Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Dari Groundbreaking hingga 93 Persen Rampung, Wamendikdasmen Tinjau Pembangunan Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

RedaksiKS by RedaksiKS
Agustus 3, 2026
in Report
0
Dari Groundbreaking hingga 93 Persen Rampung, Wamendikdasmen Tinjau Pembangunan Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS
9
SHARES
51
VIEWS

KALIMAHSAWA.ID, Surakarta, 1 Agustus 2026 – Sebelum menghadiri agenda UMS Alumni Award yang akan digelar pada Sabtu (1/8) malam di Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menyempatkan mampir ke Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS untuk bersilaturahmi serta meninjau progres pembangunan gedung baru pondok yang kini telah mencapai sekitar 93 persen.

Dalam kunjungan silaturahmi tersebut Fajar disambut oleh rektor UMS, para wakil rektor, pimpinan dan pengasuh Pondok Shabran.Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kunjungan tersebut. Setibanya di Pondok Shabran, Fajar Riza Ul Haq bersama istri bersilaturahmi di kantor pondok. Selanjutnya, rombongan meninjau pembangunan gedung baru, berfoto bersama, dan diakhiri dengan penyampaian pesan serta kesan.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

Dalam kesempatan tersebut, Fajar Riza Ul Haq menyampaikan bahwa dirinya memang sengaja menyempatkan datang untuk melihat perkembangan Pondok Shabran, tempat yang memiliki arti penting dalam perjalanan pendidikannya. Lalu ia berharap kehadiran gedung baru mampu menjadi penyemangat bagi penguatan kaderisasi Muhammadiyah.

“Semoga dengan bangunan baru ini, semangat kaderisasi semakin meningkat dan semakin meluas penyebarannya, baik di dalam ranah universitas maupun persyarikatan Muhammadiyah. Pembangunan ini juga menunjukkan bahwa UMS tidak melupakan Pondok Shabran sebagai akar perkaderannya,” ujarnya.

Menurutnya, di tengah semakin banyaknya perguruan tinggi yang memiliki pesantren mahasiswa, Pondok Hajjah Nuriyah Shabran perlu terus menghadirkan nilai tambah dan karakter pembeda agar tetap menjadi pusat kaderisasi Muhammadiyah yang unggul. Dengan fasilitas yang semakin unggul, ia optimistis minat calon mahasiswa untuk bergabung dan menjalani proses perkaderan di Pondok Shabran akan terus meningkat.

Kunjungan ini juga menjadi penanda perkembangan signifikan pembangunan Pondok Hajjah Nuriyah Shabran. Sebelumnya, kunjungan terakhir Fajar Riza Ul Haq ke pondok dilakukan saat prosesi groundbreaking dan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru pada Oktober 2025 lalu. Pada kunjungan kali ini, ia menyaksikan langsung bahwa pembangunan telah mencapai sekitar 93 persen dan memasuki tahap akhir penyelesaian, sebagai bagian dari upaya memperkuat fasilitas serta ekosistem kaderisasi Muhammadiyah di lingkungan UMS.

“Saya berharap peresmian gedung baru nantinya dapat dilakukan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir.” Ucap Fajar dalam penyampaian kesan dan pesannya setelah berkeliling di sekitar gedung baru Pondok Shabran.

Kontributor dan Editor: Astyra Gita Kinanti

Terkait

Tags: KADERISASIKemendikbudMuhammadiyahpendidikanPondok Shabran UMS
Previous Post

Analisis Cinta Platonik dalam Novel Sayap-Sayap Patah

Next Post

Amor Fati: Ketika Mencintai Takdir Menjadi Bentuk Tertinggi dari Kebebasan Jiwa

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Amor Fati: Ketika Mencintai Takdir Menjadi Bentuk Tertinggi dari Kebebasan Jiwa

Amor Fati: Ketika Mencintai Takdir Menjadi Bentuk Tertinggi dari Kebebasan Jiwa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.