Grobogan, 28 Desember 2024 – Ribuan alumni Pondok Pesantren Al Faqih Kauman Selo Grobogan hadir dalam acara istimewa bertajuk “Menyambung Rasa Meraih Ridhonya” pada Sabtu (28/12). Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Haul KH. Fahrurrozi Mikdhol ke-9, Haul Masyayikh, dan Khataman Al-Qur’an. Dimulai pukul 13.00 WIB, suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa di setiap momen.
Dihadiri oleh para penghafal Al-Qur’an (huffadz) serta alumni yang telah khatam bin nadzor dan Juz Amma, acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus bukti nyata peran Pondok Pesantren Al Faqih dalam mencetak generasi Qurani.
KH. Ulil Albab Arwani dari Kudus menjadi narasumber utama, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya memuliakan nilai-nilai Islam dan menjaga hafalan Al-Qur’an melalui murojaah, memilih makanan halal, serta meningkatkan kesadaran terhadap umat. “Orang yang mengajarkan Al-Qur’an hingga akhir hayatnya akan mendapat derajat syahid di akhirat,” tuturnya.
Ketua panitia, Ustaz Imam Bukhori, M.Pd., mengungkapkan bahwa acara ini diawali dengan kurang lebih 300 khataman Majelis Semaan Al-Qur’an, simbol semangat Qurani para alumni. Panitia juga berencana membentuk pengurus IKTAFA (Ikatan Alumni Al Faqih) di seluruh Indonesia, memperkuat jaringan alumni untuk berkontribusi lebih besar kepada umat.
KH. Ahmad Saiful Hadi Al Hafidz, pengasuh Pondok Pesantren Al Faqih, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme alumni. “Silaturahmi ini adalah keberkahan dari Allah. Harapannya, semangat Qurani yang tertanam di pesantren terus menjadi cahaya penerang masyarakat,” ujarnya.
KH. Ahmad Muhamad Mustain Nasoha, alumni tahun 2009 yang kini memimpin Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Solo, juga memberikan testimoni penuh inspirasi. “Pesantren ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga wadah untuk menempa nilai-nilai kehidupan,” ungkapnya.
Didirikan oleh Al-Maghfurullah KH. Fahrurrozi Mikdhol, Pondok Pesantren Al Faqih telah melahirkan ahli Qur’an yang tersebar di seluruh Nusantara. Setidaknya 33 pesantren Al-Qur’an di Indonesia diasuh oleh alumninya, menjadikan Pondok Pesantren Al Faqih sebagai pelita bagi umat.
Acara ini menegaskan bahwa ilmu Al-Qur’an adalah lentera kehidupan sekaligus tonggak bagi peradaban yang lebih baik.
Berita ini dikirim oleh Abu Abdillah.