KALIMAHSAWA.ID, Surakarta – Pada perkuliahan Bahasa Inggris di Pondok Shabran, Kamis (11/9), Ustadz Muhammad Andhim, S.Pd., M.Pd., salah satu pembina Pondok Shabran Timur, menghadirkan suasana belajar yang asyik dan interaktif bagi para mahasantri. Dengan metode komunikatif, Ustadz Andhim berhasil mengemas materi yang biasanya terasa rumit menjadi lebih mudah dipahami dan diterima, sehingga para mahasantri tampak antusias mengikuti jalannya pembelajaran.
Pembelajaran Bahasa Inggris yang kerap dianggap kaku oleh sebagian mahasiswa, berubah menjadi kegiatan menyenangkan di tangan Ustadz Andhim. Ia memulai penjelasan dari materi dasar seperti penggunaan to be, tenses, dan konsep sederhana lainnya. Selain itu, ia juga menerapkan metode pembelajaran partisipatif, yaitu tidak hanya menjelaskan materi, tetapi mengajak mahasantri langsung mempraktikkannya bersama.

Para mahasantri pun mengaku sangat terbantu dengan metode belajar yang diterapkan.
“Pembelajaran yang diterapkan Ustadz Andhim sangat cocok bagi seseorang yang ingin belajar Bahasa Inggris dari nol,” ujar Muhammad Fahri, salah satu mahasantri.
Salah seorang mahasantri juga ikut berkomentar,
“Sangat menyenangkan ketika belajar Bahasa Inggris bersama Ustadz Andhim. Ada gaya tersendiri yang membuat saya tidak bosan ataupun mengantuk.”
Kehadiran Ustadz Andhim di tengah mahasantri membuktikan bahwa Bahasa Inggris tidak harus dipelajari dengan cara kaku dan rumit. Sebaliknya, bahasa internasional ini dapat dikuasai dengan metode yang menyenangkan, ringan, dan mudah dipahami. Dengan demikian, mempelajari Bahasa Inggris tidak lagi menjadi momok yang menakutkan, melainkan wahana yang menggembirakan untuk meningkatkan keterampilan berbahasa para mahasantri.
Kontributor: M Faozan Syifaur Rahman