata atau ucapan dari Al-Kindi ini adalah menunjukkan bahwa begitu pentingnya filsafat itu, dan juga ini dia tujukan kepada semua orang yang kalau tidak mau menerima filsafat. Dan bisa dikatakan ditujukan kepada orang yang mengingkari filsafat dan bahkan yang mengatakan bahwa filsafat itu sebagai ilmu kafir, dan menuju kepada jalan kekafiran.

Saya sedikit lagi menjelaskan mengenai pemikiran atau sebuah pandangan Al-Kindi ini, bahwa dia memandang sebuah ilmu filsafat itu dari ranah dalam dan luar. Kalau pandangan dari dalam itu dia berusaha memadukan arti atau pandangannya tentang ilmu filsafat itu mengikuti pendapat filosof besar tentang sebuah arti dari filsafat itu sendiri.

Al-Kindi mengatakan bahwa mengenai definisi filsafat itu menyebutkan dari enam definisi yang bercorak dari Platonisme. Itu yang mempengaruhi pandangannya dari luar. Sedangkan dari luar itu si Al-Kindi itu berusaha memberikan definisi sendiri mengenai filsafat itu seperti apa.

Editor : Izzul Khaq

Terkait

Previous Post

Melalui Diskusi Publik Nasional, PUSKOHIS UIN Raden Mas Said Surakarta Kaji Dan Dukung SE Menteri No. 5 Tahun 2022

Next Post

Dibalik Besarnya Pendapatan Negara terhadap Pita Cukai Rokok

Ihwanun Nafi'

Ihwanun Nafi'

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Next Post
indonesia

Dibalik Besarnya Pendapatan Negara terhadap Pita Cukai Rokok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.