Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Langkah Nyata Ilham Taufiq: Dorong Pengusaha Muhammadiyah Raih Rp1 Miliar Pertama

AdminKS by AdminKS
Februari 3, 2026
in Report
0
Langkah Nyata Ilham Taufiq: Dorong Pengusaha Muhammadiyah Raih Rp1 Miliar Pertama
11
SHARES
65
VIEWS

KALIMAHSAWA.ID, YOGYAKARTA — Praktisi internet marketers dan startup builder, Ilham Taufiq, mendorong para pengusaha yang tergabung dalam Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) untuk meraih omzet Rp1 miliar pertama melalui pemanfaatan social commerce (soscom) yang terstruktur dan berkelanjutan.

Ajakan tersebut disampaikan Ilham yang juga menjabat sebagai Koordinator Nasional Serikat IMERS Muhammadiyah dalam sesi workshop bertajuk “Framework & Strategy Social Commerce” pada rangkaian Kopdar Akbar SUMU 2026 di Graha Kinasih Kaliurang, Yogyakarta, 31 Januari–1 Februari 2026.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

Dalam paparannya, Ilham membagikan kerangka kerja praktis bagi pelaku bisnis digital agar mampu membangun usaha yang tidak hanya bertumbuh cepat, tetapi juga memiliki fondasi yang kokoh hingga mencapai skala miliaran rupiah. Materi tersebut disusun berdasarkan pengalaman lapangan serta pemetaan karakteristik pelaku Internet Marketing dan E-Commerce Social (IMERS) di Indonesia.

Ia menyoroti fenomena umum pelaku soscom yang terjebak pada pola hit and run, yakni mengejar omzet instan tanpa sistem dan struktur bisnis yang matang. Menurutnya, persoalan utama bukan terletak pada trafik atau iklan, melainkan pada pola pikir dan pemahaman tahapan bisnis.

“Banyak yang omzetnya sempat besar, tetapi runtuh karena tidak dibangun dengan struktur yang benar,” ujar Ilham.

Ia memetakan perjalanan pelaku IMERS ke dalam lima fase perkembangan, yaitu Hit & Runner, Survivor, Pioneer, Rising, dan Challenger. Setiap fase memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari besaran omzet, ukuran tim, metode produksi, hingga kompleksitas tantangan yang dihadapi. Berdasarkan estimasinya, sekitar 95 persen pelaku IMERS di Indonesia masih berada di tahap Hit & Runner, dengan omzet di bawah Rp100 juta per bulan serta minim pencatatan keuangan.

Sebagai gambaran keberhasilan, Ilham memaparkan studi kasus seorang pelaku IMERS berinisial Budi, pendiri MG Group (nama disamarkan). Berawal dari modal iklan Facebook Ads sebesar Rp200 ribu, Budi berhasil membangun bisnis fashion muslim dan batik dengan ribuan pesanan harian serta mempekerjakan 67 karyawan.

“Kunci keberhasilan bukan hanya kemampuan jualan, tetapi keberanian membangun tim, membaca tren, dan naik kelas menjadi pemilik merek,” jelasnya.

Ilham juga menegaskan perbedaan mendasar antara marketplace dan social commerce. Menurutnya, soscom memberikan kontrol pelanggan yang lebih kuat, margin keuntungan lebih sehat, serta peluang repeat order yang tinggi jika dikelola secara serius.

“Brand adalah aset. Jika ingin tembus Rp1 miliar pertama, pelaku IMERS harus berhenti hanya mengejar GMV dan mulai membangun merek, sistem, serta sumber daya manusia,” tegas Ilham.

Melalui framework ini, Koordinator Serikat Imers Muhammadiyah itu berharap pelaku soscom di lingkungan pengusaha Muhammadiyah dapat tumbuh tidak hanya dari sisi omzet, tetapi juga matang secara komunitas, manajemen, dan finansial, sehingga siap bersaing dalam jangka panjang di level nasional maupun global.

[Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah/Soleh]

Terkait

Tags: MuhammadiyahPeradabanSerikatUsaha
Previous Post

Pertegas Arah Perjuangan, IMM Gelar Sekolah IDEOPOLITOR Nasional 2026 demi Politik Beretika

Next Post

Kopdar Akbar SUMU 2026: Strategi Iklan Digital Cerdas Jadi Kunci Transformasi Bisnis Muhammadiyah

AdminKS

AdminKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Kopdar Akbar SUMU 2026: Strategi Iklan Digital Cerdas Jadi Kunci Transformasi Bisnis Muhammadiyah

Kopdar Akbar SUMU 2026: Strategi Iklan Digital Cerdas Jadi Kunci Transformasi Bisnis Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.