Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Khutbah Jumat: Empat Keuntungan Sabar

Erlan Dwi Cahyo by Erlan Dwi Cahyo
Juni 28, 2020
in Khutbah
0
kebesaran masjid bukanlah tanda kebangkitan islam

kalimahsawa.id

75
SHARES
443
VIEWS

إِنّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه

اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيّدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.

TulisanTerkait

Tuntunan yang Tidak Dituntunkan

KH. AM. Mustain Nasoha sampaikan Lima Perkara Penting Pasca Ramadhan dalam Khutbah Idul Fitri di Masjid Agung Surakarta 2025

Kemenangan Pasca Bulan Ramadhan

يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Puji syukur marilah kita panjatkan pada Allah SwT atas segala nikmat-Nya yang telah dikaruniakan pada manusia, sehingga tanpa disadari telah banyak nikmat-nikmat yang telah diberikan-Nya sampai sampai manusia lupa dalam menghitung nikmat tersebut. Oleh karena itu alangkah baiknya khatib mengingatkan pada diri pribadi dan juga jamaah sekalin untuk meningkatkan iman taqwa  sebagai wujud rasa syaukur atas segala nikmat dan karunia-Nya.

Shalawat serta salam senantiasa kita haturkan pada junjungan Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya, sahabatnya, dan juga umat Islam yang berpegang teguh pada sunnah-sunnahnya.

Hadirin jamaah Jum’at rahimakumullah

Bila kita melihat sebuah realitas hari ini, maka kita akan melihat sebuah kecemasan esok hari. Tak bisa kita pungkiri bahwa sebuah ujian yang kita hadapi saat ini merupakan sebuah fenomena maupun bukti ayat – ayat illahi, Siapa kira covid-19 bisa menjadikan semua orang merasa cemas. Lantas bagaimana realita saat ini bila kita lihat dari segi agama Islam? Apakah hal ini sebagai musibah manusia, atau hal ini ujian bagi semua manusia?

****

Jamaah Jum’at rahimakumullah, kehidupan akan selalu mengalami dinamika yang berubah-ubah sepanjang zaman. Namun, kita harus kembali kepada Alqur’an sebagai salah satu hukum, aturan, dan solusi bagi setiap orang yang mau mengamalkannya. Lantas solusi apa yang ada dalam Islam bila kita melihat realita saat ini?

Orang akan mengatakan bahwa sabar bisa menjadi solusi. Dalam surat al-Baqoroh ayat 153 Allah berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”

Sebuah kesabaran dalam Islam merupakan solusi dari masalah sebelum seseorang beribadah kepada Allah. Orang yang tidak memilki kesabaran dalam dirinya, apabila ia dihadapkan sebuah masalah maka otomatis orang tersebut akan mengalami kecemasan berkepanjangan. Inilah sebuah konsep Islam yang jarang orang mengamalkan pada saat situasi darurat.

Dalam agama, perilaku sabar dianggap mencerminkan akhlak yang baik yang dimiliki seseorang. Karena dengan sabar tersebut ia mampu menahan diri dari rasa amarah dalam menghadapi suatau masalah. Sabar dapat memberikan empat hal yang jarang kita pahami secara rasional. Pada kesempatan khutbah jumat kali ini, ada empat keuntungan sabar yang akan kami jelaskan, antara lain:

Pertama, Pengendalian Diri

Dalam Islam, pengendalian diri merupakan salah satu konsep sabar. Seseorang akan berusaha mengatur dirinya sendiri sedemikian rupa untuk tetap menjaga kebaikan. Misalnya, seseorang akan menelaah apa yang sebenarnya sedang terjadi dan tidak serta merta melakukan hal yang ceroboh. Hal ini bila diimplementasikan dalam keaadan saat ini akan memberikan seseorang kontrol secara otomatis.

Kedua, Bertahan dalam Situasi yang Sulit

Sabar juga memiliki pengertian sebagai sikap bertahan dalam situasi yang sulit. Ketika seseorang berada di titik terendah dalam hidupnya, ia akan kesulitan untuk menerima hal tersebut. Namun dengan adanya sikap sabar, ia akan berusaha untuk bertahan dari segala macam kesulitan yang ada. Hal ini mampu memaksa setiap individu untuk bertahan dalam rumah masing – masing.

Dalam surat At-Tahrim ayat 6 Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”.

Dalam ayat ini bisa kita pahami, bahwa mengatur keluarga merupakan sebuah aset dalam menjaga diri sendiri maupun orang yang kita sayangi. Bila kesabaran ini ditempuh dengan cinta dalam keluarga maka aka nada sebuah motivasi saling mengigatkan kesabaran dan kebaikan.

Ketiga, Berpikir Lebih Panjang

Sabar juga mampu membuat seseorang untuk berpikir lebih panjang lagi. Apa yang sedang dia hadapi ia renungkan terlebih dahulu dan memikirkannya dengan pikiran logis. Seseorang bisa membangun pikiran yang positif dengan adanya sikap semacam ini. Ia tidak mudah cepat menarik kesimpulan dan berusaha mengambil penilaian netral terlebih dahulu. Kadang-kadang, kesimpulan yang diambil dari penilaian subjektif banyak dipengaruhi oleh emosi sehingga menjadi kesimpulan atau keputusan yang kurang bijak. Dalam surat Al–Baqarah ayat 45 disebutkan sebuah solusi yang artinya berbunyi:

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu” (QS Al-Baqarah ayat 45).

Keempat, Menumbuhkan Sikap Gigih

Kesabaran juga akan menumbuhkan sikap gigih. Gigih di sini tentu saja memiliki arti sebagai perilaku yang tidak mudah putus asa. Seseorang akan menjadi lebih cepat untuk bangkit dan mengupayakan segala hal untuk bisa memperbaiki keadaan sulit yang tengah dihadapi. Sikap semacam ini biasanya akan membuat seseorang menjadi pribadi yang lebih tangguh.

Sabar dalam berjuang saat ini meruapakan salah satu hal yang harus kita hadirkan dalam perjuangan kita. Jihad tidak berarti harus memanggul senjata di atas pundak, tetapi jihad itu adalah sungguh-sungguh dalam menghadapi musuh maupun cobaan. Adapun musuh itu sendiri banyak macamnya.  Seperti hawa nafsu, sifat malas, kebodohan, dan keterbelakangan maupun diri kita sendiri. Ada kalanya musuh itu datang dari dalam dan dari luar diri.

Dibutuhkan tingkat kesabaran ketika menghadapi berbagai musuh yang dapat mengikis semangat perjuangan. Maka, mari kita perbaiki diri kita untuk bersabar dalam ujian.

Hadirin jamaah Jum’at rahimakumullah

Itulah keemmpat uraian mengenai kesabaran. Semoga kita bisa menerapkan sikap sabar tersebut dalam setiap sendi kehidupan dan segala aktivitas kita, sehingga kesuksesan dunia akan segera terwujud dan juga akhirat kelak amiin.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ,

وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ,

وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah kedua

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛

اَللَّهُـمَّ إِنيِّ أَعوُذُ بِكَ مِنْ عَذاَبِ جَهَنَّمَ،وَمِنْ عَذاَبِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْـنَةِ الْمَحْياَ وَالْمَماَتِ وَمِنْ فِتْـنَةِ الْمَسيِحِ الدَّجاَِ

Hadirin jamaah Jum’at rahimakumullah

Betapa pentingnya sabar bagi kita dan sangat besar peranannya dalam mencapai kesuksesan dalam berusaha maupun dalam beribadah. Maka, marilah kita tingkatkan kualitas sabar dalam rangka menuju keberhasilan hidup di dunia maupun di akhirat. Dalam khutbah jumat pertama tadi, empat keuntungan sabar menjadi penting untuk diperhatikan.

baca juga: Kekuatan Saling Mendoakan Sesama Muslim

Jangan mudah putus asa karena putus asa adalah suatu yang dibenci oleh Allah dan kelak akan membawa kehancuran hidup. Terlebih di zaman sekarang dimana tantangan dan rintangan hidup semakin berat. Insya-Allah seberat apapun cobaan yang menimpa diri kita akan mudah diatasi. Semoga kita termasuk orang yang sabar dan sukses. Cukup sekian khutbah jumat tentang empat keuntungan sabar ini. Mohon maaf jika ada salah.

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَرَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْ كُلِّ صَحَابَةِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ

اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ.

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ

وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

editor: Yusuf R Y

Terkait

Tags: khutbah jumatSabar
Previous Post

Kekuatan Saling Mendoakan Sesama Muslim

Next Post

Bernegara Tanpa Haluan

Erlan Dwi Cahyo

Erlan Dwi Cahyo

Mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Next Post
indonesia

Bernegara Tanpa Haluan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.