Cadar, Stigmatisasi dan Kebebasan Beragama

Oleh: Hasnan Bachtiar Saya sebenarnya enggan membicarakan hal yang tampaknya sudah selesai. Seperti cadar ini, misalnya. Tapi lama-lama wacana cadar menggelinding liar. Bahkan saling “menegasikan” dan tampak menyentuh aspek krusial dalam hak asasi manusia. Apakah cadar merupakan aspek fundamental dalam syariah, itu urusan para teolog. Silahkan beradu argumentasi, mengasah pedang hermeneutis masing-masing dan membuat “tameng” dalil sekehendak hati. Kata aktivis, Robby Karman,…

Minoritas Tapi Bukan Minoritas

Minoritas tapi bukan Minoritas

Hari ini 35 hari aku tinggal di Ashram, sebuah kota di Thailand. Aku tinggal disebuah Villa dengan keindahan alam natural, rindangnya pepohonan, aliran sungai, kicauan burung dan suara binatang lain disekitar villa. Banyak pelajaran yang bisa aku ambil, aku belajar tentang bertahan hidup, beribadah sebagai muslim minoritas, interaksi antar umat manusia, ketepatan waktu, cara mengajar yang baik dan benar, menghargai perbedaan, mentransformasi…

Pendidikan Merdeka atau Pendidikan Mencerahkan?

Oleh: Siti Sugiarti Pendidikan adalah satu-satunya proses yang mampu memberikan penanaman, pembiasaan, dan pembelajaran. Sekaligus memberikan didikan kepada anak-anak kita untuk dapat menggapai kehidupan yang cerah. Kehidupan yang cerah berarti yang anti penindasan, membahagiakan, mencerdaskan dan juga mencerahkan dalam setiap aspek hidupnya. Seperti yang disampaikan dalam isu akhir-akhir ini tentang dunia pendidikan. Pendidikan merdeka begitulah nampaknya. Karena Mendikbud merasa bahwa beban pendidikan…

Istana Membela Kepala BPIP, Menteri Agama Diam

Dikutip dari CNN Indonesia, Kepala Staf Presiden Moeldoko membela pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi yang menyebut agama merupakan musuh Pancasila. Seperti yang disampaikan, Moeldoko meyakini Yudian tidak bermaksud menyudutkan bahwa agama memang menjadi musuh Pancasila. “Ya, bisa saja yang memaknainya yang salah. Padahal bukan seperti itu maksudnya,” ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (13/2). Moeldoko meminta semua pihak tak menyalahkan…

Peace Tour to Europe: Tujuh Jembatan Dunia Islam dan Barat

Oleh: Imam Shamsi Ali Salah satu komitmen saya ke depan adalah membawa Islam lebih jauh ke berbagai belahan dunia. Islam sebagai “rahmah” yang membawa keberkahan, kasih sayang, kedamaian, dan kebahagiaan untuk semua umat manusia di seluruh penjuru dunia. Peace Tour to Europe Islam yang dalam Al-Quran dikenal dengan “rahmatan lil-alamin” memang ini dirindukan dan ditunggu oleh dunia. Islam yang tidak saja memang…

Hukum Nikah Beda Agama

Sebenarnya  mengenai perkawinan beda agama sudah pernah dijawab pada buku Tanya Jawab Agama jilid 4 halaman 205-207. Berikut ini sekedar keterangan tambahan. Para ulama sepakat bahwa seorang wanita muslimah haram menikah dengan selain laki-laki muslim. Mereka juga sepakat bahwa seorang laki-laki muslim haram menikahi wanita musyrik (yang tidak beragama dan atau yang beragama bukan ahli kitab: seperti Hindu, Buda, Konghuchu dan lainnya).…

Pidato Guru Besar Biyanto: Antara Deradikalisasi dan Moderasi (Perspektif Filsafat Kritik Ideologi)

Biyanto

Oleh: Prof. Dr. Biyanto, M.Ag. Pendahuluan Persoalan deradikalisasi dan moderasi telah menjadi topik pembicaraan dalam banyak diskusi, seminar, dan forum ilmiah. Bahkan dalam kegiatan dakwah keagamaan, deradikalisasi dan moderasi acapkali menjadi materi ceramah. Secara tidak langsung pemerintah juga turut mempopularkan terma radikal dan radikalisme dalam berbagai konteks. Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara khusus mengamanahkan pada Kementerian Agama (Kemenag) untuk memperhatikan persoalan radikalisme.…

Musuh Pancasila Bukan Agama, Tapi Pendusta Agama

Oleh: Robby Karman Pernyataan Prof. Yudian Wahyudi menimbulkan kontroversi, dalam salah satu sesi wawancara dengan media massa, Yudian menyebut bahwa agama adalah musuh terbesar pancasila. Yudian juga menyebutkan bahwa tidak wajibnya asas tunggal pancasila bagi ormas atau parpol merupakan kekalahan administratif pancasila. Disoroti juga perilaku agamawan yang menurut Yudian terlalu politis. Misalnya membuat ijtimak ulama untuk mendukung paslon pilpres tertentu. Warganet ramai-ramai…