Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Kopdar Akbar SUMU 2026: Strategi Iklan Digital Cerdas Jadi Kunci Transformasi Bisnis Muhammadiyah

AdminKS by AdminKS
Februari 3, 2026
in Report
0
Kopdar Akbar SUMU 2026: Strategi Iklan Digital Cerdas Jadi Kunci Transformasi Bisnis Muhammadiyah
9
SHARES
54
VIEWS

KALIMAHSAWA.ID, YOGYAKARTA (1/2/26) — Tantangan dunia periklanan digital kian kompleks seiring meningkatnya persaingan dan perubahan perilaku pasar yang sangat cepat. Banyak pelaku bisnis mengeluhkan anggaran iklan yang terus terkuras tanpa hasil signifikan. Kondisi ini mendorong lahirnya pendekatan baru dalam pengelolaan iklan digital yang lebih adaptif dan efisien.

Senior Internet Marketers, Rohmat Rizky Saputra, dalam Kopdar Akbar SUMU 2026 pada sesi Workshop bertemakan “Demo Tools untuk Mempermudah di Meta dan dapatkan Produk Winning” menilai bahwa masalah utama iklan digital saat ini bukan semata pada besaran anggaran, melainkan pada sistem dan strategi yang masih dijalankan secara manual.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

“Saat ini kita hidup di era perang iklan. Kalau masih mengandalkan cara manual, pelaku bisnis akan terus tertinggal karena sistem tersebut lambat merespons perubahan pasar,” ujarnya.

Menurut Rizky, iklan manual memiliki banyak keterbatasan, mulai dari ketergantungan pada input manusia, kesalahan analisis data, hingga kesulitan membaca tren secara real time. Hal inilah yang membuat banyak pengiklan mengalami boncos iklan berkepanjangan, kelelahan mental, serta stagnasi penjualan.

Sebagai solusi, Rohmat memperkenalkan SPENDLY.ID, sebuah sistem iklan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang bukan sekadar sebagai tools, melainkan sebagai sistem berpikir untuk iklan.

“SPENDLY.ID bukan hanya menjalankan perintah, tapi mampu mengamati pasar, berpikir strategis, mengambil keputusan, bertindak cepat, dan belajar dari setiap hasil iklan,” jelasnya.

Rizky menambahkan, sistem kerja SPENDLY.ID berjalan dalam satu siklus cerdas yang berkelanjutan, mulai dari observasi pasar, analisis strategi, pengambilan keputusan, hingga evaluasi otomatis. Dengan mekanisme tersebut, iklan dapat terus dioptimalkan tanpa harus dipantau setiap saat oleh manusia.

“Dengan sistem ini, pelaku bisnis bisa lebih fokus pada pengembangan usaha dan strategi besar, sementara detail teknis iklan ditangani oleh AI secara konsisten,” katanya.

Implementasi SPENDLY.ID disebut mampu meningkatkan efisiensi waktu, ketepatan targeting, serta optimalisasi return on investment (ROI). Selain itu, sistem ini memungkinkan bisnis untuk melakukan scale up tanpa batas mengikuti pertumbuhan usaha.

Rizky menegaskan bahwa di era digital saat ini, yang bertahan bukanlah yang paling rajin mengelola iklan secara manual, melainkan mereka yang paling cepat beradaptasi dengan perubahan teknologi.

“Transformasi iklan bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan,” pungkasnya.

[Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah/Soleh]

Terkait

Tags: MuhammadiyahPeradabanSERIKAT USAHA MUHAMMADIYAH
Previous Post

Langkah Nyata Ilham Taufiq: Dorong Pengusaha Muhammadiyah Raih Rp1 Miliar Pertama

Next Post

Jebakan Makanan Beracun yang di Bungkus Klaim Sehat

AdminKS

AdminKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Jebakan Makanan Beracun yang di Bungkus Klaim Sehat

Jebakan Makanan Beracun yang di Bungkus Klaim Sehat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.