KALIMAHSAWA.ID, Surakarta – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Hajjah Nuriah Shobron menggelar Masa Ta’aruf (Masta) IMM pada 21–22 Agustus 2025 di Gedung Griya Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Masta tahun ini menghadirkan suasana berbeda. Pasalnya, kegiatan yang sempat vakum puluhan tahun itu kembali diramaikan oleh calon immawan dan immawati baru dari Pondok Shobron.
Dalam rangkaian kegiatan, peserta mendapatkan materi seputar Kemuhammadiyahan, keshobronan, ke-IMM-an, hingga keorganisasian. Sejumlah pemateri dihadirkan, antara lain Sekretaris Direktur Pondok Shobron, Ustaz Muk Andhim, S.Pd., M.Pd., Alumni Shobron 2023 sekaligus Mudir Pondok Qursains Muhammadiyah Ustaz Rahmat Baulora, M.Pd., Ketua Umum IMM Cabang Sukoharjo Anas Asy’ari Nasuha, S.H., dan Ketua Umum PK IMM Pondok Shobron Muhammad Fikri Azka. Masing-masing pemateri memberikan sudut pandang yang berbeda, sehingga memunculkan pemahaman baru bagi para calon kader IMM.
Tidak hanya berisi materi, para peserta juga diperkenalkan dengan budaya diskusi yang selama ini melekat di Komisariat Pondok Shobron. Pada sesi penutup, peserta bahkan diberi kesempatan untuk berdebat.
Suasana hangat berubah menjadi meriah saat dua kelompok calon immawan dan immawati saling adu argumen cukup intens. Euforia itu disambut antusias, karena dianggap sebagai latihan berpikir kritis sekaligus melatih keberanian menyampaikan pendapat.
“Terima kasih kepada panitia atas bimbingan dan tekanan untuk aktif dalam diskusi. Dari sini saya mendapat pengalaman baru yang sangat berharga,” ujar Aisyah Hebbah, salah satu peserta yang mewakili calon immawati.
Hal senada juga disampaikan Affiq, perwakilan calon immawan. Ia mengapresiasi suasana kondusif selama kegiatan berlangsung.
“Pengalaman berdiskusi dan berdebat ini menjadi bekal sekaligus privilege bagi saya ke depan,” ucapnya. Ia juga berpesan agar peserta senantiasa meningkatkan kualitas ibadah sebagai bekal kader IMM maupun Muhammadiyah.
Pesan untuk Menjaga Silaturahim
Menutup acara, Immawan Pemas, Kepala Bidang Organisasi IMM Shobron, berpesan agar calon immawan dan immawati menjaga silaturahim dengan alumni Pondok Shobron, khususnya immawati yang sudah lama terputus.
Sementara itu, Ketua Umum PK IMM Pondok Shobron, Fikri Azka, mengingatkan peserta untuk menata niat awal dalam menuntut ilmu di Shobron.
“Dengan begitu, para kader IMM dapat mengendalikan diri dan menyesuaikan dengan kultur kehidupan kampus,” tuturnya.
Kegiatan Masta IMM Pondok Hajjah Nuriah Shobron tahun ini pun ditutup dengan penuh semangat, meninggalkan kesan mendalam bagi para calon immawan dan immawati yang siap melanjutkan estafet perjuangan organisasi.
Penulis: Ahmad Muwaffiqul Choir