Rabu, Oktober 7, 2026
Kalimahsawa.ID
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Kalimahsawa.ID
No Result
View All Result

Dari Pena ke Panggung: Najihus Salam dengan Gagah Melaunching Buku “Manifestasi Islam Progresif”

RedaksiKS by RedaksiKS
April 14, 2025
in Report
0
Dari Pena ke Panggung: Najihus Salam dengan Gagah Melaunching Buku “Manifestasi Islam Progresif”
19
SHARES
110
VIEWS

KALIMAHSAWA.ID, Surakarta – Dalam semangat membumikan literasi di kalangan mahasiswa, Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah (KM3) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) sukses menyelenggarakan acara peluncuran buku bertajuk “Manifestasi Islam Progresif” karya Najihus Salam. Acara ini berlangsung khidmat dan meriah pada Ahad, 13 April 2025, bertempat di Gedung Induk Siti Walidah Lantai 7, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Najihus Salam sendiri merupakan Ketua KM3 Nasional DPP IMM Bidang Kajian, yang telah menunjukkan komitmennya dalam dunia intelektual dan dakwah melalui karya pertamanya ini. Tak hanya menjadi ajang perkenalan buku, kegiatan ini juga menjadi ruang dialektika pemikiran yang menggugah, dengan hadirnya para narasumber berkompeten yang turut mengulas isi buku secara kritis dan inspiratif.

TulisanTerkait

Proyek Kepemimpinan, Mahasiswa PPG Pendidikan Pancasila A2 FKIP UMS Gelar PELITA di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta

Seminar Nasional GANTARI 2026: Regenerasi Pemuda Jadi Kunci Keberlanjutan dan Swasembada Pangan Indonesia

IQT Fair XII 2026 Capai Puncak, Seminar Nasional dan Kajian Akbar Jadi Sorotan

Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan secara khidmat oleh Immawan Aldiansyah. Suasana menjadi syahdu, seolah menandakan awal dari sebuah perjalanan intelektual yang sakral. Dilanjutkan dengan sambutan sekaligus sepatah dua patah kata dari sang penulis, Najihus Salam, yang menyampaikan rasa syukur dan harapannya atas hadirnya buku ini di tengah-tengah masyarakat akademik dan kader-kader pergerakan.

“Tradisi literasi tidak boleh berhenti, harus terus berlanjut. Meskipun hanya sedikit, dan siapapun dia yang menyumbang sedikit itu,” ungkap Najih, memantik semangat peserta untuk terus menulis dan berkarya meski dari hal-hal yang sederhana.

Dalam kesempatan tersebut, Najih juga membeberkan motivasi di balik penulisan bukunya. “Motivasi terbesar saya adalah ingin meninggalkan karya yang bisa dikenang sebelum lulus kuliah,” ucapnya dengan nada reflektif namun penuh tekad.

Najih juga tidak menutup-nutupi bahwa proses menulis buku bukanlah hal yang mudah. Ia mengakui bahwa tantangan terbesarnya justru berasal dari dalam diri sendiri. “Melawan rasa malas adalah tantangan terberat. Kuncinya adalah terus memaksa diri untuk menulis, walau sedikit demi sedikit,” tuturnya, mengisyaratkan bahwa produktivitas menulis lebih banyak bergantung pada kedisiplinan dan konsistensi pribadi. Menambah bobot intelektual acara, hadir dua narasumber utama yang menjadi pengulas buku: Muhammad Hasnan Nahar, S.Th.I., M.Ag., selaku Ketua DPP IMM Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman, serta Dr. Azaki Khoirudin, M.Pd., yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Pembinaan Kader & Sumber Daya Insan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Keduanya

Terkait

Tags: AgamaIslamMuhammadiyahPeradaban
Previous Post

Azaki Khoiruddin Hadir dan Kupas Tuntas Buku “Manifestasi Islam Progresif” di UMS

Next Post

Azaki Khoirudin Soroti Pentingnya Tradisi Intelektual di Lingkungan Gerakan Mahasiswa Surakarta

RedaksiKS

RedaksiKS

Kalimahsawa.id hadir atas kesadaran bahwa pluralitas merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bahwa keragaman tak harus menjadi keseragaman. Dalam konteks keindonesiaan, Negara Pancasila merupakan titik temu pemikiran antara keislaman, kemoderenan dan keindonesiaan secara harmonis.

Next Post
Azaki Khoirudin Soroti Pentingnya Tradisi Intelektual di Lingkungan Gerakan Mahasiswa Surakarta

Azaki Khoirudin Soroti Pentingnya Tradisi Intelektual di Lingkungan Gerakan Mahasiswa Surakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kalimahsawa.id
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Tulisan
Contact Person: 085850332866

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.

No Result
View All Result
  • Report
  • Video
  • Narasi
    • Esai
    • Cerpen
    • Sosok
    • Puisi
  • Ulûm ad-Dîn
    • Akhlak
    • Tafsir
    • Filsafat
    • Ibadah
  • Risalah
    • Khutbah
    • Doa
    • Kata Bersama
    • Muslimah
  • Kirim Tulisan

© 2020 Kalimahsawa.ID - Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial UMS.