Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Muhammadiyah Kecam Pembakaran Al-Qur’an di Norwegia & Swedia

RedaksiKS by RedaksiKS
September 2, 2020
in Report
0
Jihad muhammadiyah
16
SHARES
93
VIEWS

Kalimahsawa.id – Serangkaian demonstrasi anti muslim yang berujung kerusuhan dan bahkan pembakaran kitab suci Al-Qur’an terjadi di Swedia dan Norwegia akhir pekan kemarin. Aksi ini disebut karena meningkatnya sentimen anti imigran asal Timur Tengah.

Sebagaimana yang dilansir dari Suara Muhammadiyah, Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengecam keras tindakan pembakaran Al-Qur’an dan penghinaan kepada Nabi Muhammad yang dilakukan kelompok orang yang menamakan diri Stop Islamization of Norway (SIAN) di dekat parlemen Norwegia pada Sabtu (29/8). Sementara dalam demo di Swedia, Al-Qur’an dirobek dan diludahi salah seorang demonstran.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

“Aksi demonstrasi anti-Islam di Norwegia yang berakhir ricuh itu menunjukkan sikap Islamofobia yang sangat buruk di era modern yang semestinya menjunjung tinggi perbedaan agama, ras, suku bangsa, dan golongan apapun,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Selasa (1/9).

Hal ini terlihat ironi. Apalagi aksi tersebut dilakukan di negara yang dikenal paling toleran. Terlebih, Swedia merupakan negara asal Alfred Nobel yang memberikan penghargaan kepada pihak yang berkontribusi menjaga perdamaian.

PP Muhammadiyah menghargai negara-negara Islam dan pihak lain yang menyampaikan protes atas tindakan anarkis tersebut. “Meski begitu, Muhammadiyah mengimbau agar umat Muslim tidak terpancing dan menjunjung tinggi perdamaian,” ujar Haedar Nashir.

Muhammadiyah menghimbau dan mengajak kepada masyarakat muslim di dunia Islam, khususnya di Indonesia agar tetap tenang dan dewasa dalam menyikapi peristiwa di Norwegia itu secara damai, proporsional, dan elegan. Seraya menghindari reaksi berlebihan dan tindakan yang tidak mencerminkan karakter Islam yang menjunjung tinggi perdamaian dan misi rahmatan lil-‘alamin.

Selengkapnya baca disini.

Terkait

Tags: Muhammadiyahnorwegiapembakaran alquranswedia
Previous Post

Relasi Film Tilik dengan Demokrasi

Next Post

Pengukuhan Profesor, Abdul Mu’ti Sampaikan Empat Arah Pembaruan PAI Pluralistis

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Abdul Mu'ti: PAI Pluralistis

Pengukuhan Profesor, Abdul Mu'ti Sampaikan Empat Arah Pembaruan PAI Pluralistis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.