KALIMAHSAWA.ID, SURAKARTA – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMP PAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking bertajuk “Speak Up to Stand Out: Berani Bicara, Berani Beraksi”. Bertempat di Ruang A305 Gedung Fakultas Agama Islam (FAI), pada Ahad, 17 Mei 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan sebagai upaya dalam mengeliminasi penurunan keberanian dan kemampuan berkomunikasi di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus dan staf HMP PAI 2026. Pelatihan Public Speaking ini merupakan salah satu program kerja dari Bidang Kaderisasi. Bertujuan untuk membekali seluruh jajaran anggota HMP PAI dengan keterampilan berbicara di depan umum atau di lingkungan masyarakat, sehingga mampu tumbuh menjadi pembicara yang memberikan dampak positif.
Ketua Panitia, Atika Hasna Ifana menyampaikan bahwa era sekarang masih banyak mahasiswa yang merasa “demam panggung” saat harus menjadi orator, moderator atau sekedar berbicara di dalam forum rapat.
“Melihat fenomena saat ini, maka pelatihan ini dirancang sebagai wadah bersama untuk membangun mentalitas dan menguasai hal-hal teknis dalam berkomunikasi,” jelasnya, Kamis (21/5).
Senada dengan itu, Zahra Dian Octava selaku Pimpinan Umum HMP PAI menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga dapat membangun keberanian dan kepercayaan diri.
Menurutnya, keterampilan berbicara di depan umum pada zaman sekarang bukan lagi sekedar nilai tambah, melainkan sudah menjadi sebuah kebutuhan penting.
“Retorika berbicara harus dimiliki oleh semua orang, agar dapat berkomunikasi dengan efektif atau dapat menyampaikan gagasan-gagasanya kepada orang lain dengan baik,”.

Memasuki sesi materi, dipandu langsung oleh Aina Syifa Mufidatuz Zahro selaku moderator, dengan mendatangkan narasumber Zaky Mohammad Rizwar General Manager of Rapma FM UMS.
Mengawali materinya, Zaky membagikan materi intensif terkait cara membangun self-confidence dan menguasai teknis dalam public speaking. Ia menjelaskan secara detail mengenai metode membangun rasa percaya diri, pentingnya mengenali audiens sebelum berbicara, penggunaan body language yang baik serta hal-hal yang harus dihindari hingga cara menyusun alur komunikasi yang baik.
“Dalam public speaking, rasa percaya diri menjadi kunci utama untuk menyampaikan segala ide atau gagasan yang kita miliki,” paparnya.
Lebih lanjuti, Zaky menekankan bahwa public speaking bukan soal yang siapa yang paling hebat bicara, tapi siapa yang mau belajar, mau latihan dan berani mencoba.
“Jangan pernah minder untuk mencoba hal baru, tanamkan jiwa pejuang, agar pantang mundur di setiap kegagalan,” tutupnya.
Selanjutnya, kegiatan ini dilanjutkan dengan praktek public speaking secara langsung di kalangan internal HMP PAI UMS, sebagai bentuk aktualisasi dari teori-teori yang dipaparkan pemateri. Para peserta diberikan topik-topik pilihan yang mencangkup isu-isu terkini, yang kemudian dipaparkan perseorangan di depan pengurus HMP PAI UMS.
Kontributor: Tika
Editor: Ahmad Muwaffiqul Choir