KALIMAHSAWA.ID, Surakarta – Ahad, 14 Desember 2025, FKMTH DIY–Jawa Tengah menggelar kegiatan bertajuk FKMTH Fair. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMP IQT) UMS dengan FKMTH DIY–Jawa Tengah.
Ketua panitia, Muhammad Arya Kautsar, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya kolaborasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi program kerja terakhir HMP IQT sebelum pergantian periode kepengurusan.
“Merupakan sebuah kebanggaan dapat berkolaborasi dengan FKMTH DIY–Jawa Tengah. Demi menyukseskan acara ini, kami sangat terbuka terhadap kritik dan saran,” ungkapnya.
Dengan mengusung tema “Revive the Manuscripts, Reconnect Our Heritage”, Ketua FKMTH DIY–Jawa Tengah, H. Mulabbi Al-Wasi’, S.Ag., menjelaskan bahwa tema tersebut berangkat dari kesadaran kolektif bahwa manuskrip tidak hanya berkaitan dengan warisan Nusantara, tetapi juga mencakup manuskrip Al-Qur’an. Ia juga menyampaikan bahwa akan digelar pameran manuskrip Al-Qur’an di Hall Djazman.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut memperkenalkan FKMTH sebagai Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis, yakni wadah pengembangan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dari berbagai perguruan tinggi.
Wakil Dekan I Fakultas, Alfiyatuh Azizah, Lc., turut memberikan sambutan. Ia mengapresiasi antusiasme peserta meskipun kegiatan dilaksanakan pada akhir pekan. Ia juga menyampaikan salam dari Dekan serta permohonan maaf karena berhalangan hadir. Menurutnya, generasi muda perlu mempersiapkan diri sejak dini untuk menghadapi tantangan masa depan dan menyongsong Indonesia Emas dengan berlandaskan nilai-nilai Islami.
“Inti dari kompetisi bukanlah siapa yang menang, tetapi sportivitas dan nilai juang yang ditunjukkan,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sukoharjo, Teguh Pramono, S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada FKMTH atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan peran strategis mahasiswa tafsir dalam menjaga integritas ilmu-ilmu Islam serta kontribusinya dalam pembangunan bangsa. Ia juga menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukoharjo terbuka untuk berkolaborasi dengan kalangan akademisi dan mahasiswa. Kegiatan kemudian resmi dibuka dan dilanjutkan dengan rangkaian acara selanjutnya.
Kontributor: Arsy Sekar Kemuning