Cadar, Stigmatisasi dan Kebebasan Beragama

Oleh: Hasnan Bachtiar Saya sebenarnya enggan membicarakan hal yang tampaknya sudah selesai. Seperti cadar ini, misalnya. Tapi lama-lama wacana cadar menggelinding liar. Bahkan saling “menegasikan” dan tampak menyentuh aspek krusial dalam hak asasi manusia. Apakah cadar merupakan aspek fundamental dalam syariah, itu urusan para teolog. Silahkan beradu argumentasi, mengasah pedang hermeneutis masing-masing dan membuat “tameng” dalil sekehendak hati. Kata aktivis, Robby Karman,…

Menjadi Pakar di Era Matinya Kepakaran

Literasi Instan Telah Mengancam Kepakaran

Tahukah berapa kali dibaca (dikunjungi) tulisanku di jurnal scopus empat tahun lalu: 3 orang. *** Entah sudah berapa puluh media massa gulung tikar karena ditinggal pembaca — Tempo, Gatra, Kartini, Femina luluh lantak, sementara jurnal-jurnal kian elitis diterbitkan di kampus-kampus atau pusat studi hanya untuk urusan kepangkatan, ditumpuk berserak di rak-rak kampus kemudian ditinggal tidak dibaca oleh penulisnya sendiri. Sementara jumlah media…

Pendidikan Merdeka atau Pendidikan Mencerahkan?

Oleh: Siti Sugiarti Pendidikan adalah satu-satunya proses yang mampu memberikan penanaman, pembiasaan, dan pembelajaran. Sekaligus memberikan didikan kepada anak-anak kita untuk dapat menggapai kehidupan yang cerah. Kehidupan yang cerah berarti yang anti penindasan, membahagiakan, mencerdaskan dan juga mencerahkan dalam setiap aspek hidupnya. Seperti yang disampaikan dalam isu akhir-akhir ini tentang dunia pendidikan. Pendidikan merdeka begitulah nampaknya. Karena Mendikbud merasa bahwa beban pendidikan…

Mulai Berakhirnya Dominasi Amien Rais

Dinasti Amien Rais rubuh di kongres ke-V. Pecah mitos pecah tradisi di tangan besan sendiri—atau mungkin dinasti baru dari trah yang lain. Republika menuliskan, setidaknya, ada dua tradisi dan mitos yang dipecahkan dalam terpilihnya Zulkifli. Pertama, Wakil Ketua MPR ini menjadi ketum PAN pertama yang terpilih dalam dua periode, bahkan berturut-turut. Kedua, Zulkifli memenangi kontestasi calon ketua umum PAN tanpa restu dari…

Agar Pancasila Tidak Pancasalah

“Bila terlepas dari Tuhan Yang Maha Esa maka Pancasila akan menjadi Pancasalah yang menyesatkan atau membahayakan” Kasman Singodimedjo. Belakangan ini marak terjadi konflik-konflik sosial-politik yang mengatasnamakan agama. Konflik tersebut bersifat horizontal dan bisa saja menjadi sebuah indikasi tentang kondisi nasional yang tidak stabil. Sentimen berdasar suku, golongan, ras dan agama tidak dapat dipungkiri masih menjadi latar belakang terjadinya konflik kekerasan, sosial, hukum…

Islam, Agama yang Universal

Islam adalah agama yang universal yang merujuk pada ketentuan-ketentuan Allah. Artinya segala sesuatu yang diatur dalam syariat Islam itu bukan hanya di tujukan untuk orang-orang muslim saja. Tetapi juga untuk seluruh manusia. Hal ini terbukti bahwasannya wahyu Allah yang berupa Al-Quran itu selalu relevan dengan keadaan zaman tanpa terikat waktu dan tempat. Begitu pula dengan keadaan lingkungan masyarakat yang sudah memasuki era…

“Agamaku Pancasila”: Ikhtiyar Menuju Ideologi Partisipatif

Pernyataan bahwa: “Si Minoritas ini ingin melawan Pancasila dan mengklaim dirinya sebagai mayoritas. Ini yang berbahaya. Jadi kalau kita jujur, musuh terbesar Pancasila itu ya agama, bukan kesukuan”. Bukankah ini realitas? Pernyataan menarik dan upaya membawa Pancasila ke ruang publik setelah sekian lama demisioner— sudah saatnya Pancasila digagas di ruang terbuka kita diskusikan dan kita ambil jalan kompromi. Untuk kepentingan kebangsaan dan…

Gus Dur dan Gus Sholah: Kakak-Adik yang Saling Silang Pendapat Tentang Agama dan Negara

Gus Dur dan Gus Sholah: Kakak-Adik yang Saling Silang Pendapat Tentang Agama dan Negara

Gus Dur dan Gus Sholah tidak selalu menunjukkan hubungan baik sebagai kakak-adik perihal pemikiran. Kedua tokoh ulama ini memiliki pandangan berbeda tentang hubungan agama dan negara. Perbedaan ini nampak ketika membaca tulisan-tulisan saling kritik di media di tahun 1998. Kala itu, Gus Dur menulis di Media Indonesia tentang A. Wahid Hasyim, NU dan Islam, pada 8 Oktober 1998. Dalam tulisan tersebut Gus…