KALIMAHSAWA.ID – Sukoharjo, Ahad 8 Maret 2026 M bertepatan dengan 19 Ramadan 1447 H, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Pondok kembali menyelenggarakan kajian sekaligus berbagi 160 paket bingkisan Ramadan untuk para dhuafa, yatim, difabel serta guru dan karyawan PAUD ‘Aisyiyah. Kegiatan bertempat di Masjid Al-Amin Temulus, Pondok, Grogol. Kegiatan rutin tahunan ini diselenggarakan untuk merawat dan mempererat jalinan ukhuwah islamiah di keluarga Biologis maupun keluarga besar ideologis di akar rumput. Acara ini bertajuk “Membumi Akhlakul Karimah di kehidupan sehari-hari.”
Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh ananda Suci Wahyuning Tyas dan pembacaan sari tilawah oleh ananda Sya Hasna Aqila Nura Dienina. yang merupakan dua santriwati Panti Asuhan Yatim Putri ‘Aisyiyah Grogol.
Drs. Mugiono selaku Kepala Desa Pondok dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah atas segala kegiatan yang sangat positif. Beliau berharap dengan adanya gerakan ‘Aisyiyah, Desa Pondok akan semakin maju dan berkembang dengan baik.
Sambutan kedua oleh Ketua Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Pondok, Ziadah, S.Pd. beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya kegiatan seremonial, melainkan pesan nyata yang mendalam bagi anak-anak maupun para jama’ah bahwa :
- menjadi muslim yang baik mempunyai kepedulian sosial yang kuat.
- Tangan di atas lebih baik daripada tangan dibawah.
- Kebaikan sejati di temukan ketika kita mampu meringankan beban orang lain.
- Melalui berbagi ini kita mengajar kepada anak-anak dan para jama’ah tentang arti Surat Al-Maun yang menjadi ruh perjuangan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Acara ini terselenggara atas kolaborasi Majelis Tabligh dan Ketarjihan ( MTK ) bersama Majelis Kesejahteraan Sosial Ranting ‘Aisyiyah Pondok.

Pada acara inti, Ustadz Abu Syafiq Al-Madani sebagai narasumber menyampaikan dasar akhlak mulia dalam Islam, yang diperuntukkan bagi umat muslim maupun seluruh umat manusia (sebagai rahmatan lil ‘alamin), berakar pada prinsip-prinsip yang kokoh, baik secara normatif (sumber ajaran) maupun pilar perilakunya.
“Bulan Ramadan kita jadikan momentum untuk menggelorakan kembali semangat untuk membumikan Akhlakul Karimah dalam kehidupan sehari-hari dengan meneladani Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam.” Ucapnya dalam penyampaian materi.
Beliau juga menyampaikan bahwa dasar tertinggi akhlak Islam bukanlah pandangan manusia yang berubah-ubah, melainkan wahyu yang turun langsung dari Allah SWT (Al-Qur’an) dan panduan Nabi Rasulullah SAW (Sunnah). Islam mengajarkan bahwa akhlak yang baik adalah cerminan takwa, dan Rasulullah SAW diutus khusus untuk menyempurnakan akhlak. sebagaimana yang disampaikan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Sebagai closing statement, pemateri berpesan, “Ramadan adalah momentum refleksi dan perbaikan diri (muhasabah) untuk menjadi pribadi lebih baik dari hari sebelumnya”.
Acara diakhiri dengan doa bersama semoga bulan Ramadan ini mendapatkan Rahmat, ampunan Nya serta terbebas dari api neraka.
dan kelak Allah pertemukan kita di Surga – Nya.
Editor: Astyra Gita Kinanti