Dalam Pengajian Umum yang diadakan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada hari Jumat (13/3), PP Muhammadiyah mengangkat tema “Virus Corona: Masalah dan Penanganannya”. Pengajian ini dilakukan di Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).
Tema ini diangkat mengingat semakin banyaknya korban virus corona di Indonesia. Salah satu yang menjadi pembicara dalam pengajian ini adalah Drs. Mohammad Agus Samsudin, Ketua MPKU PP Muhammadiyah.
Agus Samsudin memulai pemaparannya dengan berita-berita yang terbaru. Pertama, ia mengamati bahwa nilai dollar sudah menyentuh Rp. 14.900,-. Harga emas turun dari Rp. 763.000,- menjadi Rp. 740.000,-. Perdagangan bursa saham di Jakarta sudah di suspensi 30 menit, karena penurunannya sudah lebih dari 5% dalam waktu yang singkat. Hotel sudah banyak yang kosong. Penerbangan menjadi begitu murah. Hal ini sudah diperkirakan oleh Muhammadiyah, bahwa dampak covid-19 ini akan cukup besar.
2 Langkah Muhammadiyah Melawan Corona
Ketua MPKU PP Muhammadiyah ini menyampaikan bahwa Muhammadiyah akan menjadi bagian dari solusi. Muhammadiyah akan membantu pemerintah supaya bisa segera mengatasi covid-19. Untuk itu, ada 2 hal penting yang akan ia lakukan. Pertama, kesiapan dari tim kesehatan Muhammadiyah. Muhammadiyah melalui MPKU, sebagaimana sudah disampaikan melalui press conference sebelumnya, sudah menyiapkan 20 rumah sakit yang menjadi standar penanganan awal virus corona. Standarisasi ini mengacu kepada Kementerian Kesehatan. Agus bersama tim juga secara aktif melakukan sosialisasi ke seluruh rumah sakit, sosialisasi kepada karyawan, perawat, dan dokter.
baca juga: Agus Taufiqurrahman: Memandang Corona secara Teologi
Kedua, public health (kesehatan masyarakat). Bagaimana MPKU dapat mengedukasi warga Muhammadiyah, pimpinan Muhammadiyah, amal usaha Muhammadiyah (AUM), maupun seluruh masyarakat Indonesia. Karena, kalau sudah terpapar, apa boleh buat, harus masuk karantina. Namun, kalau belum, harus mencegah sedini mungkin. Dan pencegahan inilah yang menjadi bagian penting.
Menurut Agus, Penanganan secara umum sebenarnya menghabiskan biaya yang cukup besar. Karena seluruh peralatan dibutuhkan. Lebih-lebih peralatan yang sekali pakai. Harga hand sanitizer sudah naik. Yang terjadi sekarang adalah botol sanitizer sudah mulai sulit dicari dan pabrik tidak cukup memenuhi kebutuhan pasar, karena semua orang ingin memilki. Namun, yang penting adalah bagaimana kita mencari solusi-solusi kreatif yang diharapkan bisa menjadi bagian yang bermanfaat.
Oleh karena itu, Agus berharap ada keterlibatan dari semua pihak. Maka, akan ada intruksi dan petunjuk-petunjuk dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mengurangi penyebaran virus corona ini. Sehingga, dampak dari covid-19 ini tidak meluas. Kami berharap dukungan terhadap tim yang telah dibuat.
Sebagai penutup, Agus Samsudin berharap agar langkah ini mampu menjadi amal kebaikan bagi Muhammadiyah beserta seluruh orang yang ada di dalamnya. Ia mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bahu-membahu menyelesaikan masalah ini secara bersama-sama.
redaktur: Yusuf R Yanuri