KALIMAHSAWA.ID, KEDIRI – Empat mahasiswa Praktikum Pengkajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (PPIAT) UIN Syekh Wasil Kediri menggelar pendampingan intensif bagi 21 siswa MTs Miftahul Huda Kandat. Program pembinaan yang berlangsung sejak 14 September hingga 23 Oktober 2026 di MTs Miftahul Huda, Jalan Raya 113 Ngreco, Kandat, Kediri ini difokuskan untuk mematangkan kesiapan fisik, teknis, dan mental siswa menuju ajang Aksioma dan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) 2026. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan PPIAT sekaligus bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan potensi dan bakat peserta didik di lingkungan madrasah.
Rangkaian kompetisi akan diawali dengan Ajang Kreasi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) tingkat koordinator wilayah/kecamatan pada 31 Oktober 2026 di MTs Al Fajar Kandat, yang diselenggarakan oleh Badan Kerja Madrasah Swasta (BKMS). Setelah itu, kontingen madrasah akan melanjutkan perjuangan pada Porseni tingkat Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Kediri Selatan naungan Kementerian Agama yang dijadwalkan pada 16 November 2026. Kepala MTs Miftahul Huda, Hj. Ika Tauhidah, S.Ag., menyampaikan bahwa pihak sekolah memplot 21 siswa pilihan untuk berlaga pada cabang seni, meliputi Islamic Singer, tahfiz, tilawah, kaligrafi, pidato bahasa Arab, pidato bahasa Inggris, dan pidato bahasa Indonesia, serta cabang olahraga yang mencakup catur, lari 100 meter, lari 400 meter, dan bulu tangkis tunggal putra maupun putri.
Tim mahasiswa PPIAT yang diterjunkan terdiri dari Yuyun Setya Ningrum, Khoirun Nisak, Syahru Nada Fadila Sandy, dan Rizki Mangku Alam Rahmatullah. Pembagian tugas bimbingan dilakukan secara terstruktur, di mana Rizki Mangku Alam Rahmatullah mengawal cabang tahfiz, kaligrafi, dan tilawah; Khoirun Nisak mendampingi cabang pidato bahasa Inggris dan Islamic Singer; Syahru Nada Fadila Sandy mengawal cabang pidato bahasa Indonesia; serta Yuyun Setya Ningrum mendampingi cabang pidato bahasa Arab dan pidato bahasa Indonesia. Latihan dilaksanakan rutin setiap hari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB usai jam istirahat di Laboratorium Komputer MTs Miftahul Huda, di mana mahasiswa mendampingi siswa secara personal melalui pendalaman materi dari guru pembina, latihan teknis, olah vokal, penguatan gestur, hingga simulasi tampil.
Kehadiran tim PPIAT UIN Syekh Wasil Kediri mendapat sambutan hangat dari pihak madrasah, terutama di tengah padatnya agenda internal sekolah seperti Asesmen Kompetensi Guru dan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah. Hj. Ika Tauhidah, S.Ag., selaku pembina MTS Miftahul Huda mengungkapkan rasa syukurnya dengan kehadiran mahasiswa PPIAT UIN Syekh Wasil Kediri. Menurutnya, kehadiran mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri dapat membantu agenda sekolah.
“Persiapan perlombaan yang berjalan bersamaan dengan sejumlah agenda padat madrasah dapat terbantu, sehingga pembinaan siswa dapat dilakukan lebih intensif dan siswa yang sebelumnya pendiam pun mulai berani menunjukkan kepercayaan diri,” ujarnya.
Dalam ajang ini, madrasah menargetkan capaian prestasi tinggi, di antaranya target Juara 1 pada cabang pidato bahasa Arab dan cabang olahraga, serta minimal Juara 2 untuk cabang seni lainnya. Rizki Mangku Alam Rahmatullah, menegaskan bahwa selain penguatan materi, pembentukan mental bertanding menjadi pilar utama bimbingan agar siswa tampil percaya diri di atas panggung.
“Kami juga menguatkan mental mereka, agar ketika perfrom mereka tidak ragu,” jelasnya.
Melalui sinergi yang terjalin erat ini, Kepala MTs Miftahul Huda berharap kerja sama program PPIAT UIN Syekh Wasil Kediri dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang untuk menghadirkan variasi metode pembelajaran yang berdampak positif bagi perkembangan peserta didik.
Kontributor: Yuyun Setya Ningrum
Editor: Dian Yasmina Fajri